HaiBunda

MOM'S LIFE

Tipe Kepribadian yang Konsisten Melakukan Self-Care, Apa Saja Ciri-cirinya?

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Sabtu, 17 Oct 2026 07:55 WIB
Ilustrasi self-care / Foto: Getty Images/Krisada tepkulmanont
Jakarta -

Setiap individu memiliki cara yang berbeda dalam merawat dan memperhatikan dirinya. Ada orang yang memilih self-care atau merawat diri untuk beristirahat, maupun mengelola emosi dan tekanan, Bunda.

Individu yang mampu menjadikan self-care sebagai bagian dari rutinitas biasanya lebih sadar akan emosional dan mental yang sedang dialami. Pasalnya, self-care tak hanya dapat membantu membangun kebiasaan positif, tapi juga bisa menjaga kesejahteraan diri dalam jangka panjang.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Research in Personality mengidentifikasi tipe-tipe orang yang mampu memenuhi kebutuhan psikologis dasar mereka, seperti kebutuhan akan otonomi, kompetensi, dan keterhubungan. Para peneliti University of Zagreb in Croatia ini menemukan bahwa sifat ekstroversi, ketelitian, dan keramahan paling kuat terkait dengan perilaku dan rutinitas self-care, dan bahwa orang yang memiliki sifat-sifat ini cenderung paling memperhatikan kebutuhan dasar mereka.


"Meskipun kebutuhan psikologis dasar merupakan hal universal bagi manusia, terdapat perbedaan individual dalam tingkat pemenuhan kebutuhan tersebut," kata pemimpin studi Martina Pocrnic, dilansir Psychology Today.

Sebenarnya, konsep self-care sudah ada sejak lama. Namun, belum banyak pakar mengungkap tipe kepribadian yang konsisten dalam melakukan hal ini di kehidupan sehari-hari, Bunda.

Tipe kepribadian orang yang konsisten self-care

Melansir dari laman Your Tango, berikut beberapa tipe kepribadian dari orang yang konsisten melakukan self-care dalam kesehariannya:

1. Mereka "mengisi kembali cangkir sebelum kosong"

Saat merawat diri sendiri, kita sama saja seperti "mengisi cangkir sebelum kosong". Semakin Bunda mengisinya, maka semakin penuh cangkir itu, dan semakin berenergi serta termotivasi kita untuk menjalani hari dengan mudah.

Nah, saat cangkir suda mulai meluap, kita bisa memiliki banyak hal untuk diberikan dan tanggung jawab dalam hidup, tanpa harus merasa terkuras atau dimanfaatkan oleh orang lain. Ketahanan kita untuk menghadapi apa pun berada pada titik yang tepat.

2. Mereka menjalani hidup dengan kecepatan yang tepat

Meluangkan waktu untuk merawat diri sendiri, baik secara fisik, emosional, maupun spiritual, secara alami akan membuat hidup melambat. Bahkan jika kita memilih untuk berlari, kita cenderung memperlambat pikiran saat fokus pada langkah.

Mengubah kecepatan dalam menjalani hidup, terutama ketika terjadi suatu peristiwa yang sulit, akan mengubah perspektif dan memungkinkan kita untuk beristirahat dari kekacauan. Bayangkan menjalani hidup dengan kecepatan rendah bisa membuat pikiran kita terbuka akan banyak hal yang baru dan menguntungkan.

3. Mereka melakukan berbagai hal untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Perawatan diri mencakup beberapa hal yang sering kita anggap remeh dan bahkan mungkin tidak kita anggap sebagai perawatan diri sama sekali. Misalnya, merawat diri dengan istirahat yang cukup, tidur nyenyak, atau memberikan nutrisi pada tubuh dengan makanan yang baik agar tubuh dapat terus beraktivitas.

Semua hal tersebut padahal bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan daya tahan terhadap penyakit. Ketika kita mampu bangun setiap pagi dengan perasaan segar, maka cobaan dan kesulitan hidup tampak kurang menakutkan. Hal itu juga akan membangun kekuatan serta stamina untuk melewati sebuah masalah.

4. Mereka menunjukkan belas kasihan kepada diri sendiri

Bersikap baik kepada diri sendiri dalam bentuk apa pun bisa membantu kita merasa lebih berempati terhadap diri sendiri dan orang-orang di sekitar. Setelah kita menyadari manfaat perawatan diri, kita pasti ingin memanjakan diri dengan aktivitas tersebut lebih sering.

Kebiasaan ini akan meningkatkan harga diri dan kepercayaan diri. Misalnya, saat Bunda melangkah keluar rumah mengenakan pakaian-pakaian yang bagus, itu bisa menunjukkan rasa kasih sayang terhadap diri sendiri. Hal tersebut juga dapat menjadi contoh bagi orang lain yang ingin meniru citra diri kita.

5. Mereka menetapkan batasan yang sehat

Orang yang suka self-care biasanya tahu cara menetapkan batasan yang sehat. Self-care memungkinkan orang-orang ini untuk menetapkan batasan yang sehat, sehingga tidak melampaui kemampuan yang dimilikinya.

Memahami apa yang paling penting juga memberi kita dasar untuk membuat pilihan dan keputusan yang lebih baik. Ketika Bunda tahu apa yang harus difokuskan, maka Bunda menjadi lebih efektif dan produktif dalam mengerjakan sesuatu.

6. Mereka merangkul perdamaian dan hal-hal positif

Konsistensi melakukan self-care juga bisa membuat seseorang bisa merangkul perdamaian dan hal-hal positif dalam hidup. Peristiwa-peristiwa kehidupan yang mengguncang hidup biasanya mengharuskan kita untuk mendengarkan semua kebisingan dari sudut pandang yang berbeda.

Bagi orang-orang yang suka self-care, mengubah kekacauan menjadi ketenangan bisa menjadi tantangan. Namun, mereka mau membuka diri untuk menemukan kedamaian dan berpikir lebih positif tentang keadaan di sekitarnya.

7. Mereka berkomitmen untuk membuat hidup mereka lebih baik

Menentukan seberapa besar komitmen untuk merawat diri sendiri adalah langkah pertama yang penting. Mereka yang konsisten melakukan self-care biasanya memiliki komitmen ini karena mau mendapatkan hidup yang lebih baik.

Mengisi kembali energi, memperlambat langkah, merawat tubuh dan kesejahteraan emosional, serta menemukan kedamaian di tengah kekacauan dapat membantu kita mengurangi stres yang dirasakan dari berbagai sisi. Berkomitmen seperti ini mungkin terdengar sederhana, namun tidak mudah. Kita perlu melatihnya agar bisa menjadi kebiasaan yang konsisten, Bunda.

Demikian tipe kepribadian orang yang konsisten melakukan self-care atau merawat diri sendiri. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

3 Warna Favorit Orang dengan EQ Tinggi

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Tipe Kepribadian yang Konsisten Melakukan Self-Care, Apa Saja Ciri-cirinya?

Mom's Life Annisa Karnesyia

Cara Membuat Roti Goreng Empuk dan Mengembang, Anti Gagal Bikin di Rumah

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Tedak Siten Shazza, Anak Bungsu Via Vallen yang Baru Berusia 7 Bulan

Parenting Annisa Karnesyia

Makan Sehari Sekali Bikin Cepat Kurus? Dokter Ungkap Bahayanya

Mom's Life Tiara Jasmine & Fauzan Julian Kurnia

Bosan Bilang 'Terima Kasih'? Ini 10 Kata Pengganti yang Lebih Berkesan

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Kebiasaan Orang IQ Rendah saat Berteman Menurut Ilmu Psikologi

Cara Membuat Roti Goreng Empuk dan Mengembang, Anti Gagal Bikin di Rumah

7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil

Tipe Kepribadian yang Konsisten Melakukan Self-Care, Apa Saja Ciri-cirinya?

Makan Sehari Sekali Bikin Cepat Kurus? Dokter Ungkap Bahayanya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK