HaiBunda

MOM'S LIFE

9 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Bicara Blak-blakan Tanpa Filter

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Sabtu, 15 Aug 2026 19:10 WIB
Ilustrasi ciri kepribadian orang yang suka bicara blak-blakan tanpa filter / Foto: Getty Images/Jinda Noipho
Jakarta -

Ada orang yang terbiasa menyampaikan isi pikirannya secara langsung, tanpa banyak menyaring kata-kata terlebih dahulu. Sikap tersebut kadang membuat mereka terlihat jujur, tegas, dan apa adanya, Bunda.

Kejujuran memang bisa terasa kasar. Mengatakannya secara blak-blakan bisa membuat orang tersebut dianggap sebagai pribadi yang tidak berpikir sebelum berbicara.

"Berbicara tanpa filter berarti pikiran langsung mengalir dari otak ke mulut tanpa berhenti di meja penyuntingan," kata psikiater klinis Dr. Tamir Aldad, dilansir laman Parade.


"Kebanyakan orang memiliki titik kontrol internal, atau jeda singkat di mana otak bertanya, 'Haruskah saya benar-benar mengatakan ini?' sebelum berbicara. Orang tanpa filter memiliki titik kontrol yang sangat singkat atau bahkan tidak ada sama sekali."

Tidak memiliki filter bukanlah hal yang buruk. Tapi, tidak memiliki batasan dalam berbicara bisa menjadi hal negatif ketika mulai merugikan orang lain. Apalagi, kebanyakan orang yang suka bicara blak-blakan tidak menyadari bahwa apa yang diucapkan bisa menyinggung perasaan orang lain, Bunda.

"Masalahnya bukan tidak ada filter, melainkan tidak adanya kesadaran bahwa filter itu hilang. Ketika seseorang tidak menyadari bahwa mereka telah mengatakan sesuatu yang menyakitkan atau menyinggung, di situlah hubungan akan terganggu," ujar Aldad.

Aldad mencatat bahwa tidak ada diagnosis klinis untuk perilaku orang yang suka bicara tanpa filter. Namun, Aldad mengatakan bahwa perilaku tersebut bisa dikaitkan dengan 'beberapa konteks klinis'.

"Istilah yang paling umum dapat dilihat dalam grafik adalah disinhibisi, khususnya disinhibisi verbal, yang mengacu pada berkurangnya kemampuan untuk menekan ucapan yang tidak pantas secara sosial atau impulsif," ungkapnya.

"Ini termasuk dalam payung yang lebih luas yaitu disfungsi eksekutif, yang merupakan kesulitan otak dalam mengatur, merencanakan, dan memantau perilaku."

Ciri kepribadian orang yang suka bicara blak-blakan tanpa filter

Di balik kebiasaan berbicara tanpa filter, biasanya terdapat sejumlah ciri kepribadian yang membuat seseorang cenderung lebih nyaman mengungkapkan pendapatnya secara terus terang. Berikut ciri-cirinya:

1. Tidak sensitif

Melansir dari Your Tango, seseorang yang tidak memiliki batasan dalam berbicara mungkin tidak takut mengungkapkan kata-kata mereka. Orang-orang ini mudah mengungkapkan pendapat, bahkan jika apa yang mereka katakan tidak baik.

Mereka merasa berhak mengatakan apa pun yang mereka inginkan, terlepas dari perasaan yang dirasakan orang lain. Mereka yang tidak memiliki filter sama sekali tidak takut akan dampak kata-katanya terhadap orang lain dan mungkin menuduh mereka terlalu sensitif.

2. Pribadi yang cenderung terbuka

Tidak memiliki filter berarti seseorang tidak takut untuk berbagi hal-hal tentang dirinya sendiri. Terkadang, mereka mungkin mencoba membuat diri mereka terdengar lebih baik daripada yang sebenarnya.

Mereka bisa saja membual tentang diri mereka sendiri pada waktu yang tidak tepat. Mereka mungkin tidak peduli bagaimana perasaan orang lain.

3. Setia pada orang yang disayang

Orang yang blak-blakan sering kali sangat setia. Kesetiaan itulah yang membuat mereka lebih cenderung mengatakan sesuatu yang provokatif, bukan sebaliknya.

"Mereka akan menghadapi siapa pun yang telah menyakiti teman mereka tanpa ragu-ragu, mengatakan apa yang orang lain terlalu sopan untuk katakan saat makan malam keluarga, dan benar-benar bersungguh-sungguh dengan setiap kata sebagai bentuk kesetiaan," ungkap Aldad.

4. Tidak sabaran

Mereka yang tidak memiliki filter tidak punya kesabaran untuk menyusun respons dengan hati-hati. Tidak ada jeda untuk berpikir tentang bagaimana cara menyusun kata-kata dengan baik sebelum diucapkan ke orang lain.

