parenting

Cerita Anak Mariah Carey Hampir Beli Anjing Via Online

Radian Nyi Sukmasari Jumat, 08 Jun 2018 11:55 WIB
Cerita Anak Mariah Carey Hampir Beli Anjing Via Online
Los Angeles - Ketika anak main gadget, bukan nggak mungkin mereka sudah paham dengan sistem belanja online. Kalau orang tua nggak pintar-pintar mengawasi, bisa-bisa anak beli apa aja deh. Seperti yang terjadi pada salah satu anak kembar Mariah Carey, Moroccan Scott Cannon.

Kata Mariah Carey, putranya yang berumur 7 tahun ini memang sudah biasa main iPad dan beberapa kali pernah membeli sesuatu via online di amazon. Nah, suatu hari bocah yang akrab disapa Roc ini sedang bersama ayahnya, Nick Cannon. Saat itulah Roc membeli seekor anjing, Bun.

"Tiba-tiba pihak penjual menghubungi Nick dan bilang kalau pesanan anjingnya udah siap. Nick bingung karena kami memang nggak membeli anjing. Tapi ternyata itu dilakukan Roc. Anjing itu dia beli dan kami harus membatalkan itu," tutur Mariah Carey yang bercerai dengan Nick di tahun 2016, dikutip dari People.


Kata Mariah Carey, mereka udah punya cukup banyak anjing. Roc dan saudara kembarnya, Monroe yang akrab disapa Roe juga sudah punya banyak hewan peliharaan termasuk ikan. Dalam keseharian, Mariah Carey mengaku kalau Roc adalah anak yang mahir gadget. Khusus untuk Roc, pernah suatu ketika dia menghabiskan sampai RP 69 juta untuk membeli sesuatu di amazon.



Dilansir WDEL, penyanyi 48 tahun ini juga berbagi cerita bahwa Roc adalah anak yang agak bossy. Tapi, Mariah Carey bersikeras sifat bossy Roc bukan 'turunan' darinya. Hi-hi-hi. Seperti anak lain, Roc dan Roe kata Mariah punya sifatnya masing-masing.

"Hanya saja Roc agak sedikit bossy. Banyak orang berpikir sifat Roc yang seperti itu berasal dari saya. Jujur, saya nggak seperti itu. Saya berusaha menjadi pribadi yang baik dan nggak bossy lho," ujar Mariah Carey.

Soal anak main gadget, psikolog anak dan remaja Ratih Zulhaqqi menegaskan masing-masing orang tua punya peraturan sendiri. Tapi, yang penting dilakukan adalah tetap mengawasi apa yang dilakukan anak dengan gadget-nya. Kata Ratih, sudah pasti orang tua perlu memantau aplikasi apa yang sering dipakai anak atau situs yang sering dikunjungi anak.

"Orang tua harus punya power dalam mengendalikan anak. Kita harus tegas dalam menerapkan aturan main gadget anak. Kalau anak tanya kenapa temannya boleh melakukan sesuatu dengan gadgetnya tapi dia nggak, kita bilang aja kalau tiap keluarga punya aturan beda dan inilah aturan yang diterapkan di keluarga kita. Ingat, orang tua juga perlu konsisten dalam menerapkan aturan itu ya," tutur Ratih.

(rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi