PARENTING
Kurang Air Bersih sampai Bangunan Tak Layak, Ini Kisah Anak-anak Petani di Paud Anggrek
tim berbuatbaik.id | HaiBunda
Senin, 10 Jun 2024 19:10 WIBDi sudut desa yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan, PAUD Anggrek 2, sebuah tempat anak-anak usia dini menempuh pendidikan. Tempat yang masih berupa bangunan semi permanen ini jadi harapan bagi 63 anak di Kecamatan Pedes, Karawang, Jawa Barat.
Di tengah perjuangan untuk menyediakan fasilitas yang memadai, para pengajar juga memiliki kisahnya sendiri dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pendidikan.
"Jadi kadang masih ada orang tua yang kayak ah udahlah sekolah gak penting gitu. Beda kalo kesadaran pendidikan udah tinggi, kalo di kampung mungkin masih proses berjuangnya," ungkap salah satu pengajar, Ruslani.
Selain itu, tantangan yang dihadapi adalah kondisi infrastruktur yang belum memadai. Kekurangan fasilitas dasar seperti toilet dengan air bersih menjadi tantangan yang harus segera diatasi. Saat ini, fasilitas WC baru saja dibangun, namun masih mengalami beberapa kendala. Air yang digunakan masih memiliki rasa asin, menyulitkan anak-anak dan staf pengajar dalam penggunaannya. Tingginya kandungan garam dalam air tidak hanya mengganggu kenyamanan belajar, tetapi juga membawa risiko kesehatan bagi mereka yang terpaksa menggunakan air tersebut.
"Asin baget kak asin airnya, sampai pernah ada kan ya anak yang luka. Terus pas cebok lah ya, karena mungkin kan garamnya tinggi. Aduh perih katanya. Nah terus guru yang ada di sini tuh masih belum punya WC di rumahnya, warga sekitar juga. Makanya ini kita buka terus. Karena banyak yang masih BAB itu di sawah, di empang sore-sore." jelas Ruslani kepada tim berbuatbaik.id.
Belum selesai permasalahan air, PAUD Anggrek 2 juga harus menghadapi masalah serius terkait kondisi bangunan sekolah yang tidak layak. Bangunan yang masih terbuat dari kayu mulai terasa rapuh dan banyak yang perlu ditambal. Bahkan, keadaan ini menjadi berbahaya bagi anak-anak.
"Ini juga parah ini kayunya paku paku semua makanya ditutupin malah anak anak pernah nyeblos, ada yang kutusuk paku, luka-luka di sini." kata Ruslani.
Situasi ini semakin diperparah saat hujan, ketika air masuk ke dalam bangunan dan membuat semua ruangan basah. Bahkan setiap Senin, para pengajar dan orang tua murid harus menghadapi tugas membersihkan ruangan dari kotoran yang masuk di akhir pekan. Memang jika dilihat bangunan semi permanen ini hanya beralaskan kayu dan rotan begitu pun dindingnya.
Di beberapa tempat ada lubang yang menganga begitu juga saat diinjak seakan rentan patah sehingga tak bisa menampung orang yang banyak di atas bangunan serupa rumah panggung ini. Sementara kalau dilihat ke atas atap, beberapa kayu lapuk menjadi penyangga atap yang membuat bangunan ini khawatir sewaktu-waktu ambruk. Jangankan bangunan, meja dan kursi pun masih terbatas dan dalam kondisi yang apa adanya berupa papan kayu.
"Kalau hari sabtu sama minggu libur ya, kalau hari senin itu mejanya berantakan bangku, ada kotoran ayam terus kalo tiap hari senin itu yang paling susah ya piketnya. Karena kan ga ada penutupnya ya. Udah dihias udah apapun nanti hancur semua itu di hari Senin." imbuh Maryati, orang tua murid PAUD Anggrek 2.
Meskipun demikian, semangat belajar anak-anak dan semangat masyarakat sekitar yang tinggi menjadi pemicu untuk terus berjuang.
"Mereka kalau udah sekolah itu gak mau pulang, kadang dibilang udah sore. Katanya udah siang, gak mau pulang. Anak-anaknya sekolah terus semangat. Kita sebagai orang tua bersyukur ya, maunya anak sekolah sampe tinggi sampe sukses" jelas Maryati.
Selain itu, kekurangan fasilitas pembelajaran seperti papan tulis, meja, dan kursi menjadi kendala serius bagi proses belajar mengajar yang efektif. Kondisi ini semakin diperparah dengan keterbatasan ekonomi orang tua murid. Mayoritas dari mereka adalah petani gurem atau buruh proyek dengan penghasilan yang terbatas.
Dalam kondisi seperti ini, bantuan dari pihak luar sangat dibutuhkan untuk memastikan kelangsungan pendidikan anak-anak di PAUD Anggrek 2.
Sahabat baik, kamu bisa turut berperan serta dalam memberikan dukungan melalui Donasi di berbuatbaik.id. Setiap donasi yang kamu berikan akan secara langsung tersalurkan untuk pembangunan fasilitas yang memadai, seperti toilet yang bersih dan bangunan sekolah yang layak.
Dengan kontribusi kamu, kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan optimal anak-anak di Kecamatan Pedes. Donasi di berbuatbaik.id, 100% tersalurkan.
(mul/ziz)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Drakor tentang Sekolah yang Wajib Masuk Watchlist
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tumor Hati Buat Tubuh Kecil Bayi Castiel Lemah Tak Berdaya
Kembar Siam dengan Perut Menyatu, Syafaat dan Hidayah Tetap Tegar Terima Takdir
Terpaksa Putus Sekolah, Sani Bantu Ortu Jadi Kuli Angkut Batu
Kisah Pilu Azka, Alami Cerebral Palsy hingga Tinggal Tulang Berbungkus Kulit
TERPOPULER
Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Menurunkan Kesuburan, Hentikan dari Sekarang Bun
5 Negara Didik Anak Mandiri Sejak Dini, Jepang Izinkan Anak 6 Th ke Sekolah Sendiri
Syifa Hadju Ultah, El Rumi Unggah Foto Romantis & Ucapan Manis untuk Sang Istri
Anak Begadang Nonton Piala Dunia Bisa Ganggu Tumbuh Kembang, Dokter Jelaskan Risikonya
Pengakuan Supir Truk yang Rusak JPO & Sebabkan Kemacetan Parah di Jakarta Kemarin
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin Rambut, Menutrisi dari Akar hingga Cegah Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Daftar Topi MPLS SD 2026 dengan Desain Menarik dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Merk Sprei Kasur yang Bagus dengan Bahan Lembut dan Nyaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Exhaust Fan Hemat Listrik untuk Mengurangi Panas di Dalam Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sepatu Sekolah untuk Anak TK, Awet & Nyaman Digunakan
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Kebiasaan Pagi Orang Bermental Kuat, Bisa Ditiru Bun
Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Menurunkan Kesuburan, Hentikan dari Sekarang Bun
Anak Begadang Nonton Piala Dunia Bisa Ganggu Tumbuh Kembang, Dokter Jelaskan Risikonya
5 Negara Didik Anak Mandiri Sejak Dini, Jepang Izinkan Anak 6 Th ke Sekolah Sendiri
Syifa Hadju Ultah, El Rumi Unggah Foto Romantis & Ucapan Manis untuk Sang Istri
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Dua Kakak Beradik Artis Disorot, Intip Kedekatan Hasyakyla & Adhisty Zara
-
Beautynesia
7 Hal Sederhana yang Paling Membahagiakan bagi Zodiak Cancer
-
Female Daily
Suka Parfum Fruity? Saatnya Kenalan dengan Lychee Notes yang Juicy!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Absen di Penyambutan Kepulangan, Erling Haaland Hadiri Show Dolce & Gabbana
-
Mommies Daily
6 Ayam Goreng Legendaris di Indonesia yang Wajib Dicoba, Mana Favorit Mommies?