kehamilan
Gracia Indri Ungkap Berat Badan Naik Hampir 100 Kg saat Hamil Anak Kedua
HaiBunda
Minggu, 03 May 2026 14:20 WIB
Gracia Indri melahirkan anak keduanya, Maxim Daniël Slijpen, pada 13 Februari 2026. Tak seperti anak pertamanya, Gracia Indri sempat menyembunyikan kehamilan keduanya dari publik, Bunda.
Baru-baru ini, Gracia Indri baru buka suara soal perjalanan kehamilan keduanya ke publik. Perempuan 36 tahun ini mengungkap soal perubahan berat badannya saat mengandung anak kedua.
Melalui unggahan di Instagram, Gracia Indri menceritakan soal berat badannya yang naik hampir 100 kilogram (kg) di kehamilan kedua. Kakak artis Gisela Cindy ini juga mengalami selulit saat hamil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di hamil ke-2 ini berat badan gue hampir menyentuh angka 100 kg. Ditambah saat hamil, gue sengaja pulang ke Indonesia karena gue mau makan segala yang gue pengin," katanya, dikutip dari akun @graciaz14.
"Di hamil ke-2 ini, selulit gue tuh banyak banget dan juga timbul-timbul. Sudah gitu mommy pouch (perut buncit usai melahirkan) gue tuh gede," sambungnya.
Kenaikan berat badan saat hamil
Kenaikan berat badan saat hamil sebenarnya adalah hal yang normal, Bunda. Perubahan berat badan ini dapat terjadi bukan karena faktor tubuh menjadi melebar semata, namun ada beberapa penyebab yang mendasarinya.
"Wajar bila terkejut dengan kenaikan berat badan saat hamil, berat badan terasa naik banyak dalam waktu singkat," kata psikoterapis yang berbasis di Newport Beach, California, Maggie Baumann, M.F.T., C.E.D.S., dilansir Parents.
Meski normal, kenaikan berat badan tetap perlu dipantau karena ada standar yang direkomendasikan. Ya, kenaikan berat badan selama hamil dapat tergantung dengan Indeks Massa Tubuh (IMT). Untuk perempuan dengan IMT normal sebelum hamil, maka kenaikan berat badan yang direkomendasikan adalah sekitar 17 sampai 25 kilogram (kg).
Berikut kenaikan berat badan ibu hamil berdasarkan IMT:
- IMT sebelum hamil kurang atau (< 18,5), maka disarankan kenaikan berat badan saat hamil adalah 12,5 sampai 18 kg.
- IMT sebelum hamil normal atau (18,5-24,9), maka disarankan kenaikan berat badan saat hamil adalah 11,3 sampai 15,8 kg.
- IMT sebelum hamil overweight (25.0-29.9), maka disarankan kenaikan berat badan saat hamil adalah 6,8 sampai 11,3 kg.
- IMT sebelum hamil obesitas (> 30), maka disarankan kenaikan berat badan saat hamil adalah 5 sampai 9 kg.
Sumber kenaikan berat badan selama hamil tak hanya bersumber dari berat janin, Bunda. Dikutip dari Mayo Clinic, berikut 7 sumber penambahan berat badan ibu hamil:
- Cadangan lemak menyumbang penambahan berat badan antara 2,7 sampai 3,6 kg
- Peningkatan volume darah dapat memengaruhi berat badan karena beratnya berkisar antara 1,4 sampai 1,8 kg.
- Volume cairan beratnya berkisar antara 0,9 sampai 1,4 kg.
- Berat payudara selama kehamilan adalah 0,5 sampai 1,4 kg.
- Memasuki usia 18 minggu ke atas, rahim akan semakin merenggang dan beratnya sekitar 0,9 kg.
- Berat cairan ketuban yang melindungi selama kehamilan adalah 0,9 kg.
- Plasenta yang berfungsi menyediakan oksigen dan nutrisi untuk janin juga menyumbang berat sekitar 0,7 kg.
Penurunan berat badan usai melahirkan
Setelah melahirkan, banyak Bunda masih mengeluhkan bentuk tubuhnya yang belum kembali ke normal. Tak heran bila ada yang memutuskan untuk menjalani diet.
Sebenarnya, tidak ada larangan untuk diet usai melahirkan. Namun, diet yang disarankan harus mencakup pola hidup sehat.
Alih-alih melakukan diet ketat, Bunda dapat mengubah kebiasaan atau pola hidup agar efektif menurunkan berat badan setelah melahirkan. Misalnya, Bunda mengonsumsiberagam jenis makanan sehat dan rutin olahraga, sambil tetap menyusui Si Kecil.
"Penurunan berat badan seharusnya tidak menjadi prioritas utama selama beberapa minggu pertama. Seorang perempuan akan tahu kapan waktunya tepat," kata ahli nutrisi Jillian Kubala, MS, RD, melansir dari Healthline.
"Lakukan secara perlahan, tetap makan untuk mengatur hormon, menjaga kesehatan mental, dan menjaga energi," sambungnya.
Bila ingin program diet lebih sukses, Bunda dapat berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum menjalani program penurunan berat badan.
Demikian cerita Gracia Indri tentang penambahan berat badannya selama hamil anak kedua.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Gracia Indri Pakai Korset setelah Melahirkan Anak Kedua, Ternyata Banyak Manfaatnya
Kehamilan
Deretan Artis Tutupi Kehamilan hingga Melahirkan, Terbaru Gracia Indri
Kehamilan
Banyak Ibu Hamil Alami Kenaikan BB Terlalu Banyak, Ini Dampaknya Menurut Studi Terbaru
Kehamilan
Sudah Melahirkan, Gracia Indri Malah Penasaran Apa yang Dirasakan Bayi di Rahimnya
Kehamilan
Wawancara Eksklusif Cerita Kehamilan Gracia Indri di Belanda: Harus 'Kena Nasi'
5 Foto
Kehamilan
5 Potret Bahagianya Gracia Indri yang sedang Hamil saat Dikunjungi Feni Rose di Belanda
HIGHLIGHT
ADVERTISEMENT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
8 Sumber Kenaikan Berat Badan Bunda Hamil, Tak Hanya Janin dan Ketuban
Pertambahan BB yang Ideal untuk Bumil agar Janin Berkembang Sehat di Tiap Trimester
Berkaca dari Mahalini, Ini Cara Efektif Menurunkan Berat Badan setelah Melahirkan