PARENTING
Kenali Intelektual Emosional (EQ) pada Bayi Baru Lahir
Mutiara Putri | HaiBunda
Senin, 30 Dec 2024 15:20 WIBIntelektual emosional atau kecerdasan emosional (EQ) merupakan salah satu kemampuan pada anak yang perlu dikembangkan sejak dini. Kemampuan ini juga bisa dikenali bahkan sejak bayi baru lahir hingga usia satu bulan.
Anak yang cerdas secara emosional memiliki kesadaran diri, empati, dan keterampilan komunikasi yang sangat baik, Bunda. Nantinya, hal ini akan memengaruhi kesehatan mental dan kesejahteraan anak secara keseluruhan.
Menurut pakar parenting yang berpengalaman lebih dari 20 tahun, Anisa Lewis, mengungkap bahwa mengajarkan anak kecerdasan emosional akan membantu pemahaman anak tentang emosi. Mereka pun akan belajar menavigasi perasaan diri sendiri dan orang lain.
"Mengajari anak-anak kecerdasan emosional pada akhirnya membantu anak-anak untuk menumbuhkan pemahaman tentang emosi. Dengan melakukan ini, mereka belajar menavigasi perasaan mereka dan perasaan orang lain, yang mengarah pada peningkatan kesehatan mental dan peningkatan keterampilan sosial," ujarnya dikutip dari laman Good To Know.
Mengenali kecerdasan emosional juga bisa dimulai sejak mereka baru lahir hingga usia satu bulan. Lantas, seperti apa tandanya?
Tanda intelektual emosional (EQ) pada bayi 0-1 bulan
Dilansir dari Healthy Children dan Tiny Love, ada beberapa tanda intelektual emosional pada bayi 0-1 bulan yang bisa Bunda perhatikan. Berikut ini Bubun bantu rangkumkan deretannya:
1. Mengenali aroma dan wajah Bunda
Bayi yang baru lahir berusaha keras untuk membiasakan diri dengan lingkungan barunya di luar rahim, Bunda. Misi pertamanya adalah mencoba memahami lingkungannya yang sangat jauh berbeda dengan cara mengikat diri dan membiasakan diri dengan Bunda.
Di sini, bayi juga akan mulai mengenali aroma, suara, wajah, serta sentuhan dari Bunda. Mereka akan mengidentifikasi dan menetapkan pola tidur serta bangun, siklus makan, dan cara untuk menenangkan diri dengan baik.
2. Melakukan kontak mata
Bayi lahir dengan beberapa ciri sosialisasi bawaan dan kemampuan untuk mengomunikasikan kebutuhan fisik dan psikologisnya. Mereka secara otomatis akan mengarahkan matanya ke arah suara manusia dan menatap wajah seseorang yang berbicara padanya.
Reaksinya ini akan mendorong Bunda untuk berinteraksi dengan mereka. Bunda juga akan menggerakkan siklus untuk melakukan sosialisasi lebih lanjut.
3. Merasakan dua emosi dasar
Bayi yang baru lahir akan mulai memahami dua emosi dasar. Yang pertama, mereka akan mengungkapkan bahwa ada sesuatu yang tidak menyenangkan seperti lapar dan sakit. Yang kedua, mereka akan mengungkapkan rasa senang seperti ketenangan, minat, dan masih banyak lagi.
Ketika bayi merasakan dua emosi dasar ini, mereka juga akan mulai mengekspresikan banyak emosi lainnya. Mulai dari kebahagiaan, kesedihan, kemarahan, hingga terkejut.
4. Bayi mulai tersenyum
Senyuman adalah salah satu cara bayi berkomunikasi dengan Bunda selain menangis. Ketika tersenyum, bayi juga mengungkapkan kebutuhan serta mengendalikan apa yang terjadi pada mereka.
Semakin bayi terlibat dengan Bunda dan tersenyum, semakin banyak perkembangan yang terjadi pada otaknya. Mereka juga akan semakin teralihkan dari sensasi internal seperti lapar atau kelelahan, yang dapat memengaruhi tingkah lakunya.
5. Tenang saat disentuh
Menilik dari laman Help Me Grow, ketika berusia satu bulan, bayi akan memperlihatkan perkembangan lain dalam kecerdasan emosional. Mereka akan menjadi tenang ketika disentuh oleh Bunda, Ayah, maupun orang lain.
Demikian informasi tentang intelektual emosional (EQ) pada bayi baru lahir hingga usia satu bulan, Bunda. Semoga bisa memberikan manfaat, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Cara Mengajarkan agar Anak Merasa Berharga & Mencintai Diri Sendiri
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Cara Meningkatkan Kecerdasan Emosional pada Anak Sejak Dini, Bunda Perlu Tahu
Bunda Perlu Tahu, Pentingnya Mengajarkan Kejujuran pada Anak Sejak Dini
Anak Tak Mau Ditinggalkan dan Cemas Berpisah, Harus Bagaimana?
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Bingung Mix and Match Polo dan Rok Pleated? Ini Formula yang Jarang Gagal
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Viral DIY Pakai Cabai untuk Menumbuhkan Rambut, Dokter Ingatkan Risikonya
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif