sign up SIGN UP search


parenting

Sudahkah Si Kecil Mengenal Bedanya Huruf Vokal dan Konsonan dengan Benar?

Nanie Wardhani   |   Haibunda Kamis, 04 Nov 2021 13:57 WIB
Ilustrasi anak belajar huruf vokal dan konsonan caption

Mempelajari teori mengenai Bahasa Indonesia saat mengajarkan Si Kecil membaca dan menulis terkadang menjadi hal yang tidak mudah. Oleh karena itu ada baiknya juga jika Bunda mengajarkan teori bahasa Indonesia sedari dini kepada Si Kecil.

Salah satu ilmu paling dasar yang bisa Bunda ajarkan mengenai teori bahasa Indonesia dan cara menulis dan membaca kepada Si Kecil adalah mengenai huruf-huruf yang digunakan untuk penulisan bahasa Indonesia, Bunda. Dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) terdapat huruf-huruf yang digunakan untuk penulisan bahasa Indonesia, Bunda.


Beberapa jenis huruf yang dimaksud adalah huruf vokal, huruf konsonan, dan huruf diftong. Di sini kita akan memperkenalkan mengenai huruf vokal dan konsonan saja dahulu ya, Bunda kepada Si Kecil.

Huruf vokal dan huruf konsonan merupakan dua jenis huruf yang berbeda dalam susunan alfabet. Apa saja kah kira-kira bedanya? Simak penjelasannya berikut yang dikutip dari laman PUEBI ya, Bunda.

Bedanya huruf vokal dan konsonan adalah sebagai berikut:

Penjelasan huruf vokal

Huruf vokal adalah huruf yang melambangkan vokal dalam Bahasa Indonesia yang terdiri atas lima huruf saja yaitu a,e,i,o, dan u.

Untuk pelafalan kata dan penggunaan huruf vokal yang benar, berikut adalah contohnya:

a. Diakritik (é) dilafalkan [e]. Misalnya:

Anak-anak bermain di teras (téras).

Kedelai merupakan bahan pokok kecap (kécap).

b. Diakritik (è) dilafalkan [ɛ]. Misalnya:

Kami menonton film seri (sèri).

Pertahanan militer (militèr) Indonesia cukup kuat.

c. Diakritik (ê) dilafalkan [ə]. Misalnya:

Pertandingan itu berakhir seri (sêri).

Upacara itu dihadiri pejabat teras (têras) Bank Indonesia.

Kecap (kêcap) dulu makanan itu.

Penjelasan huruf konsonan

Huruf konsonan adalah huruf yang melambangkan konsonan dalam bahasa Indonesia yang terdiri atas 21 huruf yaitu b, c, d, f, g, h, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t, v, w, x, y, dan z.

Sedangkan pengertian konsonan sendiri adalah merupakan bunyi bahasa yang dihasilkan dengan menghambat aliran udara pada salah satu tempat di saluran suara di atas glotis. Selain itu huruf konsonan disebut juga sebagai huruf mati, Bunda.

Khusus untuk huruf q dan x biasanya khusus digunakan untuk nama diri dan keperluan ilmu saja. Lalu huruf x pada posisi awal kata diucapkan [s] ya, Bunda.

Ilmu tentang perbendaharaan bunyi-bunyi

Tahukah Bunda, ternyata terkait huruf vokal dan huruf konsonan ini ada dasar ilmunya lagi lho, selain hanya sebagai bagian dari teori bahasa Indonesia, yaitu Fonologi. Apa itu fonologi? Fonologi adalah ilmu tentang perbendaharaan bunyi-bunyi (fonem) bahasa dan distribusinya, Bunda. Fonologi diartikan sebagai kajian bahasa yang mempelajari tentang bunyi-bunyi bahasa yang diproduksi oleh alat ucap manusia, dikutip dari buku Fonologi Bahasa Indonesia karya Abdul Chaer. 

Bidang kajian fonologi adalah bunyi bahasa sebagai satuan terkecil dari ujaran dengan gabungan bunyi yang membentuk suku kata.

Asal kata fonologi, secara harfiah sederhana, terdiri dari gabungan kata fon (yang berarti bunyi) dan logi (yang berarti ilmu). Dalam khazanah bahasa Indonesia, istilah fonologi merupakan turunan kata dari bahasa Belanda, yaitu fonologie.

Fonologi terdiri dari 2 (dua) bagian, Bunda, yaitu fonetik dan fonemik. Fonologi berbeda dengan fonetik ya. Fonetik mempelajari bagaimana bunyi-bunyi fonem sebuah bahasa direalisasikan atau dilafalkan. Fonetik juga mempelajari cara kerja organ tubuh manusia, terutama yang berhubungan dengan penggunaan dan pengucapan bahasa.

Dengan kata lain, fonetik adalah bagian fonologi yang mempelajari cara menghasilkan bunyi bahasa atau bagaimana suatu bunyi bahasa diproduksi oleh alat ucap manusia itu sendiri. Sementara itu, fonemik adalah bagian fonologi yang mempelajari bunyi ujaran menurut fungsinya sebagai pembeda arti.

Demikian informasi singkat mengenai huruf vokal dan huruf konsonan yang bisa Bunda mulai ajarkan kepada Si Kecil sejak dia masih sangat kecil atau sejak menjelang usia sekolah. Hal ini sangat dianjurkan agar kelak saat mulai mempelajarinya di sekolah, Si Kecil sudah memahami dengan benar apa bedanya huruf vokal dengan huruf konsonan dan dapat mempraktikkannya juga dengan benar dalam penulisan yang digunakan sehari-hari.

Semoga bermanfaat ya Bunda.

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!