HaiBunda

PARENTING

Belum Bisa Bicara Sesuai Usia, Waspada Anak Berisiko Tuli

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Kamis, 28 Feb 2019 10:02 WIB
Belum Bisa Bicara Sesuai Usia, Waspada Anak Berisiko Tuli /Foto: istock
Jakarta - Pernah mendapati anak usia satu bahkan dua tahun belum bisa mengucapkan sepatah kata pun? Dikhawatirkan anak mengalami tuli kongenital, Bun. Simak ya penjelasan pakar berikut ini.

Menurut dr.Hably Warganegara, Sp.THT-KL, dari RS Pondok Indah (RSPI), tuli kongenital merupakan tuli berat bahkan sangat berat, yang dialami sejak lahir. Salah satu gejalanya adalah anak belum bisa bicara sesuai usianya.


"Anak itu belum bisa bicara sesuai usianya. Nah, kelemahan kita adalah menunggu, sampai anak itu usia satu atau dua tahun, baru sadar kok enggak bisa ngomong ya, baru dibawa ke dokter, nah terlambat," tutur Hably, dalam media diskusi RSPI bertajuk 'Gangguan Pendengaran Pada Anak' di Menteng, Jakarta, Rabu (27/2/2019).


Hably menambahkan, bukan berarti semua anak telat bicara karena dia tuli, Bun. Ia menuturkan, ada tiga kemungkinan penyebab anak telat bicara, yaitu karena gangguan THT, masalah psikologi, dan gangguan sentral dari otaknya. Namun, dia memastikan bahwa 25 persen penyebabnya itu di THT.

"25 persen gara-gara saraf pendengarannya turun. Kalau sudah berat, itu enggak bisa sembuh, harus dibantu pakai alat bantu dengar atau dioperasi. Anak itu tidak akan ngomong kalau tidak bisa mendengar," jelas Hably.

Faktor risiko tuli kongenital pun beragam. Hably menyebutkan, sebagian besar faktornya terbagi tiga, yakni riwayat kehamilan, kelahiran, dan setelah kelahiran. Riwayat kelahiran biasanya karena riwayat keluarga dengan gangguan pendengaran bawaan.

"Riwayat kehamilan biasanya yang lagi dikampanyekan itu kena virus rubela waktu hamil, badan ibunya demam, ada bintik-bintik merah di sekujur tubuh. Itu kemungkinan besar anaknya mengalami gangguan di organ pendengarannya, bahkan jantung dan matanya," terang Hably.

Riwayat setelah kelahiran seperti lahir tidak langsung menangis, bayi dirawat di NICU (neonatal intensive care unit), atau masuknya antibiotik yang menyebabkan saraf turun. Bisa juga karena lahir prematur serta berat lahir rendah.

Dampak dari tuli kongenital antara lain, anak mengalami gangguan perkembangan kognitif, psikologi, dan sosial. Gangguan ini seperti proses bicara terhambat, perkembangan kemampuan berbahasa yang lambat, tak bisa komunikasi dengan baik, gangguan proses belajar dan perkembangan kepandaian.

"Yang pada akhirnya menjadi SDM (sumber daya manusia) yang rendah, tidak mandiri, tidak mampu bersosialisasi, beban keluarga, masyarakat, dan negara," kata Hably.

Nah, ada cara sederhana untuk mendeteksi tuli kongenital untuk anak umur 0 - 1 bulan, yakni dengan refleks moro. "Refleks moro itu kalau dia dengar suara kencang, biasanya dia kaget. Jadi dengarkan aja suara kencang, suara klakson mobil, suara pintu ditutup, atau tepuk tangan aja di belakang dia, itu nanti dia ada refleks kagetnya," terang Hably.


Kemudian, lanjut Hably, bayi mengejapkan mata cepat, mengerutkan wajah, berhenti menyusu atau mengisap lebih cepat, bernapas lebih cepat, dan ritme jantung bertambah cepat. Jika bayi Bunda menunjukkan gejala demikian, Hably menyarankan untuk segera dibawa ke dokter agar cepat ditangani. (yun)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Zodiak Paling Sederhana Meski Punya Banyak Kelebihan

Mom's Life Amira Salsabila

Riset Sebut Kehamilan Kedua Bisa Bikin Ibu Punya Kemampuan Khusus dalam Mengasuh

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

20 Lagu Pengantar Tidur Bayi Terbaik dan Liriknya, Bantu Si Kecil Terlelap

Parenting Nadhifa Fitrina

Ciri Kepribadian Orang yang Cepat Lelah saat Bersosialisasi Menurut Psikolog

Mom's Life Annisa Karnesyia

Alyssa Daguise Simpan Kolostrum di Spuit Kecil, Memang Sepenting Itu?

Menyusui Angella Delvie & Muhammad Prima Fadhillah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

10 Cara Menjadi Content Creator Pemula, dari Hobi Jadi Penghasilan

20 Lagu Pengantar Tidur Bayi Terbaik dan Liriknya, Bantu Si Kecil Terlelap

Riset Sebut Kehamilan Kedua Bisa Bikin Ibu Punya Kemampuan Khusus dalam Mengasuh

5 Zodiak Paling Sederhana Meski Punya Banyak Kelebihan

30 Soal Pengolahan Data Kelas 5 SD dan Kunci Jawabannya Lengkap

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK