HaiBunda

PARENTING

Pentingnya Menanyakan Apa Cita-cita Anak

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Sabtu, 04 Aug 2018 08:02 WIB
Ilustrasi ajak bicara anak tentang cita-citanya/ Foto: thinkstock
Jakarta - Seiring bertambah besar anak, akan semakin banyak topik yang kita obrolkan dengan mereka nih, Bun. Nah, Bunda dan Ayah pernah nggak bertanya ke anak apa cita-cita mereka? Soalnya, melontarkan pertanyaan ini ke si kecil penting lho, Bun.

"Bicara dengan anak-anak tentang apa cita-cita mereka, kelak mereka ingin jadi apa saat besar, nggak cuma perlu, tapi penting. Dengan begini, kita bisa membantu anak mempersiapkan mereka untuk kehidupan ke depannya," kata psikolog perilaku dan kognitif Shane Owens.

Dengan anak tahu cita-citanya atau akan jadi apa mereka kelak, setidaknya orang tua udah mengajarkan anak-anak bahwa mereka tinggal di masyarakat yang punya standar dan aturan. Sehingga, untuk mencapai cita-cita anak nggak bisa seenaknya saja karena ada aturan dan norma yang mesti diperhatikan.


Saat membicarakan cita-cita anak, Shane mengingatkan jangan jadi helicopter parents ya, Bun. Artinya, bukan berarti mengulik apa cita-cita anak tujuannya adalah menyetir anak untuk punya cita-cita sesuai kemauan kita. Jangan pula terlalu membebaskan anak alias masa bodo mereka mau punya cita-cita apa, Bun.



"Yang bisa kita lakukan bertanya ke anak dia ingin menjadi apa. Lalu kita dengarkan kemauan anak dan beri arahan. Ingat, cita-cita bukan sesuatu yang saklek dan bisa berubah seiring bertambahnya umur anak," tambah Shane kepada Fatherly.

Sementara itu, psikolog klinis Kate Davis mengingatkan jangan terlalu menekan anak ketika menanyakan cita-citanya, Bun. Ingat, orang tua hanya perlu membantu anak mulai memikirkan tentang cita-cita. Bahkan untuk anak-anak kadang mereka masih bingung dalam menentukan cita-citanya.

Pentingnya Menanyakan Apa Cita-cita Anak/ Foto: dok.HaiBunda


"Tapi, setidaknya dengan membicarakan cita-cita anak bisa mulai memetakan dia akan menjadi siapa dan apa yang perlu dilakukan. Toh di tengah jalan terjadi perubahan, nggak masalah. Yang penting kita tidak memaksakan kehendak pada anak dan bertugas mengarahkan mereka," kata Kate.

Kepada HaiBunda beberapa waktu lalu, psikolog anak dan remaja Ratih Zulhaqqi bilang penting buat orang tua mengenalkan anak berbagai profesi sebelum bertanya apa cita-cita mereka dan apa tugas profesi-profesi tersebut. Kalau cita-citanya dirasa nggak umum itu wajar karena buat balita sesuatu yang dia anggap funny dan menyenangkan bisa jadi seperti itu.

Apalagi di usia balita anak masih dalam taraf pemikiran kognitif konkret operasional. Alhasil, sesuatu yang dilihat sama anak menyenangkan akan dicoba sama mereka.

"Saat anak bicara cita-citanya yang nggak umum, sebaiknya respons kita nggak perlu segitunya. Karena mereka 'I'm just saying'. Kemudian, kalau ditanya nanti besar mau jadi apa, jawaban anak juga dipengaruhi sama pekerjaan orang tuanya yang memang sering mereka lihat," tutur Ratih yang praktik di RaQQi Human Development and Learning Centre ini.

(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru

Kehamilan Amrikh Palupi

Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak

Mom's Life Amira Salsabila

Berat Badan Turun Tanpa Diet, Rigen Rakelna Ungkap Kebiasaan yang Dilakukan

Mom's Life Arina Yulistara

10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya

Parenting Asri Ediyati

9 Zodiak Paling Drama, Masalah Kecil Bisa Jadi Panjang

Mom's Life Elia Amaliana

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Warga RI Usia 17 Tahun Akan Dapat Saldo Rp50 Ribu di Rekening, Ini Alasannya

10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya

Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru

Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak

9 Resep MPASI 6 Bulan ke Atas Anti Sembelit, Enak & Praktis Dibuat

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK