PARENTING
4 Cara Merawat Bayi yang Mengalami Mengi atau Napas Berbunyi
Melly Febrida | HaiBunda
Sabtu, 05 Sep 2020 14:01 WIBSaat bayi batuk, napasnya jadi berbunyi entah itu grok-grok atau seperti bunyi siulan. Kalau seperti siulan orang lebih mengenalnya dengan mengi. Suara ini sering dikaitkan dengan asma, namun penyebab bayi mengeluarkan suara mengi bisa macam-macam. Perawatannya juga tergantung dari penyebabnya.
Berbeda dengan napas grok-grok. Menurut dr Meta Hanandita, SpA, dinding saluran pernapasan akan menghasilkan lendir yang bermanfaat menangkap zat asing dari udara yang dihirup anak. Namun efeknya, akan menimbulkan gangguan napas pada anak, karena lendir terbawa ke tenggorokan, lalu ditelan.
Baca Juga : 9 Cara Mengatasi Napas Grok-grok pada Bayi |
"Kalau jumlahnya banyak, refleks batuk akan terangsang. Nah, pada bayi yang baru lahir, mekanisme ini belum sempurna sehingga tersisa lendir dalam saluran napasnya. Bunyi grok-grok berasal dari suara udara napas yang melewati si lendir," terangnya.
Sementara itu, Melanie Santos, dokter bersertifikat yang berspesialisasi dalam Urogynecology, mengatakan bahwa untuk mengi tidak sama dengan napas berat. Sesekali mendengus atau mendesah atau bahkan grok-grok juga tidak sama dengan mengi.
Menurutnya, banyak hal yang dapat membuat napas bayi terdengar mengalami mengi, namun seringkali sulit untuk membedakan mengi yang sebenarnya tanpa stetoskop.
"Suara seperti peluit yang konsisten, atau napas apa pun yang disertai dengan suara gemerincing, menjadi alasan untuk memperhatikan dengan cermat dan melihat apakah terjadi sesuatu yang lain," kata Santos dikutip dari Health Line.
Salah satu penyebab bayi mengi, kata Santos, adalah alergi. Alergi dapat menyebabkan tubuh bayi mengeluarkan lebih banyak dahak. Karena bayi tidak dapat mengeluarkan ingus atau membersihkan tenggorokannya, dahak ini tetap berada di saluran hidungnya yang sempit.
"Jika bayi terpapar polutan udara atau mencoba makanan baru, alergi mungkin menjadi penyebabnya mengeluarkan suara mengi. Mengi mungkin tidak terjadi jika dahak hanya ada di hidung atau tenggorokan dan bukan di paru-paru. Selain itu, alergi jarang terjadi pada bayi yang berusia kurang dari satu tahun," katanya.
Kalau bayi Bunda baru pertama kalinya mengalami mengi, kata Santos, dokter mungkin mengizinkan Bunda untuk mencoba mengobati gejalanya di rumah sebelum meresepkan obat. Bunda bisa mencoba pengobatan rumahan berikut ini:
1. Humidifier
Santos bilang humidifier membuat udara menjadi lembap. Menghidrasi udara akan membantu mengendurkan hidung tersumbat yang menyebabkan bayi mengalami mengi.
2. Hidrasi
Apabila bayi mengalami mengi karena infeksi, Santos menyarankan pentingnya menjaga bayi tetap terhidrasi.
"Pastikan Anda memberi bayi banyak cairan. Hidrasi akan membantu mengencerkan lendir dan membersihkan saluran hidung," kata Santos.
3. Nebulizer
Dokter mungkin menyarankan Bunda menguap si Kecil dengan air garam menggunakan nebulizer. Terkadang juga menggunakan obat seperti albuterol yang dicampur dengan air garam, untuk membuka saluran udara.
"Albuterol sebagian besar membantu mengi yang disebabkan oleh asma. Kemungkinan tidak akan mengurangi mengi karena penyebab lain," jelas Santos.
4. Aspirator hidung
Jika hidung si kecil mengeluarkan lendir, Bunda bisa membantu mengeluarkannya dengan bantuan aspirator hidung atau penyedot ingus. Saluran hidung dan napas bayi sedang berkembang ke paru-paru, jadi harus dilakukan secara perlahan-lahan ya, Bunda.
Selain perawatan di atas, belum banyak obat flu atau batuk yang bisa diberikan dengan aman untuk bayi. Kalau Bunda memberikan asetaminofen atau obat lain untuk meredakan demam bayi, tidak akan membantu batuk atau mengi.
Yang terpenting, ketika bayi mengi jangan memberikan madu untuk meredakan suaranya. Bayi berisiko terkena botulisme.
Bunda, simak penjelasan dokter mengenai anti-biotik untuk batuk pilek dalam video berikut:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
6 Cara Merawat Gigi Bayi 6-12 Bulan, Bunda Perlu Tahu
9 Cara Mengatasi Napas Grok-grok pada Bayi
Napas Bayi Grok-Grok, Kapan Bunda Harus Khawatir?
Pijat Sederhana untuk Bantu Atasi Napas Grok-Grok pada Bayi
TERPOPULER
Ini Dia Negara Paling Jujur dan Paling Tidak Jujur di Dunia, Indonesia Masuk Mana?
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?
4 Kode Warna dan Abjad Nutri-Level di Produk Pangan Olahan
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Merek Bantal Anti Peyang, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil!
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kartu Ucapan Kelahiran Aesthetic untuk Bayi Perempuan & Laki-laki
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kasur Lantai Lipat Terbaik, Ada yang Orthopedic
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Cuaca Panas Bikin Rambut Cepat Lepek? Ini 7 Produk Perawatan Rambut yang Wajib Dicoba
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Outfit Hijab untuk Ibu Hamil, Nyaman Dipakai dan Tetap Stylish
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa
Bayi Minum ASI Banyak Hari Ini tapi Besok Sedikit, Normalkah?
5 Potret Andy /rif Bersama Kedua Putranya, Beda Postur Tubuh Ayah-Anak Jadi Sorotan
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Ke Banda Aceh, Lebih Enak Nginap di Pusat Kota atau Dataran Tinggi yang Lebih Adem?
-
Beautynesia
7 Kebiasaan yang Bisa Memicu Kulit Wajah Breakout
-
Female Daily
VIDA Spa Hadirkan Swissline Professional dan IV Vitamin Therapy untuk Pengalaman Wellness yang Lebih Holistik
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Potret Pernikahan Mewah Gadis Tercantik di Dunia, Menawan dengan Gaun Miu Miu
-
Mommies Daily
12 Rekomendasi Bra Menyusui yang Nyaman, Seamless hingga Big Size