MOM'S LIFE
Tips Jaga Kesehatan Karyawan yang Beraktivitas di Luar Ruangan saat Terjadi Karhutla
Amira Salsabila | HaiBunda
Senin, 31 Aug 2026 11:05 WIBKabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat berdampak buruk pada kesehatan masyarakat, terutama bagi karyawan yang sering beraktivitas di luar ruangan.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI per 21 Agustus 2026 mencatat lebih dari 3 juta warga di 37 kabupaten/kota terpapar langsung asap karhutla di tujuh provinsi, yakni Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.
Paparan asap karhutla perlu diwaspadai karena mengandung partikel halus PM2,5 yang dapat masuk ke saluran pernapasan dan meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
“Yang pertama untuk karhutla, banyak partikel-partikel, istilahnya PM2.5. Itu banyak bertebaran di udara dan itu sangat mengganggu paru-paru kita, pernapasan kita, banyak penyakit pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dikutip dari situs web Kemenkes RI.
Oleh karena itu, masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk menggunakan masker saat berkualitas udara memburuk serta membatasi aktivitas di luar ruangan.
Lantas, bagaimana dengan karyawan yang pekerjaannya mengharuskan mereka tetap berada beraktivitas di luar ruangan? Yuk, ulasan selengkapnya berikut ini.
Tips jaga kesehatan karyawan yang beraktivitas di luar ruangan saat terjadi karhutla
Asap karhutla sendiri terdiri dari gas, partikel, dan uap yang dapat menimbulkan berbagai dampak bagi kesehatan. Untuk mengurangi risiko akibat paparan asap, berikut beberapa tips menjaga kesehatan yang dapat Bunda lakukan:
- Gunakan masker dan kacamata pelindung saat bepergian dari rumah ke tempat kerja, maupun sebaliknya.
- Biasakan mencuci tangan dengan sabun dan hindari kebiasaan merokok.
- Konsumsi buah dan sayur yang cukup.
- Minum air putih yang cukup, setidaknya sebanyak delapan gelas per hari.
- Tutup pintu, jendela, dan ventilasi rumah, terutama yang menghadap ke arah datangnya asap.
Bagi pekerja yang sedang hamil atau menyusui, mengalami gangguan gizi, maupun penyakit tertentu, sebaiknya menghindari aktivitas di luar ruangan selain melakukan upaya perlindungan seperti pekerja pada umumnya, Bunda.
Adapun beberapa hal lainnya yang perlu diperhatikan para karyawan yang berlokasi di wilayah terdampak karhutla:
- Pekerja yang sedang menyusui juga tetap dianjurkan memberikan ASI kepada bayinya, sedangkan pekerja hamil perlu menjalani pemeriksaan kehamilan secara rutin.
- Pekerja dengan riwayat penyakit saluran pernapasan, paru, atau jantung juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan secara teratur.
- Sementara itu, pekerja yang mengalami gangguan kesehatan sebaiknya segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pertolongan dan penanganan lebih lanjut serta tidak bekerja di lingkungan berasap hingga kondisinya membaik.
- Bunda juga dianjurkan untuk mengikuti imbauan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah terkait pencegahan serta penanggulangan dampak kabut asap.
- Jika mengalami gejala seperti batuk, pilek, mata merah, atau mata perih, segera hubungi petugas kesehatan terdekat.
Nah, itulah beberapa tips jaga kesehatan yang bisa dilakukan para karyawan yang beraktivitas di luar ruangan saat terjadi karhutla. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
David Beckham Buktikan Asma Bukan Penghalang Jadi Atlet Dunia
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tanda Ajal Sudah Dekat Menurut Seorang Ahli Medis
4 Hal yang Harus Bunda Lakukan saat Kondom 'Bocor' Ketika Bercinta
Bunda Perlu Tahu, Ini 4 Jenis Minuman yang Ancam Kesehatan Ginjal
7 Alasan Mengapa Gula Tidak Baik Bagi Tubuh Bunda, Salah Satunya Memicu Depresi
TERPOPULER
Ciri Orang yang Punya Daya Tarik Kuat, Bukan Cuma soal Penampilan
Hamil 6 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
150 Nama Bayi Terinspirasi Bunga Lavender dan Artinya untuk Anak Laki-laki & Perempuan
Tips Jaga Kesehatan Karyawan yang Beraktivitas di Luar Ruangan saat Terjadi Karhutla
Seberapa Besar Kemungkinan Anak Lahir Lebih Mirip Ayah daripada Ibu?
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Hair Mask untuk Rambut Kering dan Rusak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Raja Termuda di Dunia Meninggal Dunia di Usia 34 Tahun, Naik Takhta Sejak Usia 3 Tahun
Hamil 6 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
Tips Jaga Kesehatan Karyawan yang Beraktivitas di Luar Ruangan saat Terjadi Karhutla
150 Nama Bayi Terinspirasi Bunga Lavender dan Artinya untuk Anak Laki-laki & Perempuan
Ciri Orang yang Punya Daya Tarik Kuat, Bukan Cuma soal Penampilan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Sering Salah Ukuran Beli Bedcover? Ini Cara Sesuaikan dengan Ukuran Kasurmu
-
Beautynesia
Inspirasi Tampil Stylish dengan Chunky Sneakers ala Karina aespa
-
Female Daily
Rekomendasi 6 Highlighter High-End yang Wajib Ada di Wishlist Beauty Enthusiast
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ramalan Zodiak Cinta 31 Agustus: Cancer Jangan Memaksa, Scorpio Tetap Sabar
-
Mommies Daily
Cara Memperbaiki Komunikasi dengan Anak Remaja yang Telanjur Putus: Ini 10 Caranya Menurut Psikolog