"Mereka adalah orang-orang yang menanggapi pertanyaan 'Apakah ide bisnis ini terdengar bagus?' dengan uraian tiga paragraf tentang mengapa ide tersebut tidak akan berhasil, lengkap dengan poin-poin penting," kata Aldad.

5. Memberikan pujian yang terdengar seperti hinaan

Orang-orang yang tidak memiliki filter dalam berbicara sering kali melakukannya karena bermaksud baik. Tetapi mereka tidak memiliki kemampuan untuk melembutkan ucapan sebelum terlontar ke lawan bicara.

"Pujian mereka jujur, apa adanya, dan terkadang membingungkan untuk diterima. Mereka adalah orang-orang yang mengatakan hal-hal seperti 'Kamu terlihat jauh lebih baik hari ini daripada biasanya,'," kata ahli neuropsikologi di New York City, Dr. Sanam Hafeez.

6. Suka mengatakan 'Saya hanya bicara jujur'

Seseorang yang tidak memiliki batasan dalam berbicara mungkin senang menggunakan frasa 'Saya hanya jujur'. Mereka tidak takut untuk bersikap terus terang. Lebih mudah bagi mereka untuk mengungkapkan pikiran daripada orang kebanyakan.

Namun, frasa ini bisa menyakitkan. Ketika seseorang terlalu kasar dan berpura-pura jujur, itu akan terasa menyakitkan. Alih-alih jujur, mereka sering dianggap orang yang sedang bersikap jahat.

7. Suka meremehkan di balik kata-kata penyemangat

Kita semua pernah mendengar seseorang berkata, 'Semuanya akan baik-baik saja'. Ketika seseorang yang tidak memiliki batasan dalam berbicara menggunakan frasa ini, itu tidak selalu hal yang positif.

Jika seseorang mengatakan bahwa kita baik-baik saja padahal kita merasa tidak demikian, maka itu bisa menyakitkan. Orang yang blak-blakan sering mengatakan frasa ini karena menganggap apa yang dialami orang lain bukanlah masalah besar.

8. Suka menolak untuk bertanggung jawab

Orang yang suka blak-blakan tanpa filter sering kali menolak untuk bertanggung jawab atas tindakan mereka. Orang-orang ini mungkin tidak akan pernah meminta maaf atau mengakui bahwa sesuatu yang mereka lakukan telah menyakiti orang lain.

Mereka bisa merasa nyaman mengabaikan semuanya dengan mengklaim bahwa itu bukan masalah mereka. Jika seseorang sedang berbagi sesuatu yang sulit, mereka mungkin tergoda untuk menggunakan frasa, 'Itu bukan masalah aku'.

9. Sulit diajak bicara tentang obrolan ringan

Orang yang bicara blak-blakan mungkin sangat buruk dalam obrolan ringan. Itu bukan karena mereka pemalu, tetapi karena mereka berpikir itu hanya membuang-buang waktu, Bunda.

"Mereka akan mentolerir (obrolan ringan) selama sekitar 90 detik sebelum beralih ke sesuatu yang nyata. Otak mereka bekerja cepat dan tidak menyukai kecepatan yang stagnan. Melewatkan skrip sosial bukanlah ketidaksopanan, melainkan tentang efisiensi," ungkap Aldad.

Demikian 9 ciri kepribadian orang yang suka bicara blak-blakan tanpa filter. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Ciri Perempuan dengan EQ Tinggi

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kapan Diperbolehkan Berhubungan setelah Haid agar Tidak Hamil?

Kehamilan Amrikh Palupi

9 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Bicara Blak-blakan Tanpa Filter

Mom's Life Annisa Karnesyia

Daftar Negara yang Terletak Paling Selatan di Dunia dan ASEAN, Beri Tahu Si Kecil Bun

Parenting Elia Amaliana

Potret Ummi Quary Umrah, Menangis hingga Bahagia Bisa Pegang Ka'bah

Mom's Life Annisa Karnesyia

Termakan Hoaks Keramas Pakai Telur Mentah agar Hamil, Bunda Ini Kini Bangun Komunitas Online

Kehamilan Amrikh Palupi

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Amaira Anak Farah Quinn, Jadi Anak Kelas 2 SD di Amerika

Kapan Diperbolehkan Berhubungan setelah Haid agar Tidak Hamil?

9 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Bicara Blak-blakan Tanpa Filter

Daftar Negara yang Terletak Paling Selatan di Dunia dan ASEAN, Beri Tahu Si Kecil Bun

Kisah Pilu dari Gempa di Manggarai Timur NTT, Ibu dan 2 Anak Tewas Tertimbun Reruntuhan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK