parenting

Kerinduan Ayah pada Vanessa Angel, Ingin Memeluk Saat Bertemu

Asri Ediyati Sabtu, 26 Jan 2019 19:04 WIB
Kerinduan Ayah pada Vanessa Angel, Ingin Memeluk Saat Bertemu caption
Jakarta - Raut kekecewaan jelas tergambar di wajah Doddy Sudrajat. Ayah Vanessa Angel ini, akhirnya angkat bicara terkait pernyataan anaknya yang mengatakan tak mendapat dukungan dari keluarganya.

Belum lama ini, Doddy mengungkap jika Vanessa memutuskan pisah rumah sejak 7 tahun terakhir. Terkait hal itu, Doddy beralasan jika kepergian Vanessa karena tak cocok tinggal serumah dengannya.

Diceritakan Doddy, dia dan Vanessa memiliki kebiasaan yang berbeda. Doddy adalah orang yang disiplin, sifat kerasnya semata-mata untuk kebaikan Vanessa.


"Saya berbeda dengan Vanesa, saya orangnya rapi, disiplin, teratur, bersih. Vanesa sebaliknya, bayangkan di rumah itu kayak apa, jadi saya memang sering berantem karena saya disiplin. Hal-hal seperti itu yang sepertinya membuat dia nggak nyaman, tapi kan saya sebagai orang tua itulah saya untuk kebaikan dia. Dia nggak disiplin, saya bikin disiplin, saya atur," kata Doddy dikutip dalam video Insertlive.

Setelah putrinya pergi dari rumah, Doddy selalu mengutarakan keinginannya untuk bertemu langsung dengan Vanessa. Ia juga tak ingin berkata hal negatif apa pun untuk putrinya.

Kerinduan Ayah Pada Vanessa Angel, Ingin Peluk dan Cium Saat BertemuKerinduan Ayah Pada Vanessa Angel, Ingin Peluk dan Cium Saat Bertemu/ Foto: Instagram
"Saya datang untuk mendukung, saya ingin peluk dan mencium Vanessa. Saya nggak mungkin berkata hal apa pun dalam kondisi dia stres dan depresi. Saya kasih pilihan kamu mau pulang ke rumah atau Jane (Jane Shalimar)? Tapi dia nggak mau sebut kata Jane, dia belum ketemu sama siapapun bahkan sama ayahnya. Saya kecewa, tapi saya memahami dia dalam kondisi stres dan depresi," lanjut Doddy.

Vanessa akhirnya memilih pergi bersama Jane. Meski sudah tak serumah, Doddy mengaku masih sering berkomunikasi. Ia seringkali bertanya pada Jane Shalimar kapan bisa bertemu putrinya. Namun, semenjak terseret kasus, Vanessa belum mau ditemui.

"Vanessa bilang tidak mendapat dukungan keluarga, bisa dilihat tadi betapa saya support dia. Bahkan sesudah terseret kasus, saya tetap mendukung dia. Satu yang saya sesalkan begitu dia ditangkap, saya kecewa dia nggak bilang. Saya malah tahu dari Jane. Begitu dengar kabar itu saya langsung lemas, sebagai orang tua saya punya insting," tutup Doddy.

Nggak bisa disangkal lagi kalau peran ayah begitu penting bagi seorang anak perempuan. Menurut terapis perkawinan dan keluarga Gary Brown, PhD, untuk anak perempuan, peran ayah yang terlibat dalam pengasuhannya punya manfaat tersendiri. Di antaranya membentuk ikatan yang kuat dengan anak dan membantu anak mengenali sumber pengasuhan, keamanan, perlindungan, penghormatan, sama dukungan yang konsisten, Bun.

"Hal-hal tersebut ketika didapat anak perempuan bermanfaat ketika dia menjelajahi dunia dan berinteraksi orang lain. Ya, walaupun di masa-masa sekolah, umumnya peran ayah secara fisik, psikologi, dan sosial lebih penting buat anak-anak," kata Brown, dikutip dari Redbook.

Berdasarkan penelitian Brown, anak perempuan yang punya hubungan hangat sama ayahnya, cenderung lebih mampu mengendalikan stres, nggak rentan depresi dan mengalami kecemasan, terus lebih mampu mengutarakan perasaannya. Nggak cuma itu, studi lain menunjukkan kalau ayah terlibat dalam pengasuhan anak perempuan, kehidupan si anak nantinya lebih baik, begitu juga dengan kesehatan fisiknya.

Nah, masuk masa puber, kata Brown anak perempuan lebih butuh ayahnya. Terutama kalau udah terkait sama hal-hal sensitif misalnya hubungan percintaan atau tipe laki-laki si anak. Untuk itu, Brown menekankan agar ayah selalu menjalin hubungan yang dekat dan hangat sama anak-anaknya.

(aci/rap)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi