MOM'S LIFE
Tak Perlu Berdebat, Ini Kalimat Tegas untuk Menghadapi Orang yang Suka Meremehkan Perasaan
Amira Salsabila | HaiBunda
Minggu, 30 Aug 2026 12:00 WIBTidak semua orang mampu memahami perasaan yang sedang dialami orang lain. Tak jarang, ketika mencoba mengungkapkan kesedihan, kekhawatiran, atau sudut pandang, seseorang justru dianggap terlalu sensitif atau berlebihan.
Perkataan seperti itu dapat membuat seseorang merasa emosinya tidak dihargai. Padahal, memiliki perasaan yang mendalam bukan berarti seseorang bersikap dramatis atau mencari perhatian.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara merespons orang yang gemar meremehkan perasaan dengan tetap tenang dan tegas.
Lantas, kalimat apa saja yang bisa digunakan untuk menghadapi mereka tanpa harus memperkeruh keadaan? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Kalimat tegas untuk menghadapi orang yang meremehkan perasaan
Dilansir Parade, ketika seseorang mengabaikan perasaan Bunda, mungkin sulit untuk mengetahui bagaimana harus merespons. Jadi, bagaimana saran pakar untuk mengatasi penolakan semacam ini?
“Saya akan berhati-hati dengan gagasan ‘menutup percakapan seseorang’, karena tujuannya bukanlah untuk memenangkan interaksi. Tujuannya adalah untuk melindungi realitas emosional kamu tanpa memperburuk dinamika tersebut,” ujar Psikiater, Dr. Sasha Hamdani.
Meski begitu, dia memiliki jawaban andalan yang dia rekomendasikan. Ungkapan yang disukai adalah “Kamu tidak harus setuju dengan perasaan saya agar perasaan itu valid”.
Menurutnya, ungkapan ini lugas, realistis, dan mengingatkan kedua belah pihak bahwa validasi emosional bukanlah hal yang sama dengan mengakui kesalahan.
3 Tanggapan lain yang didukung pakar untuk digunakan
Selain “Kamu tidak harus setuju dengan perasaan saya agar perasaan itu valid”, Hamdani memiliki beberapa respons andalan lain yang direkomendasikan.
Ia pun memberikan beberapa rekomendasi kalimat lainnya yang dapat Bunda sampaikan ketika ada seseorang yang meremehkan perasaan Bunda:
- “Saya tidak meminta kamu untuk memperbaiki ini, saya hanya meminta kamu untuk mendengarkan saya.”
- “Ketika kamu mengabaikan hal ini, itu membuat saya semakin sulit merasa aman dalam percakapan ini.”
- “Saya bisa bertanggung jawab atas reaksi saya, tetapi saya tetap perlu kamu mengakui dampaknya.”
Lebih lanjut, ia mengatakan kuncinya adalah tetap berpegang teguh pada pengalaman Bunda tanpa menjelaskan secara berlebihan atau memohon agar orang lain peduli.
Penyebab seseorang meremehkan perasaan orang lain
Ketika seseorang mengatakan hal yang merendahkan perasaan orang seperti, “Jangan terlalu sensitif”, apakah perkataan tersebut lebih mencerminkan orang yang mengucapkannya atau justru orang yang menjadi sasaran?
Hamdani menjelaskan bahwa jawabannya bisa berbeda karena setiap situasi memiliki konteks masing-masing.
Namun, menurutnya, ketika seseorang mengatakan “Jangan terlalu sensitif”, bisa jadi ia sebenarnya merasa tidak nyaman menghadapi emosi, tidak tahu bagaimana harus merespons, atau berusaha menghentikan perasaan yang tidak ia pahami.
Di sisi lain, bukan berarti orang yang sensitif selalu memberikan respons yang tepat atau setiap perasaan harus menentukan keputusan yang diambil. Meski begitu, perkataan yang meremehkan perasaan tetap bukanlah respons yang membantu.
Menurut Hamdani, kalimat seperti itu biasanya tidak membantu siapa pun untuk mengatur emosi. Ungkapan tersebut hanya menambah rasa malu di atas rasa sakit.
Nah, itulah kalimat tegas yang dapat Bunda sampaikan untuk menghadapi orang yang meremehkan perasaan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Ciri Perempuan dengan EQ Tinggi
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
11 Macam Kepribadian dari Cara Duduk, Gambarkan Sifat Periang hingga Perfeksionis
7 Hal yang Bikin Bunda Memesona Selain Menggunakan Riasan Wajah
Tanda Orang yang Diam-diam Benci pada Kita, Salah Satunya Kontak Mata
8 Pintu Ini akan Tunjukkan Kekuatan dan Kemampuan Bunda Hadapi Masa Depan
TERPOPULER
Kenapa saat Demam Sering Mimpi Aneh? Ternyata Ada Penjelasan Ilmiahnya
Tak Perlu Berdebat, Ini Kalimat Tegas untuk Menghadapi Orang yang Suka Meremehkan Perasaan
150 Nama Bayi Terinspirasi Teratai dan Artinya untuk Anak Laki-laki & Perempuan
5 Tanda Bayi Siap Merangkak & Cara Stimulasi agar Perkembangannya Optimal
Kenapa Program Bayi Tabung Mahal? Ini Fakta di Baliknya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Hair Mask untuk Rambut Kering dan Rusak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Tanda Bayi Siap Merangkak & Cara Stimulasi agar Perkembangannya Optimal
Kenapa saat Demam Sering Mimpi Aneh? Ternyata Ada Penjelasan Ilmiahnya
Tak Perlu Berdebat, Ini Kalimat Tegas untuk Menghadapi Orang yang Suka Meremehkan Perasaan
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Kenapa Program Bayi Tabung Mahal? Ini Fakta di Baliknya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Botol Susu yang Bisa Dipakai Sampai Anak Besar, Emang Ada?
-
Beautynesia
5 Manfaat Anak Ikut Mengerjakan Pekerjaan Rumah Bersama Orang Tua
-
Female Daily
Kenapa Jerawat Susah Hilang Padahal Sudah Coba Berbagai Produk? Ini Penjelasannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Aktris Euphoria Ungkap DM Tak Senonoh dari Pemain Bola Iran, Berujung Di-bully
-
Mommies Daily
Sunscreen Untuk Remaja Rentan Berjerawat atau Acne-Prone