MOM'S LIFE
Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Banyak Mendengarkan daripada Berbicara
Azhar Hanifah | HaiBunda
Rabu, 26 Aug 2026 16:25 WIBDalam sebuah percakapan, tidak semua orang merasa perlu menjadi pihak yang paling banyak berbicara. Ada orang yang justru lebih nyaman mendengarkan, mengamati, lalu memberikan respons setelah memahami apa yang disampaikan lawan bicara. Sikap ini bukan berarti seseorang tidak percaya diri atau kurang pandai bersosialisasi.
Sebaliknya, orang yang lebih banyak mendengarkan daripada berbicara dapat memiliki sejumlah karakter positif, seperti empati, kesadaran diri, kesabaran, hingga kemampuan membangun hubungan yang bermakna.
Kebiasaan mendengarkan dengan penuh perhatian juga dapat membuat orang lain merasa dihargai dan dipahami. Lantas, seperti apa ciri kepribadian orang yang lebih banyak mendengarkan daripada berbicara? Simak penjelasannya berikut ini, Bunda.
Ciri kepribadian orang yang lebih banyak mendengarkan daripada berbicara
Mengutip dari laman Your Tango, berikut ini beberapa ciri kepribadian orang yang lebih banyak mendengarkan daripada berbicara.
1. Suka melakukan introspeksi diri
Orang yang lebih banyak mendengarkan biasanya memiliki kecenderungan untuk melakukan refleksi terhadap berbagai hal yang mereka alami. Ketika memberi kesempatan kepada orang lain untuk berbicara, mereka juga memiliki ruang untuk memproses informasi dan memahami perasaan sendiri.
Dalam penelitian mengenai reflective listening oleh Neil Katz dan Kevin McNulty dari Syracuse University, refleksi dalam proses mendengarkan dapat membantu seseorang memahami pesan sekaligus memberikan ruang untuk mengevaluasi responsnya.
Kebiasaan tersebut dapat mendukung kesadaran diri dan membantu seseorang membangun hubungan yang lebih sehat.
2. Pandai mengajukan pertanyaan yang bermakna
Alih-alih mengarahkan percakapan kembali kepada dirinya sendiri, orang yang gemar mendengarkan biasanya memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan cerita lawan bicara. Pertanyaan tersebut tidak sekadar basa-basi, tetapi menunjukkan bahwa mereka benar-benar memperhatikan percakapan.
Menurut para ahli dari Integrative Psych, pertanyaan yang tepat dan penuh perhatian dapat membantu seseorang mengenal orang lain lebih dalam. Percakapan pun dapat berkembang dengan menemukan kesamaan minat, pengalaman, maupun nilai yang dimiliki.
Karena tidak sibuk menunggu giliran untuk berbicara, orang yang aktif mendengarkan biasanya dapat menangkap detail dari cerita lawan bicara. Hal ini membuat percakapan terasa lebih nyaman dan membuat seseorang merasa benar-benar didengar.
3. Mudah mengingat nama orang lain
Mengingat nama seseorang mungkin terlihat sederhana, tetapi hal tersebut dapat memberikan kesan bahwa seseorang benar-benar diperhatikan. Orang yang lebih banyak mendengarkan cenderung memberikan perhatian lebih besar ketika berkenalan sehingga lebih mudah mengingat nama maupun informasi kecil tentang orang tersebut.
4. Memiliki kepercayaan diri yang tenang
Tidak banyak berbicara bukan berarti seseorang tidak memiliki rasa percaya diri. Justru, orang yang nyaman menjadi pendengar biasanya tidak merasa harus terus-menerus menunjukkan dirinya dalam sebuah percakapan.
Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology pada 2019 menunjukkan adanya hubungan antara koneksi sosial dan harga diri. Hubungan sosial yang sehat dan interaksi yang bermakna dapat berperan dalam membentuk penilaian positif seseorang terhadap dirinya.
5. Peka terhadap hal-hal kecil
Orang yang lebih banyak mendengarkan biasanya juga cukup jeli terhadap detail. Mereka dapat mengingat hal-hal kecil yang pernah diceritakan orang lain, memperhatikan perubahan suasana hati, atau menyadari kebutuhan seseorang tanpa harus selalu diminta.
Perhatian tersebut dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti menanyakan kembali kabar seseorang, mengingat cerita yang pernah disampaikan, atau menawarkan bantuan ketika diperlukan.
6. Nyaman dengan keheningan
Bagi sebagian orang, jeda dalam percakapan mungkin terasa canggung. Namun, orang yang cenderung pendiam dan lebih suka mendengarkan biasanya tidak terlalu mempermasalahkan keheningan.
Jennifer Kahnweiler, seorang certified speaking professional dan penulis yang banyak membahas karakter introvert, menjelaskan bahwa orang introvert umumnya dapat memperoleh manfaat dari waktu yang dihabiskan sendirian.
Waktu tersebut dapat membantu mereka memulihkan energi sosial, memproses emosi, menetapkan tujuan, serta memberi ruang untuk melakukan kegiatan yang disukai.
7. Memiliki kesabaran yang baik
Kebiasaan mendengarkan membuat seseorang terbiasa mengamati sebelum memberikan respons. Mereka tidak selalu langsung bereaksi terhadap suatu perkataan, melainkan memberikan waktu untuk memahami situasi secara lebih menyeluruh.
Kesabaran ini juga dapat membantu ketika menghadapi orang yang membutuhkan waktu lebih lama untuk menyampaikan pikiran atau perasaannya. Mereka tidak terburu-buru mengambil alih percakapan sehingga lawan bicara memiliki kesempatan untuk menyelesaikan ceritanya.
8. Memiliki sikap yang terbuka dan membuat orang nyaman
Pendengar yang baik biasanya menunjukkan bahasa tubuh dan sikap yang membuat lawan bicara merasa diterima. Mereka dapat memberikan perhatian melalui kontak mata, ekspresi yang sesuai, maupun respons yang menunjukkan bahwa mereka mengikuti pembicaraan.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Current Opinion in Psychology membahas pentingnya pengalaman merasa didengar dan dipahami dalam membangun hubungan sosial yang sehat. Ketika seseorang merasa dipahami, interaksi sosial dapat menjadi lebih positif dan mendukung terbentuknya hubungan dalam jangka panjang.
Karena itu, orang yang lebih banyak mendengarkan sering kali memiliki kehadiran yang terasa hangat. Mereka tidak harus menjadi pusat perhatian untuk membuat orang lain merasa nyaman.
9. Memiliki kesadaran diri yang tinggi
Menurut executive coach Keith Ferrazzi, orang introvert dapat memiliki kemampuan observasi yang membantu mereka memahami pola interaksi sosial. Informasi yang diperoleh dari pengamatan tersebut kemudian dapat digunakan untuk menyesuaikan cara berkomunikasi dengan orang yang memiliki karakter berbeda.
Kesadaran semacam ini dapat membantu seseorang memilih respons yang lebih tepat dalam berbagai situasi. Mereka juga dapat lebih mudah menyesuaikan diri ketika berhadapan dengan lingkungan sosial yang beragam.
10. Mampu menghadapi konflik dengan lebih tenang
Ketika terjadi perbedaan pendapat, orang yang terbiasa mendengarkan biasanya tidak langsung memberikan reaksi. Mereka cenderung memberi kesempatan kepada setiap pihak untuk menyampaikan sudut pandangnya sebelum mengambil kesimpulan.
Kebiasaan tersebut dapat membantu menciptakan suasana yang lebih tenang dalam menghadapi konflik.
Dengan mendengarkan terlebih dahulu, seseorang dapat memahami kebutuhan maupun kekhawatiran pihak lain dan mengurangi kemungkinan salah memahami maksud pembicaraan.
11. Mampu membangun koneksi yang berkualitas
Meski tidak selalu menjadi orang yang paling aktif dalam lingkungan sosial, orang yang lebih banyak mendengarkan dapat memiliki kemampuan membangun koneksi yang kuat. Mereka cenderung mengutamakan kualitas percakapan dibandingkan jumlah orang yang dikenal.
Menurut leadership coach Heather Moulder, orang introvert dapat memiliki pendekatan berbeda ketika membangun jaringan atau networking. Mereka cenderung lebih fokus mengenal orang lain secara mendalam, bukan sekadar mengumpulkan sebanyak mungkin koneksi.
Kemampuan mendengarkan secara aktif, mengajukan pertanyaan yang relevan, dan menunjukkan ketertarikan terhadap pengalaman orang lain dapat meninggalkan kesan positif. Dengan begitu, seseorang tetap bisa membangun relasi yang luas meskipun tidak banyak bicara.
Jadi, Bunda, lebih banyak mendengarkan daripada berbicara bukan berarti seseorang kurang percaya diri atau tidak pandai bersosialisasi. Kebiasaan tersebut justru dapat mencerminkan kemampuan mendengarkan, empati, kesabaran, dan kesadaran diri yang baik.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Cara Mengatasi Anak Tantrum di Tempat Umum
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Simak 5 Kalimat yang Kerap Diucapkan oleh Orang Tak Kompeten
11 Macam Kepribadian dari Cara Duduk, Gambarkan Sifat Periang hingga Perfeksionis
7 Hal yang Bikin Bunda Memesona Selain Menggunakan Riasan Wajah
Tanda Orang yang Diam-diam Benci pada Kita, Salah Satunya Kontak Mata
TERPOPULER
Ya Hayyu Ya Qayyum: Arti, Keutamaan & Waktu Membacanya saat Dilanda Masalah dan Kesedihan
Seberapa Aware Sih Orang-Orang Sama Kanker Payudara?
150 Nama Bayi Bermakna Mandiri untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya
Surah Maryam Ayat 30-35: Mukjizat Nabi Isa AS yang Lahir dari Siti Maryam & Cara Mengamalkannya
Terdampak Asap Karhutla, Balita 18 Bulan di Balikpapan Kena Pneumonia
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Kebiasaan Sederhana Orang Tua Ini Ternyata Bisa Bikin Nilai Sekolah Anak Lebih Tinggi
Ya Hayyu Ya Qayyum: Arti, Keutamaan & Waktu Membacanya saat Dilanda Masalah dan Kesedihan
Seberapa Aware Sih Orang-Orang Sama Kanker Payudara?
Bintang Spider-Man Tobey Maguire Hadiri Pernikahan Mantan Istri usai Beberapa Minggu Cerai, Malah Jadi Sosok Penting di Acara
Terdampak Asap Karhutla, Balita 18 Bulan di Balikpapan Kena Pneumonia
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Perawatan Asma di Rumah dengan Nebulizer, Apa yang Perlu Disiapkan Sesuai Anjuran Dokter?
-
Beautynesia
Mengenal Sejarah Tabi Socks, Kaus Kaki Unik Tradisional Jepang Kini Jadi Fashion Modern
-
Female Daily
H-1 Fan Meeting Gong Yoo di Jakarta, Ini Jadwal dan Aturan yang Perlu Kamu Tahu
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Potret Ultah Kenzo Bertema Pokemon, Baim Wong & Paula Verhoeven Tampil Kompak
-
Mommies Daily
Keselamatan Anak di Hotel: 7 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Menginap Bareng Si Kecil