moms-life
Jangan Taruh 7 Benda Ini di Samping Kompor, Bisa Berbahaya
HaiBunda
Selasa, 22 Sep 2026 13:35 WIB
Daftar Isi
Bunda sering meletakkan minyak goreng samping kompor? Ternyata tidak disarankan, Bunda. Mari simak deretan benda yang sebaiknya tidak ditaruh samping kompor.
Area di sekitar kompor sering menjadi tempat paling praktis untuk meletakkan berbagai kebutuhan dapur. Bumbu, minyak goreng, peralatan memasak, hingga tisu biasanya ditempatkan di sana agar mudah dijangkau ketika sedang menyiapkan makanan.
Kebiasaan tersebut ternyata tidak selalu aman. Paparan panas, uap, kelembapan, bahkan percikan api dari kompor dapat memengaruhi kualitas bahan makanan dan merusak sejumlah barang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kondisi tertentu, benda yang berada terlalu dekat dengan kompor juga dapat meningkatkan risiko kebakaran. Pakar diet terdaftar sekaligus ahli gizi Tracee Yablon Brenner mengatakan bahwa saat menata dapur, terutama area di sekitar kompor, penting mempertimbangkan masa simpan, keamanan, dan kemudahan penggunaan.
|
Baca Juga : Nasi Cepat Basi? Coba 7 Tips Ini agar Tahan Lama
|
Sementara itu, Jonathan Deutsch, chef riset bersertifikat sekaligus profesor seni dan sains kuliner di Drexel University, juga setuju akan hal tersebut.
"Cahaya, panas, dan kelembapan yang terdapat di sekitar kompor dapat mempercepat penurunan kualitas makanan," ujar Jonathan dilansir dari Huffington Post.
Untuk itu, bahan makanan atau perlengkapan yang sering digunakan sebaiknya dibawa mendekati kompor ketika diperlukan, kemudian disimpan kembali di tempat yang lebih sesuai setelah selesai digunakan.Â
Jangan taruh 7 benda ini di samping kompor
Jadi, apa saja benda yang sebaiknya tidak diletakkan di samping kompor? Simak di sini ulasannya.
1. Minyak goreng
Menaruh botol minyak goreng di dekat kompor memang terasa praktis karena bisa langsung digunakan saat memasak. Namun minyak yang berada terlalu dekat dengan sumber panas memiliki risiko keselamatan yang perlu diperhatikan.
Suhu tinggi dapat mempercepat oksidasi minyak sehingga kualitas, rasa, dan nilai gizinya menurun. Botol yang tidak sengaja jatuh juga dapat membuat minyak panas mengenai tungku atau api dan memicu kebakaran.
“Jika botol minyak terlalu dekat dengan api terbuka atau tungku yang panas, minyak dapat terbakar dan menyebabkan kebakaran akibat lemak yang sulit dikendalikan," kata Danielle Gaffen, pakar diet terdaftar.
Untuk menjaga kualitas sekaligus mengurangi risiko, simpan minyak di tempat yang sejuk dan jauh dari sumber panas, misalnya dalam lemari dapur.
2. Kopi
Bagi pencinta kopi, membuat sudut kopi di dapur memang menjadi pilihan yang praktis. Namun pastikan wadah berisi biji kopi atau bubuk kopi tidak berada di dekat kompor karena panas dapat mempercepat penurunan kualitasnya.
Kopi memiliki senyawa aromatik yang berperan dalam menghasilkan aroma dan cita rasa khas. Paparan panas dapat membuat senyawa tersebut lebih cepat rusak sehingga kopi menjadi hambar atau terasa pahit.
Uap dan kelembapan dari aktivitas memasak juga dapat masuk ke wadah yang tidak tertutup rapat dan menyebabkan kopi menggumpal bahkan berpotensi berjamur. Simpan kopi dalam wadah kedap udara dan tidak tembus cahaya di tempat yang sejuk dan gelap.
“Kopi mengandung senyawa aromatik yang mudah menguap dan memberikan rasa serta aroma khas. Senyawa tersebut dapat terurai ketika terkena suhu tinggi," ujar Gaffen.
3. Mangkuk buah
Mangkuk berisi buah sering menjadi penghias meja dapur sekaligus memudahkan anggota keluarga mengambil camilan sehat. Namun jangan menempatkannya terlalu dekat dengan kompor, terutama jika dapur berukuran kecil.
