PARENTING
Sunshine Teachers' Training Hadirkan Cara Mudah Belajar Baca-Tulis Anak
Sponsored | HaiBunda
Sabtu, 01 Apr 2023 21:25 WIBMemiliki anak yang terampil membaca dan menulis sejak dini adalah impian setiap Bunda. Tapi, banyak orang tua yang mengeluh dan bingung karena cara-cara yang dilakukan sepertinya membosankan dan tidak disenangi oleh anak.
Kalau sudah berbicara tentang kemampuan membaca dan menulis, pasti Bunda bertanya-tanya, "Adakah metode terbaik yang bisa diikuti agar anak usia dini bisa belajar baca tulis dengan menyenangkan?"
Dr. Maria Montessori berkata bahwa anak-anak usia dini memiliki potensi luar biasa untuk menyerap informasi dan mempelajari banyak hal jauh lebih mudah dibandingkan orang dewasa. Jadi, tidak ada yang salah bila Bunda ingin mempersiapkan anak untuk membaca dan menulis sejak dini. Namun, Bunda harus memastikan bahwa caranya tepat.
Kali ini, Sony Vasandani, pendiri Sunshine Teachers' Training, pusat pelatihan Montessori terbesar dan terkemuka di Indonesia akan berbagi rahasia tentang pengajaran membaca dan menulis anak usia dini secara menyenangkan ala Montessori. Oh ya, bagi Bunda yang ingin tahu apa itu Montessori, bisa unduh buku elektronik GRATIS 'Apa itu Montessori?' di link Instagram Sunshine Teachers' Training. Ada begitu banyak juga tentang Montessori yang bisa Anda saksikan di YouTube Sunshine Teachers' Training.
Keunggulan Pengajaran Baca Tulis untuk Anak Usia Dini ala Montessori
1. Kegiatan Pra-Literasi
Dalam lingkungan Montessori, anak-anak tidak langsung dijejali dengan huruf-huruf, kartu kata, pensil, dan kertas. Sebaliknya, kemampuan baca tulis anak mulai dipupuk sedini mungkin melalui kegiatan-kegiatan sederhana namun kaya manfaat. Beberapa hal yang bisa kita lakukan adalah membacakan cerita atau buku kepada anak dengan cara-cara yang bervariasi, menyanyikan lagu tentang bunyi huruf, mengucapkan kata yang benar ketika berbicara dengan anak, menyortir benda/gambar, mencocokkan benda/gambar, menempelkan kartu bertuliskan nama benda/ruangan pada benda/ruangan yang sesuai dengan menggunakan kosakata yang beragam.
2. Belajar Melalui Pengalaman Nyata, Dimulai dari yang Sederhana
Pembelajaran secara Montessori untuk anak-anak usia dini sangat mengedepankan pengalaman konkret. Hal ini membuat anak-anak dalam lingkungan Montessori dapat menyerap hal-hal yang dipelajari dengan mudah. Contohnya, anak-anak belajar huruf dengan cara meraba dan mengeksplorasi huruf bertekstur yang ditempelkan pada permukaan kartu dari kayu. Objek-objek nyata juga digunakan dalam pembelajaran sehari-hari.
Selain itu, kegiatan Montessori selalu diberikan secara berurutan mulai dari yang sederhana ke kompleks. Keterampilan yang anak-anak kembangkan melalui kegiatan-kegiatan awal adalah fondasi untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya yang lebih rumit.
3. Kegiatan Keterampilan Hidup dan Kegiatan Sensorial Sebagai Fondasi
Bunda mungkin bertanya, apa hubungan antara kegiatan keterampilan hidup sehari-hari dan kegiatan sensorial dengan kemampuan baca tulis anak. Di balik kegiatan sehari-hari seperti menuang, menyendok, menggunting, berpakaian, membersihkan, mengupas, memotong, menjepit, dan kegiatan-kegiatan sensorial ada kemampuan baca tulis yang sedang diperkuat.
Contohnya, anak-anak yang terbiasa melakukan kegiatan-kegiatan tadi, secara tidak langsung sedang memperkuat otot-otot tangan dan jari, koordinasi mata dan tangan, konsentrasi, gerakan pergelangan tangan, bahu, dan lain-lain yang diperlukan untuk menulis.
Beberapa manfaat kegiatan-kegiatan sensorial adalah mengasah visual anak dalam melihat bentuk-bentuk yang berbeda untuk persiapan membaca, mengasah pendengaran anak dalam membedakan berbagai bunyi untuk persiapan belajar bunyi huruf, serta memperkuat kemampuan motorik untuk persiapan menulis.
4. Mengajar Bunyi Huruf
Apakah Bunda pernah mendengar tentang phonics (fonik)? Montessori menggunakan metode fonik untuk tahap awal mengembangkan kemampuan baca tulis anak. Anak-anak diperkenalkan dengan berbagai bunyi dari huruf-huruf dalam alfabet. Dengan memahami bunyi dari tiap huruf, ini akan memudahkan anak bila nanti akan menyusun huruf menjadi kata dan membaca kata tanpa harus mengeja atau menghafal suku kata.
5. Menulis Dulu Baru Membaca
Wah, menulis dulu baru membaca? Kok bisa? Inilah menariknya belajar ala Montessori, Bunda. Dr. Maria Montessori mengembangkan sebuah metode yang benar-benar sesuai dengan perkembangan anak. Penelitian beliau menemukan bahwa secara alamiah, kemampuan menulis muncul lebih dulu daripada kemampuan membaca. Coba Bunda perhatikan anak-anak usia dini yang baru saja punya ketertarikan dalam menulis. Mereka terlihat sangat gemar menulis huruf, kata, atau namanya sendiri. Tapi, ketika disuruh membaca apa yang ditulis, mereka membacanya dengan sangat lambat, atau bahkan tidak bisa. Ini perkembangan yang sangat normal dan difasilitasi dengan baik dalam lingkungan Montessori.
6. Mengutamakan Respek Terhadap Anak
Baik orang tua maupun guru yang menggunakan metode Montessori selalu memperlakukan anak-anak dengan penuh respek atau rasa hormat. Dalam hal ini, anak-anak dibimbing dan difasilitasi untuk mencapai potensi maksimumnya melalui kegiatan-kegiatan Montessori. Kita mengobservasi mereka untuk mengetahui ketertarikan dan kebutuhan perkembangannya. Tidak ada paksaan, ancaman, iming-iming hadiah, atau hukuman untuk membuat anak mau belajar baca tulis.
Nah, sekarang Bunda telah memiliki gambaran tentang bagaimana anak-anak belajar baca tulis dengan menyenangkan dalam Montessori. Bila Bunda ingin mengakses 2 hari Seri Video Montessori GRATIS, silakan klik di sini.
Semoga Bunda selalu semangat dalam mendampingi anak-anak tercinta. Apa pun yang ingin kita ajarkan kepada mereka, pastikan itu sesuai dengan ketertarikan dan kebutuhan perkembangannya ya.
(Content Promotion)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Program Slimming dengan Teknologi Mutakhir dari Kusuma Beauty Clinic
Minim Risiko, Ini 6 Cara Menurunkan Berat Badan Secara Alami
Kiat Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Pancaroba untuk Bunda & Keluarga
Ini 3 Rekomendasi Diapers Bermutu, Bisa Bunda Dapat di Shopee 10.10!
TERPOPULER
Alasan Zaskia Sungkar & Irwansyah Tergugah untuk Adopsi Humaira saat Berusia 6 Bulan
Viral Beeru Stevia Dituding Pakai Pemanis Buatan, Kemenkes: Cermat Pilih Produk 'Zero Sugar'
Anak Sering Bilang "Enggak Adil"? Ini Makna Sebenarnya Menurut Pakar
5 Film Halloween Lucu dan Seru buat Anak, Nggak Bikin Takut!
150 Nama Bayi Bermakna Pertumbuhan untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya
REKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Kostum Halloween Karakter Anime Perempuan yang Ikonik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Kukus 3 Susun Stainless Terbaik Multifungsi dan Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Parfum Bayi yang Aman & Wanginya Tahan Lama
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tripod HP Terbaik untuk Bikin Konten, Foto, dan Video
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Hukum Merayakan Halloween dalam Islam, Haramkah?
Viral Beeru Stevia Dituding Pakai Pemanis Buatan, Kemenkes: Cermat Pilih Produk 'Zero Sugar'
Alasan Zaskia Sungkar & Irwansyah Tergugah untuk Adopsi Humaira saat Berusia 6 Bulan
5 Film Halloween Lucu dan Seru buat Anak, Nggak Bikin Takut!
Anak Sering Bilang "Enggak Adil"? Ini Makna Sebenarnya Menurut Pakar
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Power Bank Magnetik Tidak Mengisi iPhone? Ini 6 Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Beautynesia
Pengertian Dana Darurat dan 3 Tips Mengumpulkannya, Wajib Catat!
-
Female Daily
METRO Department Store dan The Story Of Debut di JFW 2027 Lewat Koleksi ROMANTICIST
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Viral Sesi Foto Jang Wonyoung & Kim Ji Won Bareng CEO BVLGARI Picu Perdebatan
-
Mommies Daily
Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Terpilih Jadi Wali Kota Mississauga di Kanada