PARENTING
Lulusan SMK Dilatih Jadi Pendamping Lansia untuk Bekerja di Jepang
Advertorial | HaiBunda
Jumat, 18 Sep 2020 16:27 WIBBerbagai upaya dilakukan Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kemendikbud untuk meningkatkan penyerapan kerja lulusannya. Upaya tersebut di antaranya diwujudkan dengan menyiapkan tenaga caregiver (pendamping lansia) untuk bekerja di Jepang.
Untuk mematangkan persiapan calon caregiver dari SMK, Direktorat SMK dan BP2MI menggelar pelatihan kerja caregiver untuk para lulusan SMK, Rabu (15/9) lalu. Kegiatan yang berlangsung melalui video conference ini dihadiri Direktorat SMK, BP2MI, dan para calon tenaga kerja caregiver ke Jepang.
Terdapat 10 SMK yang mengirimkan delegasi calon caregiver, antara lain SMKN 8 Semarang, SMKN 2 Malang, SMK Citra Medika Sragen, SMKN 28 Jakarta, SMK Annisa 3 Bogor, SMK Taruna Terpadu 1 Bogor, SMK Muhammadiyah 3 Metro, SMK Sari Farma Depok, SMK Kesehatan Citra Semesta Indonesia Kulon Progo, dan SMKS Plus NU Sidoarjo.
Para peserta pelatihan yang merupakan alumni SMK lulusan tahun 2020 dar bidang keahlian kesehatan, dibekali materi Bahasa dan Budaya Jepang, serta kompetensi caregiver. Beberapa lembaga pelatihan dilibatkan dalam pelatihan tersebut, antara lain Koba Mirai Japan.
Setelah mengikuti pelatihan, para peserta mendapatkan dua sertifikat sekaligus, yakni Sertifikat Bahasa Jepang setingkat N4 dan Sertifikat Kompetensi Teknis Caregiver/Careworker dari Prometric. Kedua sertifikat itu merupakan syarat utama untuk bekerja di Jepang.
Melalui pesan tertulisnya, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto yang mempunyai pengalaman bekerja 3,5 tahun di Jepang menyampaikan, Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan mengalami penurunan jumlah angkatan kerja. Hal itu membuka peluang bagi lulusan SMK yang ingin bekerja di luar negeri. Tidak hanya dalam bidang Caregiver, tetapi juga bidang-bidang pekerjaan lainnya.
"ketimpangan jumlah angkatan kerja dengan pensiunan di Jepang dan negara lainnya dapat menjadi peluang meraup devisa luar negeri melalui penciptaan tenaga kerja internasional yang terampil, kompeten, unggul dan berkarakter," ujar Wikan.
Direktur Sekolah Menengah Kejuruan M Bakrun menegaskan program pelatihan tenaga kerja SMK ke Jepang ini dibuat melalui bantuan program retooling (penguatan) SMK dan program Center of Excellence. Program ini diprioritaskan untuk lulusan SMK Kesehatan (kompetensi keahlian perawat kesehatan, keperawatan social, dan pekerja sosial) tahun 2020, sebab akhir tahun pembelajaran mereka terkendala pandemi COVID-19, sehingga baik pembelajaran maupun pengujiannya tidak dapat berjalan lancar.
Sebelum mengikuti pelatihan, para peserta telah dibekali kemampuan Bahasa Jepang setara N5 dari sekolah masing-masing. Kemampuan bahasa tersebut akan ditingkatkan untuk memperoleh sertifikat kemampuan bahasa selevel JLPT N4 atau JFT Basic A2 dari Japan Foundation. Mereka juga akan mengantongi sertifikat Skill Exam Careworker dari Prometric yang akan ditempuh melalui pelatihan selama 4 sampai 6 bulan
"Seperti diketahui berbagai pihak, bahwa pandemi menyebabkan banyak PHK, namun tenaga caregiver justru banyak dibutuhkan, karena banyak lansia tidak dimungkinkan bepergian dan membutuhkan pendamping untuk aktivitasnya," ujar Deputi Penempatan dan Perlindungan Kawasan Amerika Dan Pasifik BP2MI Dwi Anto.
"Terlebih lagi Jepang, sebagai negara yang berpenduduk mayoritas lansia mempunyai kebutuhan sebanyak 60.000 selama 5 tahun dan demand tahun 2020 sebanyak 1.200, untuk tenaga Caregiver melalui visa kerja dengan penghasilan yang menggiurkan," lanjutnya.
Direktorat SMK dan BP2MI telah sepakat untuk terus meningkatkan kolaborasi agar kebekerjaan lulusan SMK semakin meningkat. Bakrun berharap pada masa mendatang siswa SMK dapat dijajaki minatnya untuk bekerja di dalam atau di luar negeri.
(ads)TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
10 Foto Bayi Artis yang Viral karena Kelucuan Mereka
Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan Bisa Kena Pajak, Kok Bisa?
Cairan Keluar dari Organ Intim saat Hamil, Kapan Harus ke Dokter?
Kisah Pilu Ibu Hamil 7 Bulan Meninggal usai Alami Kontraksi & Jalan Kaki akibat Jalanan Rusak
REKOMENDASI PRODUK
7 Alat Pel Lantai yang Bagus dari Putar, Tanpa Bilas & Otomatis
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Hair Tonic Bantu Atasi Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Lap Microfiber Terbaik untuk Membersihkan Rumah, Motor, dan Mobil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci Set yang Bagus dan Berkualitas Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Buku Tulis Sekolah Anak yang Bagus dan Tidak Mudah Rusak
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Seseorang Punya EQ Rendah Dilihat dari Kebiasaan Sehari-hari
Cairan Keluar dari Organ Intim saat Hamil, Kapan Harus ke Dokter?
10 Foto Bayi Artis yang Viral karena Kelucuan Mereka
Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan Bisa Kena Pajak, Kok Bisa?
7 Makanan Tinggi Zat Besi untuk Anak, Hati hingga Buah Kering
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Story: Nicky Tirta dan Nindy Ayunda Bongkar Isi Tas dan Barang Bawaan
-
Beautynesia
5 Kualitas Perempuan yang Bikin Pria Sulit Move On
-
Female Daily
Tindik Nyaman Tanpa Takut: Inverness & Needle Piercing di Tindik
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Foto: Zendaya Pakai Gaun Vintage Armani Jaring Laba-laba di Premier Spider-Man
-
Mommies Daily
Tempat Staycation dengan Aktivitas Outdoor untuk Anak dan Remaja