MOM'S LIFE
7 Ciri Kepribadian Perempuan yang Terlalu Sering Ucapkan Maaf Menurut Psikologi
Amira Salsabila | HaiBunda
Selasa, 21 Jul 2026 22:00 WIBSering kali kata “maaf” terlontar begitu saja, bahkan ketika Bunda sebenarnya tidak melakukan kesalahan. Misalnya, tanpa sengaja tersenggol orang lain, hendak bertanya dalam rapat, atau ketika situasi yang terjadi sepenuhnya berada di luar kendali.
Kebiasaan mengucapkan “maaf” dalam situasi seperti itu kerap dianggap sebagai bentuk sopan santun atau keramahan.
Padahal, menurut psikolog, kebiasaan tersebut bisa menjadi respons otomatis yang muncul tanpa disadari karena sudah tertanam sejak lama. Hal ini pun disebut dapat menggambarkan kepribadian seseorang, Bunda.
7 Ciri kepribadian perempuan yang terlalu sering ucapkan maaf
Dilansir The Times of India, psikolog mempelajari ada banyak kepribadian yang muncul di balik permintaan maaf yang sering dilakukan beberapa perempuan. Berikut di antaranya:
1. Mampu membaca suasana sebelum orang lain menyadarinya
Perempuan yang terlalu sering mengatakan “maaf” umumnya memiliki tingkat empati yang tinggi dan lebih peka terhadap perasaan orang lain.
Hal ini sejalan dengan studi berjudul Associations between Empathy and Big Five Personality Traits among Chinese Undergraduate Medical Students yang dipublikasikan di PMC PubMed Central.
Studi tersebut menemukan bahwa empati berkaitan erat dengan sifat agreeableness (keramahan), salah satu dimensi dalam teori kepribadian Big Five.
Masalahnya adalah rasa bersalah menyelinap masuk dengan cepat, bahkan ketika Bunda sama sekali tidak melakukan kesalahan.
2. Selalu berusaha menyenangkan orang lain (people pleaser)
Para psikolog tidak menganggap perilaku people pleaser sebagai kekurangan. Mereka melihatnya sebagai kebiasaan yang dipelajari, sesuatu yang didapat dari lingkungan sekitar, didikan, dan ketidaknyamanan dalam menghadapi konflik.
Di suatu titik, kata “maaf” menjadi jalan pintas untuk menjaga perdamaian, cara untuk meredakan situasi sebelum ketegangan meningkat.
3. Menganggap lebih banyak situasi sebagai sesuatu yang perlu dimintai maaf
Perempuan memang cenderung lebih sering minta maaf dibandingkan laki-laki. Namun, hal ini bukan berarti mereka merasa lebih bersalah, melainkan memiliki standar yang berbeda dalam menilai suatu tindakan.
Penelitian dalam jurnal Psychological Science menemukan bahwa perempuan lebih sering menganggap situasi sehari-hari, seperti terlambat beberapa menit, meminta bantuan, atau merasa merepotkan orang lain, sebagai hal yang layak diakhiri dengan ucapan “maaf”.
Sementara itu, laki-laki umumnya memiliki batas yang lebih tinggi dalam menentukan apakah suatu tindakan benar-benar merupakan kesalahan yang perlu disesali.
4. Tumbuh dengan tekanan yang tak terlihat
Terdapat tekanan diam-diam dan tak terucapkan pada perempuan untuk menjadi penyayang, kompetitif, dan disukai tanpa usaha, semuanya sekaligus, tanpa perlu berusaha terlalu keras.
Sebuah penelitian menemukan bahwa ketika tidak mungkin untuk menjadi ketiganya sekaligus, kebanyakan perempuan tidak menyalahkan ekspektasi. Namun, malah menyalahkan diri sendiri.
Rasa itu tidak hilang seiring bertambahnya usia. Hal tersebut hanya muncul dalam bentuk ucapan “maaf” yang spontan.
5. Mudah bergaul dan jujur
Sifat mudah bergaul sering kali mendapat reputasi buruk, tetapi sebenarnya itu bukan kelemahan. Justru sifat inilah yang membuat Bunda terlihat hangat, kooperatif, dan benar-benar pandai membangun hubungan.
Masalah mulai muncul ketika sifat mudah bergaul yang tinggi berpasangan dengan ketegasan yang rendah atau kecemasan, saat itulah hal itu berubah menjadi apa yang disebut para peneliti sebagai akomodasi kompulsif, yakni terus-menerus minta maaf.
6. Takut dianggap berlebihan
Banyak perempuan yang sering mengatakan “maaf” sebenarnya memiliki sifat perfeksionis, meski tidak selalu terlihat.
Ucapan “maaf” menjadi semacam pelindung untuk mengantisipasi penilaian orang lain, baik saat melakukan kesalahan, meminta bantuan, maupun sekadar menyampaikan pendapat dalam percakapan.
Sejumlah penelitian mengaitkan kebiasaan ini dengan rasa takut dianggap sebagai orang yang sulit atau merepotkan.
Pola tersebut sering kali terbentuk karena mereka terbiasa merasa bahwa penerimaan atau penghargaan dari orang lain harus diperoleh dengan selalu bersikap menyenangkan dan tidak merepotkan.
7. Harga diri bergantung pada orang lain
Kebiasaan meminta maaf terus-menerus sering dikaitkan dengan kebutuhan akan validasi dari luar. Perasaan terpendam bahwa harga diri Bunda bergantung pada disukai oleh semua orang di ruangan itu.
Para peneliti kesehatan mental menunjukkan bahwa pola ini biasanya berakar sejak dini, di rumah-rumah, di mana kasih sayang terasa bersyarat, sesuatu yang harus Bunda peroleh melalui perilaku baik.
Nah, itulah beberapa ciri kepribadian perempuan yang sering kali mengucapkan “maaf”. Bunda juga termasuk?
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Tanpa Pamer, Ini 7 Ciri Perempuan Berkelas yang Terlihat Elegan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
11 Macam Kepribadian dari Cara Duduk, Gambarkan Sifat Periang hingga Perfeksionis
7 Hal yang Bikin Bunda Memesona Selain Menggunakan Riasan Wajah
Tanda Orang yang Diam-diam Benci pada Kita, Salah Satunya Kontak Mata
8 Pintu Ini akan Tunjukkan Kekuatan dan Kemampuan Bunda Hadapi Masa Depan
TERPOPULER
Potret Pasha Ungu dan Adelia Ibadah Umroh Bersama Kedua Putri
Kisah Perempuan Turun BB 20 Kg dengan Diet Air Putih, Berujung Kesulitan Jalan
Momen Ariel Tatum Tampak Anggun Berkebaya di Acara Mangkunegaran Keraton Solo
Resep Ayam Bakar Ungkep Kuning, Simple dan Bikin Nagih
Kisah Bunda Alami Kehamilan Heterotropik, Satu Embrio di Rahim dan Lainnya di Ovarium
REKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sandal Jepit Perempuan yang Stylish dan Nyaman untuk Berbagai Aktivitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Kompor Portable Terbaik untuk Dapur dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan untuk Masak Nasi Goreng yang Bagus, Anti Lengket, dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Bibit Timun Unggul & Terbaik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Kisah Bunda Alami Kehamilan Heterotropik, Satu Embrio di Rahim dan Lainnya di Ovarium
Resep Ayam Bakar Ungkep Kuning, Simple dan Bikin Nagih
Potret Pasha Ungu dan Adelia Ibadah Umroh Bersama Kedua Putri
50 Soal Bahasa Inggris Kelas 4 dan Kunci Jawabannya untuk Latihan di Rumah
Kisah Perempuan Turun BB 20 Kg dengan Diet Air Putih, Berujung Kesulitan Jalan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Ban Sepeda 700C Banyak Pilihan, Kenali Dulu Cocoknya buat Gaya Gowes Kamu
-
Beautynesia
3 Tips Merawat Kuku di Rumah supaya Sehat dan Tidak Mudah Patah
-
Female Daily
Jangan Cuma Andalkan Facial Wash, Ini Alasan Double Cleansing Wajib Dicoba
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
9 Drama China Mirip The Early Spring, Ada CEO Dingin hingga Romance Dewasa
-
Mommies Daily
8 Resep Camilan dari Pisang yang Mudah Dibuat, Enak, dan Anti Gagal