Panas dan uap dari aktivitas memasak dapat membuat buah lebih cepat matang dan akhirnya membusuk. Pisang, jeruk, kiwi, dan berbagai buah lainnya sebaiknya diletakkan di area yang lebih jauh dari sumber panas.
Jika ruang di meja dapur terbatas, mangkuk buah dapat dipindahkan ke meja makan atau area lain yang lebih sejuk.
4. Obat-obatan dan suplemen
Sebagian orang mungkin menyimpan obat atau suplemen di dapur agar mudah diambil. Jika tempat penyimpanannya berada di dekat kompor, sebaiknya segera dipindahkan karena panas dan kelembapan dapat memengaruhi kandungan di dalamnya.
Menurut Gaffen, kondisi panas dapat menyebabkan bahan aktif dalam obat mengalami perubahan sehingga efektivitasnya berpotensi menurun. Hal serupa dapat terjadi pada sejumlah suplemen, termasuk probiotik, minyak ikan, dan vitamin tertentu.
Tempat penyimpanan yang sejuk dan kering biasanya lebih sesuai, tapi tetap ikuti petunjuk pada label produk karena tidak semua obat atau suplemen memiliki aturan penyimpanan yang sama.
5. Peralatan dapur dengan kabel
Pemanggang roti, blender, ketel listrik, atau peralatan dapur lain dengan kabel sebaiknya tidak ditempatkan terlalu dekat dengan kompor. Selain berpotensi terkena cipratan makanan, kabel yang menjuntai juga dapat menyentuh permukaan kompor yang panas.
Kimberly Baker menjelaskan bahwa peralatan dan kabelnya perlu ditempatkan pada area yang memungkinkan penggunaan secara aman. Panas juga dapat membuat perangkat mengalami kerusakan, kepanasan, atau korsleting.
6. Tisu
Tisu dapur merupakan salah satu benda yang hampir selalu dibutuhkan saat memasak. Karena sering digunakan, gulungan tisu terkadang diletakkan begitu saja di sisi kompor agar mudah diambil.
Bahan kertas mudah terbakar. Jika terlalu dekat dengan api terbuka atau permukaan yang sangat panas, tisu dapat tersambar dan memicu kebakaran. Letakkan tisu di rak, laci, atau tempat khusus yang cukup jauh dari kompor agar tetap mudah dijangkau tanpa mengorbankan keamanan.
7. Talenan kayu
Talenan kayu yang disandarkan di dekat kompor juga sebaiknya dipindahkan. Paparan panas dan uap secara berulang dapat membuat kayu mengalami pemuaian dan penyusutan sehingga berisiko melengkung atau retak.
Retakan kecil pada talenan bukan hanya membuat tampilannya kurang baik, tapi juga dapat menjadi celah bagi bakteri untuk berkembang. Selain itu, kayu yang berada terlalu dekat dengan api terbuka memiliki risiko terbakar.
Simpan talenan pada rak khusus, bagian meja yang jauh dari kompor atau dalam lemari. Simpan dalam posisi tegak juga membantu sirkulasi udara dan mengurangi penumpukan kelembapan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Â
(som/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
8 Tips Desain Rumah Minimalis di Lahan Sempit Tak Kuras Bujet
Mom's Life
Tips Miliki Rumah Asri dan Nyaman Meski Lahan Kecil
Mom's Life
Tips Merawat Kompor Agar Tetap Kinclong, Langsung Bersihkan Usai Memasak Bun!
Mom's Life
5 Cara Membersihkan Kompor Gas Berkerak Pakai Bahan Dapur, Manfaatkan Cuka
Mom's Life
Cara Memasak Nasi Liwet di Kompor, Jenis Panci Dipakai Berpengaruh Lho Bun
7 Foto
Mom's Life
Rumah Widi Mulia & Dwi Sasono Ramah Lingkungan, Ini Potretnya Banyak Manfaatkan Barang Bekas
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
7 Rekomendasi Slow Juicer Tanpa Ampas, Cocok untuk Pencinta Jus Segar
7 Rekomendasi Electric Grill untuk BBQ Rumahan, Panggang Jadi Lebih Praktis