MOM'S LIFE
Terungkap Batas Usia Hidup Manusia Berdasarkan Studi Terbaru, Ternyata...
Amira Salsabila | HaiBunda
Senin, 17 Aug 2026 11:05 WIBBatas usia manusia selama ini sering dianggap memiliki titik maksimal yang sulit dilewati. Namun, studi terbaru menunjukkan bahwa tubuh manusia secara teori mungkin mampu bertahan jauh lebih lama.
Para peneliti yang mempelajari umur panjang masih memperdebatkan pertanyaan tersebut, termasuk apakah terapi yang tersedia saat ini maupun di masa depan dapat membuat manusia terus memperpanjang usia tanpa batas.
Dilansir healthline, penelitian terbaru menunjukkan bahwa proses biologis yang tidak dapat dihindari mungkin tetap menetapkan batas maksimal usia manusia.
Studi yang diterbitkan dalam jurnal NPJ Aging ini menggunakan model matematika untuk memperkirakan berapa lama manusia dapat hidup jika hampir semua penyebab penuaan yang masih bisa diatasi berhasil dihilangkan.
Namun, perubahan pada DNA yang terjadi secara alami dan menumpuk sepanjang hidup, yang disebut mutasi somatik, tetap ada.
Batas usia hidup manusia
Dalam kondisi ideal tersebut, para peneliti memperkirakan usia harapan hidup rata-rata antara 146 hingga 194 tahun, kira-kira dua kali lipat dari harapan hidup saat ini, tetapi jauh di bawah prediksi beberapa penggemar umur panjang.
Alih-alih mengidentifikasi satu jam biologis tunggal yang menentukan umur panjang, temuan ini memperkuat pandangan yang berkembang bahwa penuaan didorong oleh berbagai proses yang saling terkait.
“Studi ini mendukung pandangan bahwa penuaan adalah proses multifaktorial: tidak ada satu pun ciri penuaan yang dapat menjelaskan penuaan manusia normal secara sendirian, dan rentang hidup justru dibentuk oleh berbagi mekanisme biologis yang saling berinteraksi,” ujar direktur klinis, Tulane Center for Aging, Tulane University, R. Osvaldo Navia, MD.
Meskipun penelitian ini masih bersifat teoritis, para ahli mengatakan penelitian ini memberikan kerangka kerja yang berguna untuk memahami aspek-aspek penuaan mana yang pada akhirnya mungkin tidak dapat dibalikkan.
Rentang hidup vs rentang kesehatan
Bagi para peneliti umur panjang dan ahli gerontologi saat ini, fokus telah bergeser dari rentang hidup semata ke konsep rentang kesehatan.
Rentang hidup mengacu pada jumlah total tahun yang dijalani seseorang. Rentang kesehatan menggambarkan tahun-tahun yang dihabiskan dalam kondisi kesehatan fisik dan kognitif yang baik, bebas dari kecacatan dan penyakit.
Meskipun para peneliti terus mencari terapi yang secara langsung menargetkan penuaan biologis, para ahli menekankan bahwa bukti terkuat masih mendukung langkah-langkah gaya hidup yang sudah dikenal.
Olahraga teratur secara konsisten merupakan salah satu intervensi paling efektif untuk meningkatkan rentang kesehatan.
Manfaat olahraga meliputi mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, diabetes, beberapa jenis kanker, dan penurunan fungsi kognitif, sekaligus menjaga kekuatan otot, mobilitas, dan kemandirian seiring bertambahnya usia.
Faktor penting lainnya untuk meningkatkan rentang kesehatan meliputi:
- Menjaga tekanan darah tetap sehat
- Menurunkan kolesterol LDL
- Kebiasaan tidur yang baik
- Interaksi sosial dan hubungan
Namun, apakah intervensi-intervensi ini benar-benar memperlambat proses biologis mendasar yang menyebabkan penuaan masih menjadi pertanyaan ilmiah yang belum terjawab.
“Strategi-strategi ini jelas menurunkan kemungkinan meninggal akibat kondisi seperti stroke atau penyakit kardiovaskular. Namun, apakah strategi-strategi ini benar-benar memperlambat proses biologis mendasar yang mendorong penuaan masih jauh dari kepastian,” ungkap Navia.
Nah, itulah penjelasan tentang studi yang mengungkap batas usia manusia. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
David Beckham Buktikan Asma Bukan Penghalang Jadi Atlet Dunia
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tanda Ajal Sudah Dekat Menurut Seorang Ahli Medis
7 Alasan Mengapa Gula Tidak Baik Bagi Tubuh Bunda, Salah Satunya Memicu Depresi
4 Hal yang Harus Bunda Lakukan saat Kondom 'Bocor' Ketika Bercinta
Bunda Perlu Tahu, Ini 4 Jenis Minuman yang Ancam Kesehatan Ginjal
TERPOPULER
Pasangan Atlet Bulu Tangkis Ribka Sugiarto & Rian Ardianto Tengah Nantikan Kelahiran Anak Kedua
15 Ciri Anak Jadi Sasaran Grooming, Termasuk di Dunia Maya
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf C
Apakah Anak Kecil Bisa Terkena Kanker Payudara? Ini Faktanya
Benarkah Ibu Hamil Makan Keong Bisa Bikin Bayi Jadi Lamban? Ini Kata Ahli Gizi
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sofa Bayi yang Bagus & Nyaman untuk Belajar Duduk
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Loose Powder untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Fadlan Muhammad Bareng Anak yang Baru Wisuda, Good Looking Curi Perhatian
15 Ciri Anak Jadi Sasaran Grooming, Termasuk di Dunia Maya
Pasangan Atlet Bulu Tangkis Ribka Sugiarto & Rian Ardianto Tengah Nantikan Kelahiran Anak Kedua
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf C
Apakah Anak Kecil Bisa Terkena Kanker Payudara? Ini Faktanya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Donner DED-200, Drum Elektrik Mesh Head untuk Latihan di Rumah, Layak Dicoba?
-
Beautynesia
3 Cara Mengenali Orang yang Bersih dan Rapi dari Kebiasaannya
-
Female Daily
Parfum Punya Masa Kedaluwarsa? Kenali 5 Tanda Fragrance Favoritmu Sudah Berubah
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Foto: Gaya Kim Kardashian Tiba di F1 Singapura, Dukung Lewis Hamilton
-
Mommies Daily
8 Resep Menu Sehat Murah di Bawah Rp100 Ribu untuk Keluarga, Mudah Dibuat di Rumah