HaiBunda

MOM'S LIFE

6 Kebiasaan Orang yang Tetap Tenang di Bawah Tekanan Tinggi Tanpa Burnout

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Sabtu, 22 Aug 2026 19:30 WIB
Ilustrasi 6 Kebiasaan Orang yang Santai Mengatasi Tekanan Tinggi Tanpa Burnout/Foto: Getty Images/AleksandarGeorgiev
Jakarta -

Bunda, ada banyak hal dalam kehidupan sehari-hari setiap orang yang menimbulkan stres. Namun, yang terpenting adalah bagaimana orang menangani stres.

Dua orang dapat menghadapi tekanan dan stres yang sama persis dalam hidup, tetapi pendekatan mereka dalam menangani streslah yang membuat perbedaan. Beberapa orang merasa terbebani oleh stres dan yang lain muncul lebih kuat karenanya.

Rahasianya bukan hidup yang bebas dari kekacauan dan stres. Rahasianya terletak pada bagaimana Bunda mengatur ulang cara kerja otak dalam menghadapinya.


6 Kebiasaan orang santai mengatasi tekanan tinggi

Konsultan senior psikolog klinis di Rumah Sakit Marengo Asia, Dr. Munia Bhattacharya, mengungkap bahwa ada beberapa kebiasaan yang sering dilakukan orang santai untuk mengatasi tekanan tinggi tanpa burnout.

Dilansir Money Control, berikut cara orang santai ketika menghadapi tekanan tinggi secara efektif:

1. Tidak buru-buru bereaksi

Bhattacharya mengatakan salah satu hal yang diperhatikan pada orang-orang dengan ketahanan emosional adalah mereka tidak langsung membalas setiap pesan, tidak berdebat saat marah, dan tidak membuat keputusan besar dalam keadaan emosi yang meluap.

Mereka telah mengembangkan kebiasaan untuk memperlambat diri. Terkadang hanya dengan menarik napas dalam-dalam beberapa kali, terkadang dengan memikirkan masalah semalaman sebelum menanggapi. Jeda singkat itu menyelamatkan mereka dari mengatakan hal-hal yang nantinya akan disesali.

2. Tidak menganggap kelelahan sebagai tanda kehormatan

Sebagian orang hampir merasa bangga mengatakan, ‘Saya belum tidur’ atau ‘Saya bekerja tanpa henti’. Orang-orang yang mampu mengatasi stres dengan baik berpikir berbeda. Mereka tahu bahwa istirahat adalah bagian dari produktivitas.

Mereka memahami bahwa otak yang lelah tidak dapat membuat keputusan yang baik. Jadi, mereka tidak menunggu sampai benar-benar kelelahan sebelum beristirahat, itu bukan malas, tetapi adalah kecerdasan emosional.

3. Melindungi rutinitas kecil

Ketika hidup menjadi penuh tekanan, banyak orang meninggalkan kebisaan yang justru menjaga kesehatan mental mereka.

Orang-orang yang tetap seimbang secara emosional biasanya terus melakukan hal-hal kecil secara konsisten. Mereka mencoba tidur pada waktu yang wajar, makan dengan benar, berjalan-jalan, atau meluangkan beberapa menit untuk menyendiri.

Kebiasaan-kebiasaan ini mungkin tampak normal dari luar, tetapi secara psikologis memberikan stabilitas ketika segala sesuatu yang lain goyah.

4. Merasa nyaman mencari bantuan

Kesalahpahaman umum adalah orang yang kuat secara mental melakukan segalanya sendiri. Mereka yang bisa mengatasi stres dengan baik tahu kapan sesuatu terlalu berat untuk ditanggung sendiri.

Mereka mencari bantuan teman, anggota keluarga, atau profesional sebelum keadaan menjadi di luar kendali. Mereka tidak menganggap meminta bantuan sebagai kelemahan. Mereka menganggapnya sebagai kebijaksanaan.

5. Berhenti mencoba mengendalikan segalanya

Stres sering kali meningkat ketika seseorang terus melawan hal-hal yang memang tidak dapat diubah.

Orang yang memiliki ketahanan emosional tidak membuang seluruh energinya untuk bertanya, ‘Mengapa ini terjadi?’. Sebaliknya, mereka bertanya pada diri sendiri, ‘Apa hal terbaik selanjutnya yang dapat saya lakukan’. Pergeseran pola pikir tersebut segera mengurangi rasa tidak berdaya dan memberi mereka arah tujuan.

6. Pulih dengan cepat setelah mengalami kegagalan

Meski bisa mengatasi stres, bukan berarti mereka tidak pernah sakit hati. Tentu saja, mereka merasa kecewa, frustrasi, dan cemas seperti orang lai.

Perbedaannya adalah mereka tidak menjadikan emosi-emosi itu sebagai benteng permanen. Mereka membiarkan dirinya merasakan apa yang dirasakan, mempelajari apa pun yang dapat diajarkan oleh pengalaman tersebut, dan kemudian secara bertahap bergerak maju.

Nah, itulah beberapa kebiasaan orang santai yang mampu mengatasi tekanan tinggi tanpa burnout. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Ciri Perempuan dengan EQ Tinggi

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Orang yang Butuh Me Time, Bukan Berarti Antisosial

Mom's Life Elia Amaliana

Usia Berapa Anak Mulai Coba Makanan Pedas?

Parenting Kinan

7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Mengulang Cerita yang Sama

Mom's Life Amira Salsabila

10 Tanaman Hias dengan Bunga Berwarna Merah, Bikin Rumah Makin Cantik

Mom's Life Arina Yulistara

Pasangan Atlet Bulu Tangkis Ribka Sugiarto & Rian Ardianto Tengah Nantikan Kelahiran Anak Kedua

Kehamilan Pritadanes

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kisah Haru Bunda Rayakan Ultah Pertama Si Kecil setelah Alami 20 Kali Keguguran

9 Ciri Orang yang Butuh Me Time, Bukan Berarti Antisosial

Usia Berapa Anak Mulai Coba Makanan Pedas?

14 Film Jepang Terbaru September 2026 Terbaik Rating Tertinggi

7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Mengulang Cerita yang Sama

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK