PARENTING
Ketahui Waktu Terbaik Menegur dan Menasehati Anak Menurut Pakar
Mutiara Putri | HaiBunda
Rabu, 02 Oct 2024 04:00 WIBSelama menjadi orang tua, akan ada berbagai drama yang dibuat oleh Si Kecil. Ketika mereka melakukan hal yang membuat geleng-geleng kepala, Bunda perlu menegur dan menasihatinya.
Kebanyakan orang tua akan berteriak ketika mereka menegur Si Kecil. Padahal, membentak dan memarahi anak bisa berdampak buruk pada tumbuh kembangnya.
Melansir dari laman Verywell Family, penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa berteriak adalah salah satu dari delapan strategi disiplin yang bisa memperburuk perilaku anak. Berteriak juga bisa membuat anak mengarah pada perilaku buruk yang menyebabkannya menjadi pemarah di masa depan.
Menegur dan menasihati anak juga tidak boleh dilakukan di sembarangan. Ada waktu-waktu terbaik untuk menegur Si Kecil yang perlu Bunda ketahui.
Waktu tepat menegur dan menasihati anak
Menilik dari laman Purewow, waktu mandi bisa menjadi waktu yang tepat untuk menegur serta menasihati anak-anak yang berusia di atas tiga tahun. Bukan tanpa alasan, ketika mandi, anak akan memberikan perhatiannya secara penuh.
"Waktu mandi bisa menjadi waktu yang ajaib untuk membahas topik-topik rumit," ungkap Kristin Brady, direktur di Cobble Hill Playschool.
"Biasanya hal ini terjadi ketika hanya ada satu aktivitas yang terjadi. Tidak ada TV atau iPad, dan banyak perhatian penuh," lanjut Brady.
Air juga bisa menjadi media penyejuk di antara Bunda dan anak. Air akan menenangkan Bunda ketika melakukan percakapan yang memfokuskan suatu masalah.
Ketika menegur dan menasihati anak, Bunda pasti ingin menghentikan perilaku tidak baik atau menyimpang yang dilakukan oleh mereka. Selain itu, Bunda juga pasti ingin memberikan pembelajaran sekaligus pemahaman pada Si Kecil.
Untuk mencapai tujuan yang kedua, Bunda perlu melakukannya dengan kepala yang dingin. Jadi, menasihati anak ketika kejadian tersebut baru saja terjadi bukanlah cara yang baik.
Misalnya saja ketika anak terjatuh di taman karena perbuatannya, segala sesuatunya pasti akan menjadi kacau. Otak serta tubuh hanya berpikir secara reaktif dan kemampuan untuk memecahkan masalah secara konstruktif telah terhenti.
Pada saat-saat seperti ini, menegur dan menasihati anak tidak akan memperbaiki masalah. Namun, Bunda tetap harus berfokus pada penghentian perilaku yang tidak baik tersebut.
Alih-alih memarahinya, Bunda bisa katakan:
"Bunda tahu kamu sedih dan marah. Kamu ingin berlari ke sana, namun Bunda tidak bisa membiarkanmu lari karena itu tidak aman. Bunda memasukkan kamu ke kereta dorong agar kamu tetap aman. Kita akan pulang dan mencoba kembali bermain di taman itu lagi besok, ya."
Ketika semua gangguan sudah hilang dan Bunda serta Si Kecil sudah tenang, waktu mandi bisa menjadi aktivitas tepat untuk membicarakan hal yang lebih dalam.
Bagaimana jika anak tidak suka mandi?
Setiap anak memiliki tempat favorit yang berbeda-beda untuk berdiskusi. Hal ini turut diungkapkan oleh Marjorie Brickley, anggota fakultas pengembangan bayi dan keluarga serta penasihat di Bank Street College of Education.
Bisa saja anak memiliki sifat yang mendengarkan dengan baik sambil gelisah atau mencoret-coret. Bunda bisa mengoptimalkan suasana untuk diskusi yang tenang dan bebas gangguan berdasarkan karakteristik anak.
"Menemukan waktu lain untuk berbicara juga penting," jelas Brickley.
"Bunda tidak ingin mengubah waktu mandi menjadi ruang pemrosesan emosional. Jadi, gunakanlah waktu secukupnya," sambungnya.
Demikian informasi tentang waktu terbaik menegur dan menasihati anak, Bunda. Semoga bisa memberikan manfaat, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Tips Menumbuhkan Empati pada Anak Melalui Permainan dan Cerita
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
35 Quotes Parenting dari Tokoh Terkenal untuk Motivasi dalam Mendidik Anak
Bunda Perlu Tahu, Pentingnya Mengajarkan Kejujuran pada Anak Sejak Dini
Anak Tak Mau Ditinggalkan dan Cemas Berpisah, Harus Bagaimana?
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
TERPOPULER
Ini Dia Negara Paling Jujur dan Paling Tidak Jujur di Dunia, Indonesia Masuk Mana?
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?
4 Kode Warna dan Abjad Nutri-Level di Produk Pangan Olahan
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Merek Bantal Anti Peyang, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil!
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kartu Ucapan Kelahiran Aesthetic untuk Bayi Perempuan & Laki-laki
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kasur Lantai Lipat Terbaik, Ada yang Orthopedic
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Cuaca Panas Bikin Rambut Cepat Lepek? Ini 7 Produk Perawatan Rambut yang Wajib Dicoba
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Outfit Hijab untuk Ibu Hamil, Nyaman Dipakai dan Tetap Stylish
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa
Bayi Minum ASI Banyak Hari Ini tapi Besok Sedikit, Normalkah?
5 Potret Andy /rif Bersama Kedua Putranya, Beda Postur Tubuh Ayah-Anak Jadi Sorotan
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mager Milih Resort di Lombok? Ini 3 Opsi buat Honeymoon dan Liburan Keluarga
-
Beautynesia
7 Kebiasaan yang Bisa Memicu Kulit Wajah Breakout
-
Female Daily
Sulwhasoo Luncurkan First Care Activating Serum Mist, Skin Reset 3 Detik yang Bisa Dibawa Ke Mana Saja!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Couple Look Zendaya & Tom Holland di Premier Spider-Man: Brand New Day
-
Mommies Daily
10 Tempat Sarapan di Jakarta yang Jadi Favorit Keluarga, Enak dan Ramah Anak