Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah Ditarik, Pasokan Beras Preium Aman di Toko Ritel

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Kamis, 17 Sep 2026 16:35 WIB

Beras fortifikasi
Beras fortifikasi/ Foto: Getty Images/zoranm
Jakarta -

Beberapa hari belakangan, masyarakat digegerkan dengan beredarnya beras fortifikasi bermasalah. Diungkap Kementan sebelumnya, bahwa ada beberapa merek beras fortifikasi menjual produknya tidak sesuai dengan label gizi.

Beberapa merek yang diumumkan di antaranya ada Anak Raja Nusantara dan Fortifikasi, Sumo, Cantik Manis, Topi Koki Sentra Royale, hingga Idola Fortifikasi. Namun kini, dipastikan semua beras yang bermasalah ini sudah ditarik dari edaran.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, Hermawan mengatakan bahwa penarikan beras di pasaran ini tidak akan mengganggu ketersediaan beras di pasar tradisional. Tak hanya oitu saja, pasokan ke ritel modern juga akan dioptimalkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Kalau dari ritel modern, (beras fortifikasi) hampir seluruhnya sudah ditarik semua. Untuk beras premium, masyarakat tidak perlu cemas karena beras premium dan medium itu masih ada di pasar tradisional," kata Hermawan di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, dikutip dari CNN Indonesia pada Kamis (17/9/2026).

Untuk memastikan pasokan beras di pasaran aman, pihak Bapanas juga meminta Perum Bulog mengoptimalkan pasokan beras premium ke toko-toko ritel modern. Penarikan 25 merek beras ini tidak akan membuat masyarakat kehilangan pilihan di toko ritel.

"Beras premium kami minta Bulog optimalkan men-supply, karena stoknya banyak. Itu bagaimana men-supply toko-toko ritel modern, itu segera di-supply. Tidak boleh tidak ada kata lain kecuali memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman.

Sebelumnya hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kandungan gizi pada 25 merek beras tersebut tidak sesuai dengan informasi yang tercantum pada label. Sebagai contoh, klaim kandungan vitamin B12 sebesar 30 persen, tetapi hasil pemeriksaan hanya menemukan 15 persen, bahkan ada produk yang tidak memiliki kandungan tersebut.

LANJUTKAN MEMBACA KLIK DI SINI!

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda