HaiBunda

PARENTING

Saran Psikolog agar Orang Tua Tak Memperlakukan Anak Berbeda Seperti KD

Siti Hafadzoh   |   HaiBunda

Sabtu, 27 Jun 2020 18:18 WIB
Saran Psikolog agar Orang Tua Tak Memperlakukan Anak Berbeda Seperti KD/ Foto: dok. Instagram @krisdayantilemos
Jakarta -

Krisdayanti dinilai memberikan perhatian yang berbeda antara Aurel Hermansyah dan Amora. KD sangat jarang meluangkan waktu dengan Aurel dan Azriel.

Di perayaan ulang tahun Aurel misalnya, Krisdayanti tampak tidak hadir dalam acara tersebut. Begitu juga di ulang tahun Azriel, pelantun Menghitung Hari ini pun absen untuk hadir.

Namun, pada September 2018 justru Krisdayanti mengadakan pesta ulang tahun mewah untuk Amora. Aurel dan Azriel gantian tidak hadir di acara ulang tahun adiknya itu.


Perbedaan perhatian seperti ini lah yang sering membuat anak merasa orang tuanya pilih kasih lho, Bunda. Hal ini bukan hanya dialami oleh Krisdayanti. Tapi, pilih kasih adalah masalah klasik yang sering dialami oleh orang tua dan anak.

"Ini adalah typical classic problem yang sering saya temui pada saat seminar. Baru saja kemarin saya seminar dan ini baru selesai menjawab pertanyaan tentang bagaimana memberikan perhatian secara adil," kata psikolog Elizabeth Santosa ketika dihubungi HaiBunda pada (26/6/2020).

Supaya anak tidak merasa orang tuanya pilih kasih, Bunda harus membuat masing-masing dari mereka merasa spesial. Caranya adalah memberikan masing-masing anak perhatian yang sama.

"Enggak boleh pilih kasih. Dalam artian gini, mungkin yang kecil lebih butuh. Ya, yang kecil lebih sering. Tapi, bersama dengan anak-anak yang lebih besar, kita tetap harus memberikan masing-masing waktu," kata psikolog yang akrab disapa Lizzie ini.

Menurutnya, orang tua harus meluangkan waktu berdua saja dengan masing-masing anak. Misalnya, seminggu sekali atau dua minggu sekali pergi berdua dengan anak.

Bunda bisa melakukan kegiatan apapun, mulai dari belanja atau sekadar masak bersama. Penting untuk diingat, tidak peduli seberapa lama menghabiskan waktu berdua, yang penting adalah dilakukan secara reguler.

"Jadi, setiap anak merasa dirinya istimewa. Apalagi kalau sudah dewasa," jelas Lizzie.

Ketika anak sejak kecil sudah merasa dirinya spesial, ketika besar ia akan merasa dicintai. Berbeda dengan anak yang sejak kecil merasa ia tidak diperhatikan oleh orang tuanya, mengobatinya pun akan sulit, Bunda.

Apalagi kalau anak sudah beranjak besar. Akan sulit bagi orang tua untuk mengajaknya bicara karena obrolannya sudah tidak lagi nyambung.

Namun, bukan berarti masalah ini tidak bisa diselesaikan ya. Selama Bunda berusaha agar anak merasa spesial dan melakukannya secara konsisten, masalah ini bisa kok diselesaikan.

Lihat juga pesan bijak Lenna Tan untuk orang yang ingin menikah muda berikut ini.

(sih/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional

Mom's Life Amira Salsabila

Irish Bella Gambarkan Realitas Hamil Anak Ketiga di Trimester 1, Excited tapi...

Kehamilan Amrikh Palupi

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya

Menyusui Annisa Aulia Rahim

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

35 Pantun Penutup Acara Lengkap dari Kegiatan Resmi, Lamaran, Perpisahan hingga Lucu

Irish Bella Gambarkan Realitas Hamil Anak Ketiga di Trimester 1, Excited tapi...

5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok

Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional

Bangga! Potret Hengky Kurniawan & Sonya Fatmala Dampingi Sang Putra Menang Lomba Matematika

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK