PARENTING
China Jadi Negara Termahal untuk Membesarkan Anak, Segini Biayanya yang Dikeluarkan Orang Tua
Kinan | HaiBunda
Selasa, 24 Dec 2024 21:50 WIBTahukah Bunda bahwa kini China dikenal sebagai salah negara termahal dalam membesarkan anak? Ya, dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya, kini total biaya yang dibutuhkan para orang tua di China terus membengkak.
Berdasarkan laporan terbaru dari YuWa Population Research Institute, biaya untuk membesarkan seorang anak di China dari lahir hingga usia 17 tahun diperkirakan mencapai sekitar $74,800 (sekitar Rp 1,2 miliar).
Bahkan jumlah ini akan meningkat jauh hingga mencapai lebih dari $94,500 (Rp 1,5 miliar) jika anak tersebut menyelesaikan pendidikan hingga jenjang sarjana.
Dampak pada penurunan jumlah populasi China
Biaya membesarkan anak di China jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan per kapita penduduknya. Hal ini merupakan indikator yang digunakan secara luas untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat dalam suatu negara.
Riset menunjukkan bahwa biaya untuk membesarkan anak hingga usia 18 tahun di China mencapai 6,3 kali lipat dari gross domestic product (GDP) per kapita negara tersebut.
Dikutip dari CNN, laporan tentang tingginya biaya kehidupan tersebut kemudian disorot memiliki dampak besar terhadap tingkat kelahiran yang sangat rendah di China. Kini negara tersebut tengah menghadapi krisis demografi, yang telah mengalami penurunan jumlah penduduk selama dua tahun berturut-turut.
Tahun 2023 mencatatkan angka kelahiran terendah sejak berdirinya negara Republik Rakyat China pada tahun 1949. Meskipun pemerintah setempat telah menawarkan berbagai insentif seperti bantuan finansial, hasilnya masih jauh dari harapan.
Dampak bagi kesejahteraan Bunda di China
Selain turut menanggung biaya kehidupan, wanita di China juga harus menghadapi tantangan berat dalam menyeimbangkan antara karier dan keluarga.
Mereka memikul tanggung jawab utama dalam pekerjaan rumah tangga dan perawatan anak, tetapi masih juga sering kali mengalami diskriminasi tidak adil setelah melahirkan.
Misalnya, wanita yang mengambil cuti hamil berpotensi dipindahkan ke tim lain. Mereka juga lebih mungkin mengalami pemotongan gaji atau kehilangan kesempatan promosi.
Laporan YuWa juga menyebut bahwa banyak perusahaan yang tidak mau merekrut wanita usia subur karena beban biaya cuti melahirkan yang harus ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan tanpa bantuan pemerintah.
Selain itu, jika wanita memilih untuk tetap tinggal di rumah dan mengurus anak, maka nantinya mereka jadi lebih sulit untuk kembali bekerja. Wanita yang sudah memiliki anak dan berniat bekerja lagi kadang harus menerima penurunan gaji antara 12 persen hingga 17 persen.
Perbandingan dampak pada Ayah dan ibu rumah tangga
Mengutip sebuah laporan lainnya di tahun 2018, para Bunda kehilangan rata-rata 5 jam setiap hari untuk bekerja, yang hampir semuanya digunakan untuk pekerjaan rumah tangga.
Meskipun para Ayah juga kehilangan waktu luang, karier dan bayaran jam kerja mereka tidak berubah secara signifikan.
"Karena lingkungan sosial saat ini di China tidak mendukung kelahiran anak, sebagian wanita harus merelakan keinginan memiliki anak demi kesempatan untuk meraih kesuksesan dalam karier mereka," ungkap laporan tersebut.
Kembali diperingatkan juga bahwa penurunan angka kelahiran dapat berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi, kebahagiaan masyarakat secara keseluruhan, dan posisi global negara tersebut.
Kini masyarakat China enggan untuk memiliki anak
"Karena alasan-alasan seperti tingginya biaya melahirkan dan kesulitan bagi wanita untuk menyeimbangkan keluarga dan pekerjaan, keinginan untuk memiliki anak rata-rata orang China hampir menjadi yang terendah di dunia," ungkap pendiri YuWa, Liang Jianzhang, dikutip dari Reuters.
Laporan tersebut muncul setelah populasi China turun untuk tahun kedua berturut-turut pada tahun 2023 dengan jumlah kelahiran baru turun menjadi sekitar setengah dari jumlah kelahiran baru pada tahun 2016.
Semakin banyak wanita yang memilih untuk tidak memiliki anak karena tingginya biaya pengasuhan anak, dan keengganan untuk menikah atau menunda karier mereka, sementara diskriminasi gender masih marak.
Perempuan umumnya mengalami pengurangan 2.106 jam kerja saat mengasuh anak berusia 0-4 tahun, serta menghadapi perkiraan kehilangan upah sebesar 63.000 yuan ($8.700) dalam periode tersebut.
Waktu luang juga akan dikurangi sebesar 12,6 jam untuk ibu dengan satu anak berusia 0-6 tahun dan 14 jam untuk dua anak.
Demikian ulasan tentang China yang kini menjadi negara termahal untuk membesarkan anak, dan rincian biayanya yang dikeluarkan orang tua.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Mengenal Perkembangan Anak Usia 1 Tahun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
YouTuber China Ungkap Alasan Lebih Senang Membesarkan Anak di Indonesia
Kisah Bunda Punya 4 Anak Kembar, Beberkan Biaya Keperluan Anak Sejak Program Hamil
Bunda Perlu Tahu, Pentingnya Mengajarkan Kejujuran pada Anak Sejak Dini
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
TERPOPULER
5 Potret Ayudia Bing Slamet & Ditto Punya Bisnis Trip Campervan hingga Peternakan di Klaten
7 Ciri Kepribadian Orang yang Mudah Meneteskan Air Mata saat Melihat Orang Menangis
11 Resep Menu Buka Puasa Berkuah Paling Nikmat untuk Keluarga di Rumah
Manfaat Anak Bermain Musik Diyakini Bisa Membantu Belajar Membaca
Ciri Kepribadian Orang yang Suka Memasukkan Tangan ke Saku Celana Menurut Psikologi
REKOMENDASI PRODUK
10 Keju untuk MPASI Bayi yang Enak & Aman untuk Tambahan Lemak, Pilih yang Paling Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
16 Pelumas yang Aman & Bagus untuk Berhubungan Intim
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Merek Lulur untuk Ibu Hamil yang Aman & Bagus
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
10 Alat Penyedot Ingus Bayi yang Aman Digunakan
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Yogurt Rendah Gula Tanpa Tambahan Perasa, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil
KinanTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Potret Ayudia Bing Slamet & Ditto Punya Bisnis Trip Campervan hingga Peternakan di Klaten
Manfaat Anak Bermain Musik Diyakini Bisa Membantu Belajar Membaca
11 Resep Menu Buka Puasa Berkuah Paling Nikmat untuk Keluarga di Rumah
7 Ciri Kepribadian Orang yang Mudah Meneteskan Air Mata saat Melihat Orang Menangis
7 Pola Asuh Ini Bikin Anak Mudah Meledak Emosi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Jalani Transplantasi Rambut, Wendy Cagur: Pantangannya Nyiksa
-
Beautynesia
3 Kalimat Orang Tua yang Bikin Anak Tumbuh Percaya Diri dan Cerdas secara Emosional
-
Female Daily
ParagonCorp Wardah Hadir dalam Pertemuan Perempuan Muslim Dunia ‘Jadal Women’s Research Dialogue’ di Qatar!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
5 Cara Praktis untuk Rehat dari Padatnya Pekerjaan di Tengah Kesibukan
-
Mommies Daily
Baru di Minggu Ini: Kolaborasi HiLo, Koleksi Ramadan Giordano, hingga Produk Baru MAKUKU