HaiBunda

PARENTING

Agar Anak Autisme Nyaman Ikut Ortunya Belanja, Toko Ini Bikin Quiet Hour

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Selasa, 15 Aug 2017 18:18 WIB
Ilustrasi anak dengan autisme/ Foto: thinkstock
Jakarta -
Saat ikut orang tuanya shoping, rangsangan berupa suasana bising dan cahaya terlalu terang bisa bikin anak dengan autisme nggak nyaman. Tapi, sebuah toko punya ide menciptakan sesi khusus nih, Bun supaya anak dengan autisme bisa nyaman ikut orang tuanya belanja.

Ya, toko di Victoria, Coles membuat inisiatif 'Quiet Hour' setiap hari Selasa dari jam 10.30-11.30, sampai akhir Oktober nanti. Selama quiet hour berlangsung, suasana toko dibuat lebih ramah untuk anak dengan autisme. Misalnya, volume lagu yang diputar dipasang di level terendah, lampu diredupkan sampai 50 persen, menghindari pengumuman kecuali dalam keadaan darurat, dan memasang volume scanner di level terendah.

"Kami selalu berupaya memenuhi kebutuhan pelanggan kami yang berebda dengan menciptakan lingkungan belanja untuk mereka. Tak hanya anak dengan autisme, diharapkan remaja juga orang dewasa dengan autisme bisa merasa nyaman dengan adanya quiet hour ini. Ya, walaupun pengunjung lain bisa tetap berbelanja selama quiet hour," kata Peter Sheean dari Coles, dikutip dari Essential Kids.


Baca juga: Kenali Gejala Autisme pada Anak

Apalagi, petugas yang bertugas di sesi quiet hour juga udah ditraining, Bun untuk membantu dan menghandle ketika ada pengunjung dengana autisme yang menemukan kendala. Apa yang dilakukan Coles ini dapat sambutan baik dari masyarakat, terutama dari orang tua dengan anak autisme.

Dalam menerapkan quiet hour, Coles bekerja sama dengan Autism Spectrum Australia (Aspect). Dalam postingan pengumuman quiet hour di laman Facebook Aspect, salah satu netizen bilang senang dengan adanya ide ini karena sang anak bisa diajak berbelanja. Sebab, selama ini dia sering meninggalkan anaknya di rumah saat berbelanja karena si anak nggak nyaman pas diajak berbelanja.

Dikutip dari detikHealth, menurut psikolog anak dan remaja dari RS Mayapada Jakarta Selatan, Adisti F Soegoto MPsi, Psikolog, BFRP, beberapa anak dengan autisme bisa mengalami masalah sensoris misalnya hipersensitivitas. Sentuhan yang menurut kita nggak terasa, bisa jadi buat mereka amat menyakitkan.

Begitu juga paparan cahaya yang menurut kita biasa aja, tapi menurut beberapa anak dengana autisme [] bisa sangat menyilaukan. Soal suara, kadang suara yang menurut kita nggak berisik bisa jadi sesuatu yang bising buat anak.

Hmm, kalau di Indonesia, menurut Bunda perlu nggak ya ada toko yang menerapkan quiet hour kayak gini?

Baca juga: Mengenal Febri Sidjaja, Doktor Bidang Autisme Lulusan Australia

(rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Berat Badan Turun Tanpa Diet, Rigen Rakelna Ungkap Kebiasaan yang Dilakukan

Mom's Life Arina Yulistara

Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak

Mom's Life Amira Salsabila

9 Zodiak Paling Drama, Masalah Kecil Bisa Jadi Panjang

Mom's Life Elia Amaliana

9 Resep MPASI 6 Bulan ke Atas Anti Sembelit, Enak & Praktis Dibuat

Parenting Kinan

150 Nama Bayi Terinspirasi dari Lautan dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak

9 Resep MPASI 6 Bulan ke Atas Anti Sembelit, Enak & Praktis Dibuat

Berat Badan Turun Tanpa Diet, Rigen Rakelna Ungkap Kebiasaan yang Dilakukan

150 Nama Bayi Terinspirasi dari Lautan dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan

9 Zodiak Paling Drama, Masalah Kecil Bisa Jadi Panjang

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK