PARENTING
Pemerintah Luncurkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Kamis, 18 Dec 2025 13:31 WIBPengambilan rapor anak selama ini kerap identik dengan kehadiran Bunda di sekolah. Sudah lazim rasanya ambil rapor tanpa kehadiran sang ayah.
Namun baru-baru ini, pemerintah meluncurkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah agar para Ayah juga ikut terlibat dalam pendidikan anak.
Gerakan ini menjadi bagian dari program unggulan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Selama ini, urusan mengambil rapor anak ke sekolah lebih banyak dilakukan oleh Bunda.
Tapi lewat inisiatif ini, para Ayah diajak hadir ke sekolah sebagai bentuk perhatian dan dukungan emosional untuk Si Kecil. Nantinya, anak pun bisa merasakan dukungan secara langsung dari Ayah sejak dini.
Lantas, sebenarnya apa ya tujuan dari Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah? Mari, kita simak selengkapnya berikut ini.
Tujuan gerakan Ayah mengambil rapor anak ke sekolah
Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah hadir sebagai bentuk perhatian terhadap peran Ayah dalam keluarga. Inisiatif ini mengajak para Ayah di Indonesia supaya bisa lebih terlibat dalam pengasuhan dan pendidikan anak.
Berdasarkan Surat Edaran Menteri Kemendukbangga/BKKBN Nomor 14 Tahun 2025, gerakan ini memiliki tujuan yang jelas, Bunda. Kehadiran Ayah pada momen penting seperti pengambilan rapor dinilai membawa dampak positif bagi perkembangan Si Kecil.
Ketika Ayah bisa mendukung Si Kecil secara langsung, mereka pun bisa lebih percaya diri dan siap menjalani proses belajarnya di sekolah. Menarik sekali ya, Bunda?
5 Poin gerakan Ayah mengambil rapor anak ke sekolah
Merujuk pada Surat Edaran Menteri Kemendukbangga/BKKBN Nomor 14 Tahun 2025, Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah memiliki sejumlah poin penting yang perlu diketahui. Aturan ini dibuat agar pelaksanaannya bisa diikuti oleh banyak keluarga, terkhusus untuk para Ayah.
Mari kita simak bersama, yuk.
1. Ayah dianjurkan mengambil rapor langsung
Seluruh Ayah yang memiliki anak usia sekolah diimbau untuk datang langsung ke sekolah saat penerimaan rapor akhir semester. Kehadiran Ayah di momen ini menjadi bentuk dukungan terhadap pendidikan anak, Bunda.
2. Berlaku untuk berbagai jenjang pendidikan
Anak usia sekolah yang dimaksud dalam gerakan ini mencakup pendidikan anak usia dini hingga pendidikan menengah, Bunda. Artinya, gerakan ini bisa diikuti oleh Ayah dengan anak di berbagai jenjang sekolah.
3. Gerakan ini mulai berlaku Desember 2025
Pelaksanaan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah dimulai pada Desember 2025. Waktunya akan menyesuaikan dengan jadwal pembagian rapor di masing-masing sekolah ya, Bunda.
4. Dispensasi keterlambatan bagi Ayah
Ayah yang ikut dalam gerakan ini dapat diberikan izin keterlambatan kerja. Aturannya akan disesuaikan dengan kebijakan di masing-masing kantor atau tempat Ayah bekerja. Jadi, enggak perlu khawatir lagi soal hal ini, ya.
5. Apresiasi untuk Ayah yang berpartisipasi
Sebagai bentuk apresiasi, Kemendukbangga/BKKBN memberikan penghargaan kepada 10 Ayah terpilih. Syaratnya mudah sekali, lho, yakni dengan mengunggah foto atau video di Instagram menggunakan tagar #GATI dan #sekolahbersamaayah, serta menandai akun Instagram @kemendugbangga_bkkbn, @dithanrembkkbn dan/atau @gatikemendugbangga, Bunda.
Lewat gerakan ini, pemerintah berharap para Ayah di Indonesia bisa semakin terlibat dalam pendidikan Si Kecil. Dengan begitu, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter kuat, berakhlak baik, dan siap bersaing tentunya.
Beberapa kota dan kabupaten turut mengeluarkan surat edaran terkait gerakan ayah mengambil rapor anak ke sekolah ini, Bunda. Nampak di antaranya surat edaran dari pemerintah Kota Bogor dan Depok, Jawa Barat.
Itulah ulasan seputar peluncuran Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah oleh pemerintah.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Sekolah Montessori Unggulan di Jakarta dan Estimasi Biayanya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Cara Bijak Menyikapi Nilai Rapor Anak Buruk, Lakukan Ini Sebelum Emosi
Berapa Usia Ideal Anak Masuk TK A? Bunda Perlu Tahu Nih
Jelang Ujian Semester, Ajari Si Kecil Doa Memohon Ilmu Bermanfaat
Anak Sudah Kenal Huruf, Cynthia Lamusu Bahagia tapi Bingung
TERPOPULER
Punya Kebiasaan Menyimpan Kartu Ulang Tahun Lama? Ternyata Ada Alasan Emosional di Baliknya
9 Posisi Berhubungan Intim Terbaik dan Aman saat Hamil 5 Bulan
5 Shio Paling Kuat dalam Astrologi China, Ada Naga hingga Macan
40 Teks Membaca Kelas 1 SD untuk Latihan Anak di Rumah
Resep Nasi Kuning Rice Cooker yang Gurih dan Wangi, Mudah Dibuat
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Punya Kebiasaan Menyimpan Kartu Ulang Tahun Lama? Ternyata Ada Alasan Emosional di Baliknya
40 Teks Membaca Kelas 1 SD untuk Latihan Anak di Rumah
9 Posisi Berhubungan Intim Terbaik dan Aman saat Hamil 5 Bulan
5 Shio Paling Kuat dalam Astrologi China, Ada Naga hingga Macan
Resep Nasi Kuning Rice Cooker yang Gurih dan Wangi, Mudah Dibuat
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Stok Daging Giling di Freezer? Ini Cara Pilih Kemasan yang Pas Biar Nggak Mubazir
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Terbiasa Bangun di Pagi Hari Tanpa Alarm
-
Female Daily
100 Tahun NIVEA di Indonesia, Terus Hadir sebagai Partner in Care
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Roti Sourdough Diklaim Lebih Aman untuk Pencernaan, Ini Penjelasan Ahli
-
Mommies Daily
Bukan Nggak Sayang Lagi: Penyebab Libido Suami Menurun di Usia 40-an dan Cara Menghadapinya