HaiBunda

MOM'S LIFE

Sering Pakai Tusuk Gigi? Waspadai Risiko yang Bisa Merusak Gusi

Pritadanes   |   HaiBunda

Kamis, 13 Aug 2026 13:10 WIB
[SINERGI] Sering Pakai Tusuk Gigi? Waspadai Risiko yang Bisa Merusak Gusi/Foto: Getty Images/iStockphoto/dinna79
Jakarta -

Apakah Bunda termasuk yang kerap menggunakan tusuk gigi untuk membersihkan sisa makanan? Waspada, penggunaan tusuk gigi yang terlalu kuat atau berulang dapat menyebabkan tekanan langsung pada jaringan gusi lho.

Tusuk gigi menjadi salah satu benda yang sering digunakan setelah makan. Bentuknya yang kecil dan mudah dibawa membuat tusuk gigi dianggap praktis untuk membersihkan sisa makanan di sela gigi. Namun, kebiasaan ini ternyata perlu diperhatikan karena cara penggunaan tusuk gigi dapat memengaruhi kondisi gusi.

Ujung tusuk gigi yang keras dan runcing berisiko menggores atau melukai gusi, terutama jika digunakan dengan gerakan menusuk dan mencongkel. Luka kecil yang terjadi berulang dapat menyebabkan gusi mengalami iritasi dan perdarahan.


Tidak hanya cara penggunaannya, bentuk tusuk gigi juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Tusuk gigi umumnya memiliki ujung yang runcing dan tidak dirancang khusus untuk mengikuti bentuk jaringan di antara gigi. Ketika dipaksakan masuk ke sela gigi, ujungnya dapat mengenai papila interdental, yaitu bagian gusi yang berada di antara dua gigi.

Penggunaan tusuk gigi secara terus-menerus juga dapat memberikan tekanan berulang pada jaringan tersebut. Akibatnya, jaringan gusi dapat mengalami perubahan atau menjadi lebih mudah mengalami iritasi. Risiko tersebut semakin besar apabila tusuk gigi digunakan sebagai kebiasaan setiap kali selesai makan.

Selain tusuk gigi, floss pick atau benang gigi bertangkai dapat menjadi pilihan untuk membersihkan sela gigi. Bentuknya sudah dirancang praktis dengan benang yang terpasang pada gagang, sehingga lebih mudah digunakan tanpa perlu melilitkan benang pada jari.

Cara penggunaannya cukup dengan memasukkan benang secara perlahan ke sela gigi, lalu menggerakkannya naik-turun dengan lembut mengikuti permukaan gigi.

Pilihan lainnya adalah sikat interdental, yaitu sikat kecil khusus untuk sela gigi yang lebih terbuka. Ukurannya perlu disesuaikan dengan jarak antar gigi, kemudian dimasukkan secara perlahan dan digerakkan keluar-masuk untuk membersihkan sisa makanan dan plak.

Kedua alat ini dirancang khusus untuk membersihkan area di antara gigi tanpa bentuk yang runcing seperti tusuk gigi, sehingga lebih minim risiko melukai gusi. Pemilihannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan ukuran sela gigi masing-masing.

Mulai sekarang, biasakan membersihkan sela gigi dengan cara yang lebih aman agar kesehatan gusi tetap terjaga dalam jangka panjang.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Kalimat dari Orang Tua yang Bisa Membuat Anak Merasa Dirinya Selalu Salah hingga Dewasa

Parenting Kinan

Semakin Banyak Ibu Hamil yang Alami Tekanan Darah Tinggi, Apa Penyebabnya?

Kehamilan Amrikh Palupi

Bayi Langsung Jalan Tanpa Merangkak, Normalkah?

Parenting Tiara Jasmine & Khaerul Anwar Mujtaba

Sering Pakai Tusuk Gigi? Waspadai Risiko yang Bisa Merusak Gusi

Mom's Life Pritadanes

Penyebab Preeklamsia yang Selama Ini Misterius Mulai Terungkap, Disebut jadi Harapan Baru

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

8 Kalimat yang Sering Diucap Orang dengan EQ Tinggi, Bikin Obrolan Lebih Hangat

Semakin Banyak Ibu Hamil yang Alami Tekanan Darah Tinggi, Apa Penyebabnya?

5 Kalimat dari Orang Tua yang Bisa Membuat Anak Merasa Dirinya Selalu Salah hingga Dewasa

Sering Pakai Tusuk Gigi? Waspadai Risiko yang Bisa Merusak Gusi

Bayi Langsung Jalan Tanpa Merangkak, Normalkah?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK