sign up SIGN UP search


parenting

5 Jenis Tumbuhan Langka di Indonesia, Yuk Ceritakan pada Si Kecil

Dewi Ratna Jumat, 19 Nov 2021 14:16 WIB
Ilustrasi ibu dan anak membaca buku Ilustrasi bunda menjelaskan soal tumbuhan langka kepada anak/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Ridofranz

Ada beragam jenis tumbuhan yang muncul di muka bumi ini, dan tak semuanya bisa diamati dari dekat. Beberapa di antaranya bahkan mungkin sudah jadi tumbuhan langka di Indonesia, dan hampir punah. Tak sedikit juga yang sudah hanya tinggal nama dan dilihat lewat gambar saja.

Namun Bunda masih bisa mengajak Si Kecil mempelajarinya lewat buku atau tulisan-tulisan di internet. Atau jika Bunda ingin menceritakannya sendiri pada mereka, tinggal siapkan saja gambar-gambarnya, dan cari tahu informasi tentang beragam tumbuhan langka di Indonesia tersebut.

Di sini Haibunda akan mencoba membantu Bunda untuk mendapatkan informasi dari beberapa tumbuhan langka di Indonesia, yang bisa dijadikan bahan belajar bareng Si Kecil. Dilansir dari jurnal ilmiah LIPI, berikut daftar dari beberapa di antaranya:


1. Amorphophallus gigas atau Bunga Bangkai

Salah satu Bunga Bangkai di Kebun Raya Cibodas BRIN, mekar. Ini merupakan momen langka yang bisa dinikmati 2-3 tahun, bahkan lebih.Salah satu tumbuhan langka, yakni Bunga Bangkai di Kebun Raya Cibodas BRIN, mekar. Ini merupakan momen langka yang bisa dinikmati 2-3 tahun, bahkan lebih./ Foto: Dok. BRIN

Tumbuhan yang satu ini biasanya berada di tanah yang subur dan gembur, dengan drainase yang baik. Bunga bangkai tidak suka tempat yang terlalu basah dan dinaungi sesuatu di atasnya.

Salah satu tumbuhan langka di Indonesia ini bunya daun tunggal yang bertangkai hijau gelap dengan bercak-bercak berukuran random. Bunganya berbentuk tongkol dengan panjang tangkai mencapai sekitar 4 meter. Corak bunganya hampir sama seperti daunnya.

Saat mekar, bunga ini mengeluarkan bau tidak sedap menyerupai daging busuk. Mekarnya pun dijeda waktu yang sangat panjang. Bunga ini sebenarnya bisa dibudidayakan lewat umbi dan bijinya.

Namun sayang, keberadaan bunga bangkai di alam ini makin berkurang drastis. Ini merupakan akibat dari perambahan atau alih fungsi hutan menjadi perladangan dan perkebunan. Selain itu juga karena masih adanya kepercayaan bahwa bunga tersebut memakan manusia, sehingga harus segera dimusnahkan.

Populasi burung rangkong yang biasanya jadi distributor biji dari bunga ini agar bisa berkembang biak, juga makin menurun. Burung ini banyak diburu untuk diperjualbelikan atau diawetkan.

2. Calamus scabridulus atau Rotan Inun

Tumbuhan langka di Indonesia yang satu ini merupakan salah satu dari beberapa jenis rotan. Jenis ini hanya dijumpai di beberapa lokasi di Bangka, Belitung, Selangor, Trengganu, dan Johor.

Keberadaan tumbuhan yang satu ini sudah sangat terancam di Indonesia. Karena hutan sebagai habitat alaminya sudah berubah menjadi perkebunan, mengakibatkan jumlah lokasi persebaran Calamus scabridulus ini semakin terbatas.

Rotan berumpun yang merupakan keluarga palem ini tumbuh memanjat tidak terlalu tinggi. Letaknya biasanya di hutan daerah rendah, terutama di rawa-rawa. Menurut informasi dari penduduk di wilayah Bangka Barat, buahnya bisa dimakan dan batangnya dimanfaatkan untuk membuat keranjang.

Belum pernah ada laporan adanya teknik budidaya untuk tumbuhan langka di Indonesia yang satu ini. Sementara itu rotan ini mulai jarang dijumpai di habitat aslinya, karena penambangan timah yang marak di Bangka mengambil alih fungsi tempat tumbuh mereka.

3. Licuala hallieriana atau Palem Kipas

Selain hanya jadi koleksi tanaman hias, palem kipas ini hanya terdapat di hutan primer Kalimantan Barat yang dalam dasawarsa terakhir ini mengalami kerusakan akibat pembalakan liar. Habitat tumbuhan ini pun semakin berkurang dan menjadikannya langka.

Palem ini tumbuh tunggal, dengan batang berbentuk galah pendek, sepanjang hingga 20 cm. Daunnya berjumlah 14 hingga 15 helai dalam satu mahkota daun. Tumbuhan langka di Indonesia yang satu ini dimanfaatkan sebagai tanaman hias, baik di halaman rumah atau taman kota karena bentuknya yang tidak terlalu besar.

Sejauh ini belum ada laporan adanya teknik budidaya untuk jenis palem yang satu ini. Tindakan pelestariannya pun belum pernah terdengar. Palem yang memang punya perawakan indah ini sangat mudah diambil dari tempatnya tumbuh, sehingga penduduk bisa dengan mudah memanen dan menjualnya.

4. Shorea pinanga atau Meranti

Tumbuhan penghasil kayu ini juga termasuk salah satu tumbuhan langka di Indonesia. Keberadaannya di alam sebagian besar ada di kawasan hutan lindung. Jumlah pohon Meranti dewasa diperkirakan terus menurun karena alih fungsi lahan di habitat aslinya.

Meranti tumbuh secara alami di Kalimantan Barat, di daerah dengan tanah liat, berpasir, hingga berbatu, dengan topografi yang datar hingga curam. Selain sebagai penghasil kayu, biji pohon Meranti juga menghasilkan lemak tengkawang yang digunakan untuk industri kosmetik dan cokelat.

Budidaya tumbuhan langka di Indonesia yang satu ini bisa dilakukan dengan biji dan setek pucuknya. Namun kelestariannya memang sudah terancam punah, karena buah dan kayunya dieksploitasi. Jenis ini sudah ditanam di Kebun Raya Bogor dan beberapa arboreta di Jawa.

5. Goodyera pusilla atau Anggrek Tanah

Tempat tumbuh anggrek jenis ini sangat terbatas. Tumbuhan langka di Indonesia yang satu ini pernah ditemukan di Gunung Halimin dan Gunung Karang, Jawa Barat. Jumlahnya terus menurun, karena habitatnya beralih fungsi untuk pemanfaatan lahan.

Anggrek tanah ini tumbuh di hutan hujan tropis di daerah tinggi yang lembap dan basah. Persebarannya selain di Jawa Barat, juga ditemukan di Sumatera, Semenanjung Malaysia, dan Borneo. Hingga kini, masih belum ada informasi tentang budidaya tumbuhan ini, tapi beberapa kolektor memilikinya sebagai tanaman hias.

Tumbuhan langka ini biasanya berbunga pada bulan Januari, Februari, Maret, Mei, Juni, Agustus, September, dan Desember. Meski menjadi koleksi tanaman hias, jenis anggrek ini termasuk yang tidak mudah beradaptasi terhadap habitat baru.

Nah, itu tadi lima dari banyaknya tumbuhan langka di Indonesia. Bunda tinggal mencari gambarnya, sebagai peraga untuk menjelaskan pada Si Kecil seperti apa cerita dari setiap tumbuhan tersebut.

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!