PARENTING
Pakar Ungkap Cara Terbaik Belajar Matematika untuk Anak
Kinan | HaiBunda
Sabtu, 14 Jun 2025 21:10 WIBMatematika kerap menjadi mata pelajaran yang tidak disukai oleh anak. Namun, pakar ungkap kini ada cara lebih baik untuk mempelajarinya lho, Bunda.
Anak-anak pertama kali mengenal matematika biasanya bukan di ruang kelas, melainkan di meja sambil sarapan bersama keluarga atau saat bermain di taman. Pengenalan tentang angka dan berhitung dimulai dari hal-hal yang sederhana.
Para ilmuwan pun telah lama mengetahui bahwa pengalaman sehari-hari, seperti menghitung balok atau jumlah langkah menuju pintu rumah secara tidak langsung sudah menumbuhkan rasa penasaran anak akan berhitung.
Dikutip dari laman Earth, sebuah laporan menyebutkan bahwa rasa penasaran atau number sense yang kuat membangun kelancaran dalam berhitung. Hal ini kemudian secara bertahap menunjang keberhasilan anak dalam aljabar, geometri, dan materi matematika lainnya.
Langkah baru untuk anak belajar matematika
Kendati demikian, cara menghitung yang seperti itu masih menjadi perdebatan sengit: Haruskah guru berfokus pada hafalan tabel perkalian atau justru mendorong pemahaman anak tentang konseptual yang lebih dalam?
Berdasarkan eksperimen perilaku, riset longitudinal dan studi-studi lainnya, para peneliti menyimpulkan bahwa fakta dan konsep saling memperkuat satu sama lain.
Mereka meyakini kelancaran belajar matematika berawal dari pemahaman, meningkat dengan latihan terukur, dan diperdalam melalui refleksi serta diskusi.
Anak-anak sejak dini memulai dengan cara yang implisit, misalnya menggabungkan dua tumpukan biskuit dan memahami ada jumlah yang lebih besar tapi belum bisa menjelaskannya.
Seiring waktu, intuisi ini menjadi strategi eksplisit. Dengan latihan terarah dan berkelanjutan, idealnya strategi eksplisit ini menjadi otomatis dan dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah tingkat tinggi.
Apa saja strategi yang bisa diterapkan?
Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Psychological Science in the Public Interest ini, instruksi belajar matematika harus memberikan latihan yang cukup terarah. Tujuannya agar pola pikir anak bukan lagi sekadar hafalan, tapi untuk pemecahan soal yang tingkatnya lebih tinggi.
"Kami memahami bahwa hafalan semata sebenarnya tidak terlalu berhasil. Agar berhasil, siswa perlu mampu memecahkan masalah dan memahami konsep," kata peneliti senior dan manajer riset dalam pendidikan matematika, Jill Neumayer DePiper, PhD, seperti dikutip dari Parents.
Berikut lima cara utama belajar matematika yang sebaiknya diterapkan untuk anak saat ini:
1. Lebih banyak pemahaman konseptual
Guru dapat membantu siswa memahami konsep matematika dan mengembangkan keterampilan pemecahan masalah, bukan sekadar menghafal prosedur dan rumus.
2. Menekankan penerapan sehari-hari
Siswa menggunakan contoh praktis dan relevan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah perlengkapan yang dibutuhkan untuk pergi sekolah.
3. Kolaborasi dan diskusi
Siswa didorong untuk bekerja sama dalam memecahkan masalah sambil menjelaskan cara berpikir mereka, bukan hanya mengerjakan lembar kerja sendiri-sendiri.
4. Membangun pola pikir yang lebih positif
Membangun kepercayaan diri siswa dan membantu mereka menyadari bahwa siapa pun bisa pandai dalam matematika.
5. Manfaatkan teknologi dan permainan
Masukkan lebih banyak aktivitas interaktif dan permainan strategi di jam belajar, agar matematika menjadi lebih menarik dan menyenangkan.
Hal serupa disampaikan bahwa konsultan pendidikan senior yang berbasis di New York, Jen Gleason. Menurutnya, cara baru belajar matematika perlu berfokus pada membangun pemahaman konseptual siswa. Dengan begitu, mereka memahami apa itu matematika dan konsep dasar prosedur yang mereka pelajari.
"Anak-anak sekarang bekerja untuk menggunakan pemahaman konseptual yang mendalam ini untuk kemudian menerapkan pengetahuan tersebut, tapi ini bukan berarti tidak ada penekanan pada kefasihan. Masih ada penekanan besar pada kemampuan anak-anak untuk menerapkan algoritma dengan lancar," sambungnya, seperti dikutip dari US News.
Peran matematika bagi masa depan anak
Studi ini juga mengungkapkan apa saja peran penting matematika bagi masa depan anak. Ditemukan bahwa anak dengan penguasaan berhitung yang kuat cenderung lebih siap belajar aljabar, memecahkan masalah kata, dan bernalar dengan pecahan.
Penelitian mengaitkan bahwa matematika bisa memberikan banyak manfaat, termasuk melatih logika, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan membantu memecahkan berbagai masalah secara sistematis.
"Kami ingin menegaskan bahwa para pendidik tidak perlu memilih antara latihan terukur dan diskusi kelas yang bermakna. Aktivitas penalaran dan diskusi singkat dapat memberi siswa kelancaran yang mereka butuhkan untuk berhasil," kata penulis utama studi, Nicole McNeil dari University of Notre Dame.
Jangan ragu untuk diskusi bersama guru anak terkait hal ini untuk proses pembelajaran yang lebih baik ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Kesehatan Mental Ayah Memengaruhi Perilaku Anak, Ini Penjelasannya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ramai Masukkan Anak ke Sekolah Mahal Disebut karena Gengsi Ortu, Ini Penjelasan Psikolog
7 Tanda Psikologis Anak Belum Siap Sekolah dan Solusinya yang Tepat Menurut Ahli
Merencanakan Pendidikan Anak Sebaiknya sejak Si Kecil Lahir, Simak Alasannya Bun
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
TERPOPULER
9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi
5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari
7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen
5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga
Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret
REKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Yogurt Rendah Gula Tanpa Tambahan Perasa, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil
KinanREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi
5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari
7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen
Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret
Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Ameera Khan Bandingkan Rasanya Pacaran Dengan Pria Indonesia dan Malaysia
-
Beautynesia
4 Manfaat Jalan Kaki Mundur yang Tidak Diketahui Banyak Orang
-
Female Daily
Goodbye Bibir Kering! 3CE Velvet Plush Lip Tint Hadir dengan Tekstur Velvet Super Nyaman
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Pesona Maia Estianty Berkebaya Hitam, Pancarkan Aura Cantik Wanita Indonesia
-
Mommies Daily
Tips Berhubungan Intim saat Puasa, Kapan Waktu yang Tepat?