PARENTING
Syarat Membuat KIA untuk Anak, Ternyata Ini Manfaatnya Bun
Mutiara Putri | HaiBunda
Selasa, 01 Aug 2023 18:00 WIBSelain orang dewasa, anak-anak juga memerlukan tanda identitas. Kartu Identitas Anak (KIA) bisa didapatkan oleh anak berusia 0 hingga di bawah 17 tahun.
Sejak 2016, anak-anak didorong untuk memiliki KIA. Sebetulnya, KIA yang mirip dengan KTP ini diterbitkan langsung oleh Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil atau Disdukcapil.
KIA sendiri dibuat dalam rangka mendorong peningkatan, pendataan, perlindungan, serta pelayanan publik untuk mewujudkan hak terbaik bagi anak.
Manfaat kartu KIA
Menurut situs resmi Kementerian dalam Negeri, pemberian KIA pada anak menunjukkan bahwa negara hadir memuliakan dan mendorong kemandirian anak. Sebelumnya, anak-anak hanya diberikan dokumen kependudukan berupa akta kelahiran dan kartu keluarga saja.
Mengutip Permendagri 2 tahun 2016, manfaat dari KIA sendiri adalah sebagai berikut:
- Melindungi pemenuhan hak anak.
- Menjamin akses sarana umum.
- Menjadi bukti identifikasi diri ketika anak mengalami peristiwa buruk.
- Mencegah terjadinya perdagangan anak.
- Memudahkan anak mendapat akses pada pelayanan publik, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, perbankan,
- transportasi dan imigrasi.
Bahaya mengumbar identitas anak
Meskipun Si Kecil sudah memiliki KIA, bukan berarti Bunda bisa memamerkannya di media sosial dan mengumbar seluruh data penting miliki mereka, ya. Ada beberapa bahaya mengumbar identitas anak yang perlu Bunda ketahui. Berikut ini deretannya melansir dari laman Chronicle Live:
1. Anak tidak memiliki privasi
Sebagian besar orang tua yang kerap mengumbar data anak mereka, termasuk foto, secara online, membuat anak menjadi tidak memiliki privasi. Meski ada fitur untuk melindungi privasi, terkadang fitur ini menawarkan rasa aman yang palsu.
Beberapa foto anak yang diunggah dalam akun tertutup bahkan dapat di-screenshoot dan disebar kembali ke audiens yang lebih besar.
2. Kerugian emosional
Terlepas dari niat baik orang tua, anak-anak mungkin akan merasa malu dengan konten online yang dibagikan oleh Bunda dan Ayah. Konsekuensi negatif dari jejak digital mungkin akan bertahan selama beberapa tahun.
3. Metadata
Data pribadi anak ternyata mengungkapkan lebih banyak tentang diri mereka daripada yang Bunda pikirkan. Ketika Bunda mengunggah foto anak, metadata yang terlampir akan memberitahu pihak ketiga tentang segala sesuatu tentang foto, termasuk tanggal diambil, lokasi, dan sebagainya.
Kekuatan manipulatif dari jenis sistem ini jauh lebih berbahaya, terutama terkait data anak-anak. Membiarkan informasi tentang anak tersebar pun akan menjadi sasaran yang sangat berisiko.
Syarat membuat kartu KIA
Menurut buku Anak dan Keluarga dalam Teknologi Informasi karya Mohammad Fadhilah Zein dan situs BPK, KIA diperuntukkan bagi anak berusia 0-5 tahun dan 5-17 tahun kurang satu hari. Perbedaannya adalah pada syarat foto yang tidak diperlukan pemohon balita.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil akan menerbitkan KIA baru bagi anak kurang dari 5 tahun bersamaan dengan penerbitan kutipan akta kelahiran. Jika sudah memiliki akta kelahiran, maka syaratnya adalah sebagai berikut:
0-5 tahun
- Fotokopi dan menunjukkan kutipan asli akta kelahiran
- Kartu Keluarga (KK) asli orang tua/wali
- KTP asli kedua orang tua/wali.
Lantas, apa syarat membuat KIA untuk anak usia 5 sampai 17 tahun? TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Kenali Ciri-ciri Anak Mengalami Masalah Kesehatan Mental
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Persyaratan & Cara Membuat KIA Online, Masa Berlaku & Risiko Tidak Memilikinya
Manfaat Pembuatan KIA untuk Si Kecil, Ketahui juga Masa Berlakunya
Begini Syarat dan Cara Membuat KIA Anak Online di Atas 5 Tahun
Cara Membuat KIA Bayi Baru Lahir, Gratis dan Ternyata Banyak Kegunaannya
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cuaca Panas Bikin Tenggorokan Nggak Nyaman? Ini Pilihan Minuman Pereda Panas Dalam
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif