HaiBunda

PARENTING

Momen Haru, Polisi Beri Pelukan Hangat Anak Korban Tsunami Banten

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Minggu, 30 Dec 2018 10:10 WIB
Momen Haru, Polisi Beri Pelukan Hangat Anak Korban Tsunami Banten/ Foto: Twitter
Jakarta -
Momen mengharukan tertangkap kamera, di pengungsian korban tsunami yang melanda Banten pekan lalu. Terlihat anak kecil bernama Adit, yang kehilangan orang tuanya saat kejadian tersebut. Dalam diam, dia tak mampu berkata-kata. Hanya tangis yang tak kuasa tumpah saat mengetahui orang tuanya menjadi korban keganasan tsunami.
Melihat Adit menangis sesunggukan, seorang personil Polri yang bertugas di lokasi pengungsian menghampirinya. Dia langsung memberikan pelukan hangat untuk menenangkan Adit.
Adit berhasil selamat dari tsunami, karena saat itu ia berada di luar kota. Ia mengikuti kompetisi sepak bola U-13 di Lampung. Aksi polisi yang memeluk Adit tersebut terekam dalam sebuah video, yang kemudian dibagikan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.
Dalam video, Adit dipeluk dan dihibur dengan polisi. Adit diminta untuk semangat dan menelepon jika suatu saat pergi ke daerah tempat tinggal sang polisi.
"Panggilnya Papi aja ya. Rumah Papi kan di Karang, kalau Adit ke Karang nanti telepon. Kalau Papi lagi nggak tugas, ketemu sama Adit. Semangat dong ya? Bisa semangat kan? Apalagi back (posisi Adit di tim sepakbola)" kata personil Polri di video.

Sang polisi juga meminta Adit untuk tidak terus-menerus melamun, meratapi kepergian orang tuanya. Adit diminta untuk mengirim banyak doa untuk ayah dan bundanya.
"Jadi jangan bingung, tadi Papi ke sini lihat Adit melamun aja. Jangan gampang melamun ya Nak, semangat ya. Banyak doa, doa terus kirim-kirim doa buat ibunya, bapaknya," ujar polisi.
Adit memiliki dua orang adik, namun hingga kini belum diketahui kondisinya, Bun. Semangat ya, Adit!
Pelukan bisa memberikan sejumlah manfaat untuk anak. Menurut psikolog anak dan remaja, Ratih Zulhaqqi, pelukan dan ciuman masih bisa menjadi aktivitas memanjakan yang disenangi anak, jika memang dilakukan di waktu dan tempat yang tepat.
"Misalnya saja saat anak sedih, orang tua bisa menghibur sembari memeluknya untuk memberikan rasa nyaman. Atau jika anak mendapat prestasi bagus, ciuman sayang bisa tetap dilayangkan ke kening dan pipinya," kata Ratih dikutip dari detikcom.




(aci/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian

Parenting Annisa Karnesyia

Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO

Mom's Life Amira Salsabila

Cara Membuat Bola Ubi Kopong Anti Gagal, Renyah di Luar Lembut di Dalam

Mom's Life Amira Salsabila

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian

Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO

Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah

Cara Membuat Bola Ubi Kopong Anti Gagal, Renyah di Luar Lembut di Dalam

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK