HaiBunda

PARENTING

Dokter Ungkap Efek Samping Penggunaan Obat Steroid pada Anak, Susah Dipulihkan

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Senin, 21 Oct 2024 18:33 WIB
Dokter Ungkap Efek Samping Penggunaan Obat Steroid pada Anak, Susah Dipulihkan/Foto: Getty Images/Tom Merton
Jakarta -

Belakangan ini masyarakat dihebohkan dengan kasus seorang balita yang dicekoki obat steroid penggemuk badan oleh babysitter-nya di Surabaya, Jawa Timur. Akibatnya, membuat sang bayi sakit dan alami moonface, yakni kondisi medis yang membuat wajah tampak bulat dan bengkak.

Steroid adalah obat antiperadangan yang digunakan untuk mengobati berbagai kondisi, termasuk asma, eksim, poison ivy, dan kondisi autoimun seperti radang sendi. Untuk mengurangi peradangan, steroid menekan sistem imun dan mengubah kimia alami tubuh.

Dalam prosesnya, ini mengubah keseimbangan elektrolit dan air, serta cara tubuh menggunakan dan menyimpan karbohidrat, protein, lemak, dan glukosa. Perubahan tersebut dapat mengakibatkan retensi cairan, peningkatan nafsu makan dan timbunan lemak, terutama di wajah, leher, dan perut.


Namun, steroid tergolong sebagai obat keras. Oleh karena itu, pemberiannya harus dilakukan berdasarkan resep dokter dan atas kondisi medis tertentu.

Sayangnya, pulih dari penggunaan obat steroid terbilang tidak mudah. Hal ini karena obat tersebut sering kali memicu sejumlah efek samping seperti tubuh yang menggemuk dan naiknya tekanan darah serta gula darah.

“Ada yang bisa (pulih dari efek samping steroid), tapi sulit juga, ya,” ujar dokter spesialis anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Agustini Utari, dikutip dari laman CNN Indonesia, Senin (21/10/2024).

Dalam beberapa kasus, efek samping tubuh yang gemuk perlahan bisa membaik. Berat badan bisa menurun. Namun, Agustini mengatakan hipertensi dan gula darah sering kali butuh waktu lama untuk kembali normal.

“Kita harus berhati-hati (pakai obat steroid) karena sulit pulih (dari efek samping). Apalagi kalau sudah kena tulang, kecil kemungkinan untuk pulih, sulit,” ujar Agustini.

Tak bisa berhenti tiba-tiba

Proses berhenti dari penggunaan obat steroid pun harus dilakukan secara bertahap. Berhenti secara tiba-tiba hanya akan membuat tubuh kebingungan meresponnya.

“Kalau diberhentikan mendadak, kortisol yang hilang karena obat steroid tidak bisa muncul langsung, harus beradaptasi lebih dulu lagi,” tambahnya.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing  soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Serba-serbi Diabetes pada Anak, Mulai dari Penyebab hingga Pengobatannya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

50 Pertanyaan Tes Kepribadian yang Bisa Ungkap Sifat Asli Seseorang

Mom's Life Natasha Ardiah

10 Aroma yang Paling Dibenci Kutu yang Ampuh untuk Membasmi

Mom's Life Amira Salsabila

Ucapan Hangat Sheila Dara di Hari Ultah Vidi Aldiano, Bagikan Potret Bareng Almarhum Semasa Hidup

Mom's Life Amira Salsabila

Kasus Naik, Kenali Gejala Meningitis B pada Anak yang Sering Disangka Flu Biasa

Parenting Nadhifa Fitrina

Berapa Lama Bisa Mencoba Hamil Lagi setelah Keguguran? Ini Kata Pakar

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Pemberian MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Kecuali di Wilayah Ini

Kenapa Anak 14 Tahun Bisa Alami Gagal Ginjal? Ini Penjelasan IDAI, Bun

50 Pertanyaan Tes Kepribadian yang Bisa Ungkap Sifat Asli Seseorang

10 Aroma yang Paling Dibenci Kutu yang Ampuh untuk Membasmi

Berapa Lama Bisa Mencoba Hamil Lagi setelah Keguguran? Ini Kata Pakar

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK