HaiBunda

MOM'S LIFE

5 Negara Termiskin di Dunia 2026, Alami Kesulitan Pangan

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Minggu, 02 Aug 2026 22:00 WIB
Ilustrasi Negara Termiskin di Dunia/ Foto: Getty Images/iStockphoto/ugurhan
Jakarta -

Pertumbuhan ekonomi terus terjadi di berbagai negara. Tapi, masih ada sejumlah negara yang bergulat dengan kemiskinan ekstrem karena ketidakstabilan politik, lemahnya pembangunan ekonomi, hingga konflik internal.

Kondisi tersebut membuat pendapatan masyarakat menjadi sangat rendah dan nilai tukar mata uang lokal terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah drastis. Bahkan, ada negara termiskin dengan nilai dolar yang tembus Rp2 juta.

Menurut International Monetary Fund (IMF), kesenjangan antara negara miskin dan kaya semakin melebar. Selama beberapa dekade, para ekonom berasumsi bahwa negara-negara berpenghasilan rendah umumnya akan meningkatkan standar hidup mereka lebih cepat daripada negara-negara dengan ekonomi maju, dan secara bertahap akan menyamai negara-negara yang lebih kaya.


Namun, hal itu tidak serta-merta mengubah kesejahteraan masyarakat. Ada berbagai faktor yang membuat negara masih terjebak dalam lubang kemiskinan.

Lantas, negara mana saja yang dianggap termiskin di dunia? Simak penjelasannya berikut ini ya.

Negara termiskin di dunia

Melansir dari laman Global Finance, berikut daftar negara termiskin di dunia dan faktor-faktor yang menyebabkan negara ini memiliki pendapatan yang rendah:

1. Burundi

Burundi adalah negara kecil di Afrika Timur. Negara ini dilaporkan kekurangan sumber daya alam dan masih dihantui oleh perang saudara yang berlangsung dari tahun 1993 hingga 2005.

Sekitar 80 persen dari 14 juta penduduknya bergantung pada pertanian subsisten, sehingga mengalami kesulitan pangan hampir dua kali lipat dari rata-rata negara di Afrika sub-Sahara. Tak hanya itu, akses terhadap air bersih, sanitasi, dan listrik masih sangat rendah di negara ini.

Presiden Évariste Ndayishimiye yang terpilih pada tahun 2020 telah berupaya untuk menghidupkan kembali perekonomian dan memodernisasi infrastruktur. Setelah inflasi mencapai puncak sekitar 45 persen pada awal tahun lalu, IMF memproyeksikan prospek ekonomi yang lebih stabil di negara ini untuk tahun 2026 dengan pertumbuhan hampir 4 persen.

Nilai dolar internasional di negara ini adalah 994,23 atau setara Rp25 juta. Perlu diketahui, nilai ini adalah satuan yang digunakan untuk membandingkan daya beli antar negara, sehingga nilainya bukan mata uang yang dapat ditukarkan secara langsung seperti dolar AS.

2. Republik Afrika Tengah

Republik Afrika Tengah sebenarnya kaya akan emas, minyak, uranium, dan berlian. Negara ini bahkan dihuni oleh beberapa individu yang sangat kaya. Namun, hal itu tidak sebanding dengan kemiskinan mayoritas warganya.

Negara ini dilaporkan hampir tidak mengalami pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sejak kemerdekaan dari Prancis pada tahun 1960. Sebagian besar wilayah negara itu tetap berada di bawah kendali milisi dan semakin dipengaruhi oleh personel Korps Afrika-Rusia, yang membantu mempertahankan Presiden Faustin-Archange Touadéra tetap berkuasa.

Pertumbuhan ekonomi di negara ini mencapai perkiraan 2,6 persen pada tahun 2026. Namun, angka tersebut masih dianggap terlalu rendah untuk mengangkat perekonomian penduduk yang mengalami kemiskinan ekstrem.

3. Sudan Selatan

Sudan Selatan telah dilanda kekerasan sejak pembentukannya pada tahun 2011. Meski kaya akan cadangan minyak, negara ini terkurung daratan dengan sekitar 15 juta penduduk.

Negara Sudan Selatan merupakan contoh nyata dari 'kutukan sumber daya', di mana kelimpahan kekayaannya justru memicu perpecahan, korupsi, dan peperangan. Tak hanya itu, ekspor minyak yang menyumbang sekitar 90 persen pendapatan, tidak bisa tersalurkan lantaran konflik internal.

Bank Dunia memperingatkan bahwa kemiskinan di negara ini bersifat sistemik dan ekstrem, dengan hampir 90 persen penduduk hidup di bawah garis kemiskinan. Menurut data, nilai dolar internasional di negara ini 1.467,19 atau sekitar Rp38 juta.

4. Yaman

Nilai dolar internasional di negara ini 1,590.19 atau sekitar Rp40 juta. Negara dengan lokasi strategis dan populasi sekitar 43 juta jiwa ini telah dilanda konflik sejak 2014, terjebak dalam perebutan kekuasaan antara pemerintah yang didukung Arab Saudi dan gerakan Houthi yang didukung Iran.

Perang tersebut telah merenggut lebih dari 150.000 nyawa, menghancurkan perekonomian, dan merusak infrastruktur penting. Blokade Houthi terhadap Selat Bab el-Mandeb di pintu masuk Laut Merah, yang dimulai pada tahun 2022, juga telah secara tajam mengurangi ekspor minyak dan pendapatan fiskal, sehingga menyebabkan Yaman menghadapi salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, dengan jutaan orang berada di ambang kelaparan akut.

5. Mozambik

Negara Mozambik kaya akan sumber daya dan berlokasi strategis, bahkan sering mencatatkan pertumbuhan PDB (nilai barang dan jasa) di atas 7 persen. Namun, negara ini tetap termasuk di antara 10 negara termiskin di dunia.

Sejak tahun 2017, serangan oleh pemberontak Islamis telah mengganggu wilayah utara yang kaya gas. Sementara itu, sengketa pemilihan umum pada tahun 2024 telah memicu kekerasan yang mengganggu bisnis dan mendorong perekonomian ke arah kemunduran.

Tahun lalu, perekonomian negara ini mengalami kemunduran sebesar 0,52 persen. Meskipun pemulihan telah dimulai awal tahun ini, pemerintah masih mengakui bahwa kondisi negara tetap sangat rentan dengan kemiskinan.

Demikian lima negara termiskin di dunia menurut data pendapatan dan faktor-faktor penyebabnya. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Ramai Sepekan: Rupiah Tembus Rp17.500 hingga Momen Bahagia Alyssa Daguise Melahirkan

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ini Dia Negara Paling Jujur dan Paling Tidak Jujur di Dunia, Indonesia Masuk Mana?

Mom's Life Amira Salsabila

Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?

Parenting Annisa Karnesyia

Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker

Parenting Tim HaiBunda

Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

4 Kode Warna dan Abjad Nutri-Level di Produk Pangan Olahan

Mom's Life Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa

Bayi Minum ASI Banyak Hari Ini tapi Besok Sedikit, Normalkah?

5 Potret Andy /rif Bersama Kedua Putranya, Beda Postur Tubuh Ayah-Anak Jadi Sorotan

Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?

Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK