MOM'S LIFE
Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bilang "Maaf" Menurut Psikologi
Amira Salsabila | HaiBunda
Senin, 24 Aug 2026 22:00 WIBKata “Maaf” biasanya diucapkan ketika seseorang menyadari kesalahan dan ingin menunjukkan kepedulian terhadap perasaan orang lain.
Namun, bagaimana jika seseorang terlalu sering mengucapkannya, bahkan untuk hal yang sebenarnya bukan kesalahannya?
Menurut psikolog, kebiasaan terus meminta maaf dapat menjadi tanda adanya pola tertentu dalam diri seseorang.
Terlalu sering bilang “Maaf” juga dapat memengaruhi cara seseorang memandang diri sendiri. Jika terus dilakukan, kebiasaan ini bisa membuat seseorang merasa keberadaannya merepotkan hingga perlahan memengaruhi rasa percaya diri dan harga diri.
7 Ciri kepribadian orang terlalu sering bilang “Maaf”
Dilansir Psychology Today, orang yang terlalu sering meminta maaf sering merasa menjadi beban atau percaya bahwa mereka tidak pantas mendapatkan ruang atau perhatian.
Berikut beberapa alasan umum di balik perilaku ini:
1. Termasuk people pleaser dan kecemasan sosial
Jika sering minta maaf, Bunda mungkin sangat peduli tentang bagaimana pandangan orang lain dan menghindari konflik dengan segala cara.
Bunda meminta maaf untuk mencegah konfrontasi atau memang bersikap rendah hati dan bertanggung jawab. Meminta maaf memberikan rasa kendali dalam situasi yang tidak nyaman.
2. Perfeksionisme
Bunda menetapkan standar yang mustahil untuk diri sendiri. Ketika gagal memenuhi standar tersebut, Bunda merasa telah gagal dan harus meminta maaf, bahkan ketika sebenarnya tidak ada yang salah.
Pola pikir ini juga dapat meluas hingga mengambil tanggung jawab atas kesalahan orang lain.
3. Rendah diri
Bunda mungkin percaya bahwa tidak pantas mendapatkan cinta atau dukungan. Meminta maaf menjadi cara untuk mengecilkan diri sendiri, untuk menghindari membebani orang lain. Bunda meragukan nilai diri dan merasa perlu untuk membenarkan keberadaan.
4. Mampu membaca suasana sebelum orang lain sadar
Orang yang terlalu sering meminta maaf cenderung sangat peka terhadap suasana hati orang lain.
Sebuah studi tentang kepribadian dan empati menunjukkan bahwa kepekaan ini terkait erat dengan keramahan, salah satu dari lima sifat utama yang digunakan psikolog untuk memetakan kepribadian.
Itu adalah anugerah yang tulus. Masalahnya adalah rasa bersalah menyelinap masuk dengan cepat, bahkan ketika Bunda sama sekali tidak melakukan kesalahan.
5. Tumbuh dengan tekanan
Sebuah penelitian menemukan bahwa ketika tidak mungkin untuk menjadi penyayang, kompetitif, dan disukai tanpa usaha, sekaligus, kebanyakan orang tidak menyalahkan ekspektasi tersebut.
Mereka malah menyalahkan diri sendiri. Rasa bersalah itu tidak hilang seiring bertambahnya usia. Itu hanya muncul kemudian, dalam bentuk ucapan “Maaf” yang refleksif.
6. Mudah bergaul
Sifat mudah bergaul sering kali mendapat reputasi buruk, tetapi sebenarnya itu bukan kelemahan. Justru inilah yang membuat Bunda hangat, kooperatif, dan benar-benar pandai membangun hubungan.
Masalah mulai muncul ketika sifat mudah bergaul yang tinggi berpasangan dengan ketegasan yang rendah atau kecemasan.
Saat itulah hal itu berubah menjadi apa yang disebut para peneliti sebagai ‘akomodasi kompulsif’, yakni terus-menerus minta maaf, menjelaskan secara berlebihan, dan mengecilkan diri hanya untuk menghindari gesekan.
7. Harga diri bergantung pada orang lain
Kebiasaan minta maaf terus-menerus sering dikaitkan dengan kebutuhan akan validasi dari luar, perasaan terpendam bahwa harga diri bergantung pada disukai oleh semua orang.
Para peneliti kesehatan mental menunjukkan bahwa pola ini biasanya berakar sejak dini, di rumah-rumah di mana kasih sayang terasa bersyarat, sesuatu yang harus diperoleh melalui perilaku baik.
Nah, itulah beberapa ciri kepribadian orang yang sering bilang “Maaf”. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Ciri Perempuan dengan EQ Tinggi
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
11 Macam Kepribadian dari Cara Duduk, Gambarkan Sifat Periang hingga Perfeksionis
7 Hal yang Bikin Bunda Memesona Selain Menggunakan Riasan Wajah
Tanda Orang yang Diam-diam Benci pada Kita, Salah Satunya Kontak Mata
8 Pintu Ini akan Tunjukkan Kekuatan dan Kemampuan Bunda Hadapi Masa Depan
TERPOPULER
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Mengulang Cerita yang Sama
10 Tanaman Hias dengan Bunga Berwarna Merah, Bikin Rumah Makin Cantik
Potret Zenecka Acana Naif, Anak Kedua Carissa Putri yang Hobi Main Sepak Bola
Pasangan Atlet Bulu Tangkis Ribka Sugiarto & Rian Ardianto Tengah Nantikan Kelahiran Anak Kedua
15 Ciri Anak Jadi Sasaran Grooming, Termasuk di Dunia Maya
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sofa Bayi yang Bagus & Nyaman untuk Belajar Duduk
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Loose Powder untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Mengulang Cerita yang Sama
10 Tanaman Hias dengan Bunga Berwarna Merah, Bikin Rumah Makin Cantik
Potret Zenecka Acana Naif, Anak Kedua Carissa Putri yang Hobi Main Sepak Bola
Potret Fadlan Muhammad Bareng Anak yang Baru Wisuda, Good Looking Curi Perhatian
15 Ciri Anak Jadi Sasaran Grooming, Termasuk di Dunia Maya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Resort Ubud untuk Rombongan atau Berdua? Cek Dulu Bedanya Sebelum Booking
-
Beautynesia
4 Cara Mengenali Perempuan Ber-EQ Tinggi Dilihat dari Cara Kirim Pesan ke Pria saat PDKT
-
Female Daily
Parfum Punya Masa Kedaluwarsa? Kenali 5 Tanda Fragrance Favoritmu Sudah Berubah
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Eks Menpora Malaysia Syed Saddiq Nikahi Bella Astillah, Mas Kawin Bikin Salfok
-
Mommies Daily
8 Resep Menu Sehat Murah di Bawah Rp100 Ribu untuk Keluarga, Mudah Dibuat di Rumah