HaiBunda

MOM'S LIFE

Cara Menghilangkan Pestisida pada Sayuran agar Lebih Aman Dikonsumsi

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Minggu, 26 Jul 2026 13:10 WIB
Ilustrasi cara menghilangkan pestisida pada sayuran agar lebih aman dikonsumsi / Foto: Getty Images/chanakon laorob
Jakarta -

Bunda, pestisida yang menempel pada sayuran kerap menjadi perhatian sebelum bahan makanan diolah.

Meski tidak dapat menghilangkan seluruh residunya, mencuci sayuran dengan benar tetap menjadi langkah penting untuk membantu mengurangi paparan zat tersebut.

Bahkan, proses pencucian sebaiknya tidak dilewatkan meski sayuran nantinya akan dimasak. Pasalnya, memasak memang dapat membantu mengurangi sebagian residu pestisida, tetapi membersihkan bahan pangan terlebih dahulu tetap menjadi tahap yang dianjurkan, Bunda.


Penelitian ungkap pentingnya mencuci sayuran sebelum dimasak

Studi Effectiveness of Different Washing Strategies on Pesticide Residue Removal: The First Comparative Study on Leafy Vegetables yang dipublikasikan di PMC PubMed Central menemukan efektivitas pembersihan dalam mengurangi pestisida pada sayuran.

Penelitian ini membandingkan efektivitas sembilan metode pembersihan dalam mengurangi residu pestisida pada lima jenis sayuran berdaun, yaitu selada, daun perilla, bayam, crown dasy, dan ssamchoo.

Hasilnya menunjukkan bahwa setiap metode memiliki tingkat efektivitas yang berbeda, dengan penurunan residu pestisida berkisar antara 43,7 hingga 77 persen, tergantung pada cara pencucian maupun jenis sayur yang dibersihkan.

Di antara seluruh metode yang diuji, mencuci sayuran menggunakan air mengalir menjadi cara paling efektif untuk mengurangi residu pestisida, dengan rata-rata efektivitas mencapai 77 persen.

Sementara itu, perebusan menempati urutan kedua dengan efektivitas sekitar 59,5 persen. Sebaliknya, penggunaan detergen justru menjadi metode yang paling rendah efektivitasnya dalam mengurangi residu pada sayuran berdaun.

Penelitian menyimpulkan bahwa sayuran sebaiknya dicuci terlebih dahulu secara menyeluruh di bawah air mengalir sebelum dimasak.

Pasalnya, meski perebusan dan blanching dapat membantu mengurang residu tertentu, proses pemanasan saja tidak cukup efektif untuk semua jenis pestisida.

Oleh karena itu, kombinasi pencucian yang benar sebelum proses memasak menjadi langkah yang paling dianjurkan untuk membantu meminimalkan paparan residu pestisida pada sayuran berdaun.

Cara menghilang pestisida pada sayuran

Colorado State University mengungkap bahwa tidak ada cara mencuci yang dapat sepenuhnya menghilangkan atau membunuh semua mikroorganisme yang mungkin terdapat pada sayuran, tetapi penelitian menunjukkan bahwa membilas produk segar secara menyeluruh di bawah air mengalir merupakan cara efektif untuk mengurangi jumlah mikroorganisme.

Di bawah air mengalir, gosok buah dan sayuran dengan tangan secara menyeluruh untuk menghilangkan kotoran dan mikroorganisme yang berada di permukaannya.

Jika mencuci dengan cara merendam, menggunakan mangkuk yang bersih lebih baik daripada menggunakan bak cuci piring karena area saluran pembuangan sering kali menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme.

Sayuran atau buah dengan kulit keras atau tebal dapat disikat menggunakan sikat khusus sayuran.

Selain itu, air yang digunakan untuk mencuci sebaiknya tidak lebih dari 10 derajat lebih dingin daripada suhu sayuran untuk mencegah masuknya mikroorganisme melalui bagian tangkai atau ujung bunga pada bahan pangan tersebut.

Hindari mencuci buah dan sayuran menggunakan detergen atau larutan pemutih. Banyak jenis sayuran memiliki pori-pori yang dapat menyerap bahan kimia tersebut sehingga dapat memengaruhi keamanan dan rasanya.

Nah, itulah cara menghilangkan residu pestisida pada sayuran yang dapat Bunda lakukan di rumah agar lebih aman dikonsumsi. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

David Beckham Buktikan Asma Bukan Penghalang Jadi Atlet Dunia

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

11 Ciri Orang dengan Moral Tinggi Menurut Psikologi, Ada di Dirimu?

Mom's Life Dilla Atqia Rahmah

3 Resep Putri Mandi Manis dan Gurih, Teksturnya Lembut untuk Camilan di Rumah

Mom's Life Amira Salsabila

Kisah Ibu Hamil Alami Komplikasi Langka, 9 Bulan setelah Melahirkan Cari Donor Ginjal

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Viral Sayur Berformalin, Pakar Jelaskan Cara Mendeteksinya

Mom's Life Dilla Atqia Rahmah

5 Ciri Kepribadian Miliarder, Ternyata Beda dari Orang Biasa

Mom's Life Tiara Jasmine & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

11 Ciri Orang dengan Moral Tinggi Menurut Psikologi, Ada di Dirimu?

3 Resep Putri Mandi Manis dan Gurih, Teksturnya Lembut untuk Camilan di Rumah

Kisah Ibu Hamil Alami Komplikasi Langka, 9 Bulan setelah Melahirkan Cari Donor Ginjal

Viral Sayur Berformalin, Pakar Jelaskan Cara Mendeteksinya

5 Ciri Kepribadian Miliarder, Ternyata Beda dari Orang Biasa

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK