HaiBunda

PARENTING

Shahnaz Haque & Gilang Ramadhan Ingin Anak Keluar dari Zona Nyaman

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Jumat, 26 Jul 2019 14:00 WIB
Shahnaz Haque & Gilang Ramadhan Ingin Anak Keluar dari Zona Nyaman/ Foto: Instagram
Jakarta - Punya anak perempuan, bukan berarti lebih dimanjakan daripada anak laki-laki. Hal tersebut berlaku bagi keluarga Shahnaz Haque dan Gilang Ramadhan yang tak ingin anaknya manja dan bergantung pada orang tuanya. Shahnaz dan Gilang ingin ketiga anak perempuannya keluar dari zona nyaman.

Shahnaz pun pernah menegaskan pada ketiga anaknya, kalau ia bertanggung jawab membiayai kuliah hanya sampai sarjana strata I. Namun, ketiga anaknya dibebaskan memilih program diploma atau sarjana.

"Saya bilang ke Pru, Char, Mieke, bapak ibu cuma bertanggung jawab dana kuliah hanya sampai sarjana strata I. Kalau kalian sekolah sampai diploma, kalian siap kerja. Kalau kalian sarjana strata I maka kalian harus menjadi peneliti dan membagikan ilmu itu ke masyarakat. Dana ibu dan bapak sampai situ saja," ujar Shahnaz Haque kepada HaiBunda.


Shahnaz memberi tantangan, jika lanjut master atau ambil gelar doktoral maka ketiga anaknya perlu pintar. Hal tersebut karena tergantung beasiswa yang didapat.

"Bahaya kalau tahu Bapak Ibunya mampu, nanti dia enggak akan keluar dari comfort zone-nya, terlalu nyaman, gedenya cari suami kaya. Itu bisa memenuhi kebutuhannya dan buat saya, itu (kekayaan) tidak selalu membuat bahagia. 'Kamu menikah kamu yakin pasanganmu cerdas, kaya itu dari orang tuanya.'" kata Shahnaz.
Shahnaz Haque dan keluarga/ Foto: Istimewa
Di kesempatan yang sama Gilang Ramadhan juga bercerita kalau ia seringkali mengunjungi anak sulungnya, Pruistin Aisha yang bersekolah di Kanada. Gilang sering bertemu Pru di Kanada karena sekaligus menjalankan proyek dan pekerjaannya. Tiap bertemu, Gilang pun selalu memberikan nasihat pada anaknya.

"Tiap bertemu saya juga nasihati anak saya. Saya kan pernah tinggal di luar negeri, tapi anak saya lebih mahir (mengurus hidup) karena masih umur 15 tahun dan tinggal sendiri. Saya bilang, enggak semudah itu sekolah di luar negeri, harus memanfaatkan waktu. Hari demi hari, jam demi jam, detik demi detik. Kalau anak suka lengah, saya sering memberikan nasihat, kadang juga sampai berantem," tutur Gilang Ramadhan.

Shahnaz Haque dan Gilang Ramadhan juga mengutarakan kekhawatirannya pada Pru yang bersekolah di Kanada. Apa saja kekhawatirannya? Saksikan lebih lengkap di tayangan berikut, Bun.

(aci/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Orang yang Memendam Emosi & Amarah, Kerap Ucapkan 9 Kalimat Ini

Mom's Life Annisa Karnesyia

Orang Tua di Negara Ini Disebut Paling Tidak Bahagia, Begini Alasannya...

Parenting Annisa Karnesyia

Perjuangkan Tiket Kereta Gratis untuk Balita, Warga Gugat UU Perkeretaapian

Parenting Pritadanes

McDonald's Indonesia Bagikan Lebih dari 135.000 Porsi Sarapan Gratis untuk Keluarga

Mom's Life Tim HaiBunda

Kenali Tanda Orang yang Belum Dewasa Secara Emosional Lewat Sikap Sehari-hari

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Orang yang Memendam Emosi & Amarah, Kerap Ucapkan 9 Kalimat Ini

Orang Tua di Negara Ini Disebut Paling Tidak Bahagia, Begini Alasannya...

Perjuangkan Tiket Kereta Gratis untuk Balita, Warga Gugat UU Perkeretaapian

McDonald's Indonesia Bagikan Lebih dari 135.000 Porsi Sarapan Gratis untuk Keluarga

Potret Andy /rif Bersama Kedua Anak yang Tinggi Menjulang, Tuai Beragam Komen Kocak

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK