MOM'S LIFE
Cara Mengenali Kepribadian Orang yang Suka Tertawa saat Mengakhiri Pembicaraan
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Jumat, 28 Aug 2026 22:00 WIBTawa di akhir sebuah pembicaraan mungkin terlihat sebagai kebiasaan sederhana, Bunda. Tapi banyak yang tak tahu, kebiasaan itu bisa jadi cara seseorang mengekspresikan diri dan berinteraksi dengan orang lain.
Sayangnya, tawa singkat yang sering diucapkan di akhir kalimat berat biasanya diartikan sebagai rasa gugup. Tertawa dianggap sebagai respons umpan balik ketika mengalami hal yang sulit atau mengakui telah melakukan kesalahan.
Tapi, ada juga yang tertawa untuk mencairkan suasana, menyembunyikan rasa canggung, atau sekadar menunjukkan sikap ramah. Meski tidak bisa dijadikan patokan mutlak untuk menilai kepribadian seseorang, kebiasaan ini dapat memberi sedikit gambaran jika dilihat bersama konteks dan perilaku lainnya.
Sebuah ulasan tahun 2026 yang dibahas di laman Psychology Today mengungkap bahwa tawa spontan dapat keluar karena didorong oleh emosi dan sering digunakan dalam komunikasi sosial. Menurut ulasan, orang mungkin tertawa untuk meredakan ketegangan atau menjaga percakapan tetap berjalan, dan bahwa jenis tawa ini dapat muncul di akhir kalimat.
Lantas, bagaimana cara mengenali kepribadian orang yang suka tertawa saat mengakhiri pembicaraan? Simak penjelasannya berikut ini!
Cara mengenali orang yang suka tertawa saat mengakhiri pembicaraan
Melansir dari laman Silicon Canals, berikut cara mudah mengenali kepribadian orang yang sering tertawa saat mengakhiri obrolan:
1. Suka menetralkan suasana
Tawa singkat di akhir pembicaraan bisa dilakukan seseorang yang suka menetralkan suasana. Tertawa mungkin mengindikasikan suhu emosional pada apa yang akan terjadi selanjutnya, bukan penolakan atau bukan pula keseriusan sepenuhnya, tetapi berada di tengah-tengah di mana percakapan dapat berlanjut.
Dalam ulasan tahun 2024 tentang regulasi emosi interpersonal mengemukakan poin yang lebih luas bahwa komunikasi emosional dapat membantu seseorang memahami apa yang dirasakan orang lain, sehingga regulasi menjadi bagian dari interpersonal. Ulasan ini memang tidak secara khusus membahas tawa di akhir kalimat, tetapi menawarkan kerangka kerja yang berguna untuk memahami mengapa isyarat percakapan kecil dapat menjadi penting.
Dalam hal ini, tawa bisa berfungsi lebih sebagai tanda baca daripada pengakuan langsung tentang kegugupan.
2. Ekspresif atau suka meluapkan perasaan
Orang dapat tertawa ketika merasa tidak nyaman dan tidak dapat menemukan cara lain untuk melepaskan perasaan tersebut. Tetapi menganggap setiap tawa di awal kalimat yang berat sebagai rasa gugup akan mempersempit cakupan perilaku yang lebih luas.
Beberapa tawa ini mungkin mengungkapkan kelegaan. Orang melakukannya untuk melunakkan kritik atau menandakan bahwa pembicara tahu kalimat itu sulit. Sementara yang lain mungkin menciptakan sedikit jarak antara pembicara dan sesuatu yang tidak ingin mereka sampaikan dengan keseriusan sepenuhnya.
Pola ini sangat mudah diamati ketika seseorang secara teratur menangani percakapan yang sulit. Kalimat berat yang diucapkan dengan datar dapat membuat ruangan menjadi hening. Tawa singkat terkadang dapat menjaga percakapan tetap berjalan.
Bahaya suka tertawa di akhir percakapan
Tertawa di akhir pembicaraan tidak selalu dianggap positif, Bunda. Jika setiap kalimat sulit harus dilunakkan dengan tawa, maka sebagian kesulitan tersebut mungkin tidak akan pernah tersampaikan. Orang yang mendengar tawa tersebut akan menganggap bahan pembicaraan terlalu ringan daripada yang seharusnya.
Tak hanya itu, orang yang melakukan ini secara refleks mungkin mendapati bahwa orang lain meremehkan apa yang mereka katakan. Umpan balik tidak tersampaikan. Permintaan tidak ditanggapi dengan serius. Pengakuan diabaikan begitu saja.
Kebiasaan tertawa memang bisa membuat ruangan tetap nyaman. Tapi, hal itu juga dapat membuat orang-orang mendapatkan sedikit informasi.
Hal ini perlu diperhatikan jika Bunda sering melakukannya. Bukan berarti harus berhenti, tetapi untuk mengingat bahwa tawa adalah bagian dari apa yang Bunda komunikasikan, dan beberapa kalimat mungkin akan terdengar berbeda tanpa tawa tersebut.
Demikian cara mengenali orang yang suka tertawa di akhir pembicaraan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Ini 4 Kata Psikologis agar Permintaan Lebih Mudah Diterima
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Simak 5 Kalimat yang Kerap Diucapkan oleh Orang Tak Kompeten
11 Macam Kepribadian dari Cara Duduk, Gambarkan Sifat Periang hingga Perfeksionis
7 Hal yang Bikin Bunda Memesona Selain Menggunakan Riasan Wajah
Tanda Orang yang Diam-diam Benci pada Kita, Salah Satunya Kontak Mata
TERPOPULER
Ya Hayyu Ya Qayyum: Arti, Keutamaan & Waktu Membacanya saat Dilanda Masalah dan Kesedihan
Kebiasaan Sederhana Orang Tua Ini Ternyata Bisa Bikin Nilai Sekolah Anak Lebih Tinggi
Seberapa Aware Sih Orang-Orang Sama Kanker Payudara?
150 Nama Bayi Bermakna Mandiri untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya
Surah Maryam Ayat 30-35: Mukjizat Nabi Isa AS yang Lahir dari Siti Maryam & Cara Mengamalkannya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Melahirkan Kembar 3 Th Lalu, Hillary Swank Kini Hamil Anak Ketiga di Usia 52 Th
Kebiasaan Sederhana Orang Tua Ini Ternyata Bisa Bikin Nilai Sekolah Anak Lebih Tinggi
Ya Hayyu Ya Qayyum: Arti, Keutamaan & Waktu Membacanya saat Dilanda Masalah dan Kesedihan
Seberapa Aware Sih Orang-Orang Sama Kanker Payudara?
Bintang Spider-Man Tobey Maguire Hadiri Pernikahan Mantan Istri usai Beberapa Minggu Cerai, Malah Jadi Sosok Penting di Acara
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Perawatan Asma di Rumah dengan Nebulizer, Apa yang Perlu Disiapkan Sesuai Anjuran Dokter?
-
Beautynesia
Kehilangan 'Spark' Dalam Hidup? Ini 4 Cara Mengatasinya
-
Female Daily
H-1 Fan Meeting Gong Yoo di Jakarta, Ini Jadwal dan Aturan yang Perlu Kamu Tahu
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Sinopsis dan Pemain Drama China Terbaru The Vanishing Beauty
-
Mommies Daily
Keselamatan Anak di Hotel: 7 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Menginap Bareng Si Kecil