parenting
Anak Baru Mulai MPASI? Ini 7 Hal yang Perlu Bunda Persiapkan
HaiBunda
Selasa, 03 Feb 2026 09:30 WIB
Memasuki fase MPASIÂ menjadi salah satu momen berharga dalam perjalanan tumbuh kembang Si Kecil. Berkaitan dengan ini, ada beberapa hal yang perlu Bunda persiapkan saat anak memulai MPASI.
Pada usia ini, kebutuhan nutrisinya pun mulai meningkat dan ASI saja tidak lagi mencukupi, Bunda. Momen ini adalah waktu di mana Si Kecil mulai belajar mengenal berbagai rasa dan tekstur baru untuk pertama kalinya.
Tentu saja, ada rasa bangga saat melihatnya mulai mandiri dalam memenuhi kebutuhan nutrisinya. Maka dari itu, memberikan makanan pendamping yang tepat sangat penting untuk dukung pertumbuhannya.
Namun, banyak orang tua yang masih bingung tentang cara memulai MPASI yang sehat, jenis makanan apa yang aman, dan bagaimana memastikan bayi menerima nutrisi yang cukup.
Nah, dengan persiapan yang matang, Bunda pun akan lebih siap dalam menyiapkan MPASI untuk Si Kecil. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
Hal-hal yang perlu dipersiapkan saat anak baru mulai MPASI
Dikutip dari berbagai sumber, ada beberapa hal yang bisa Bunda persiapkan ketika anak mulai MPASI. Berikut penjelasannya:
1. Memahami kebutuhan gizi bayi
Berdasarkan penjelasan dari World Health Organization (WHO), waktu paling ideal bagi Si Kecil untuk mulai makan adalah tepat di usia 6 bulan. Jika Bunda berencana memberikan MPASI sebelum usia tersebut, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak.
Aturan ini dibuat karena bayi di bawah usia 4 bulan biasanya memiliki kondisi usus yang belum matang sempurna. Mereka juga belum punya kemampuan mengunyah atau menelan makanan dengan baik, Bunda.
2. Kenali tanda Si Kecil sudah siap makan
Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ada beberapa tanda yang menunjukkan bayi sudah siap mencoba makanan padat pertamanya. Simak penjelasannya:
- Anak bisa duduk sendiri atau dengan sedikit bantuan
- Mampu mengendalikan kepala dan leher dengan baik
- Membuka mulut ketika Bunda menawarkan makanan
- Si Kecil mampu menelan makanan, bukan memuntahkannya kembali
- Membawa benda ke mulut sendiri
- Berusaha meraih benda kecil, seperti mainan atau potongan makanan
- Memindahkan makanan dari depan lidah ke belakang untuk ditelan
3. Kenalkan aneka rasa baru setiap beberapa hari sekali
Pada awal memulai MPASI, anak sebenarnya hanya butuh sedikit porsi makanan padat sebelum diberikan susu seperti biasa. Jadi, Bunda tidak perlu terlalu khawatir tentang seberapa banyak jumlah makanan yang berhasil dihabiskan olehnya.
Dilansir dari National Health Service (NHS), fokus utama di tahap ini adalah membiasakan lidah bayi dengan berbagai rasa dan tekstur baru. Hal ini penting ya agar mereka bisa menggerakkan makanannya di dalam mulut hingga akhirnya bisa menelan.
Supaya proses perkenalan ini berjalan lancar, Bunda bisa coba untuk memperkenalkan satu jenis makanan setiap beberapa hari sekali.
4. Mulai dengan makanan yang mudah dicerna
Ilustrasi anak mulai MPASI/Foto: Getty Images/eggeeggjiew |
Saat pertama kali memberikan MPASI, Bunda sebaiknya memulai dengan porsi yang sedikit seperti 1-2 sendok teh saja. Pemberian porsi kecil ini membantu Si Kecil untuk beradaptasi dengan rasa dan tekstur baru.
Bunda bisa pilih satu jenis makanan yang mudah dicerna seperti pure sayuran atau buah-buahan yang teksturnya halus. Seiring berjalannya waktu, Bunda bisa menambah jumlah serta variasi makanan secara bertahap sesuai kemampuan makannya.
5. Hindari penambahan gula dan garam berlebih
Menilik dari laman NHS, bayi sebaiknya tidak diberikan banyak asupan garam karena fungsi ginjal mereka belum berkembang sempurna.
Selain garam, Si Kecil sebenarnya juga belum membutuhkan tambahan gula dalam menu makanannya sehari-hari, Bunda.Â
6. Perhatikan respons Si Kecil
Setiap bayi itu pasti punya selera makanan yang berbeda-beda, jadi Bunda perlu telaten melihat responnya. Dalam hal ini, jangan sesekali memaksa Si Kecil untuk makan jika ia menolak, ya.
Bunda juga harus waspada jika muncul reaksi alergi tertentu setelah ia mengonsumsi makanan seperti telur atau susu.
7. Berikan MPASI secara bertahap
Penting sekali bagi Bunda untuk memperkenalkan menu baru satu per satu dengan memberi jarak sekitar tiga hingga lima hari sebelum mencoba jenis makanan lainnya.
Merujuk pada panduan dari WHO, makanan pendamping ASI sebaiknya memenuhi beberapa prinsip agar nutrisi bayi tercukupi:
- Tepat waktu: Artinya, makanan diberikan mulai usia 6 bulan, yakni saat ASI tidak lagi mencukupi kebutuhan energi dan nutrisi bayi.
- Memadai: Berarti makanan menyediakan energi, protein, dan mikronutrien yang cukup untuk dukung pertumbuhan anak.
- Aman: Pastikan makanan disiapkan dan disimpan secara higienis, serta diberi dengan tangan bersih dan peralatan yang bersih, bukan menggunakan botol atau dot.
- Diberi makan dengan benar: Artinya, pemberian makan menyesuaikan dengan tanda lapar dan kenyang Si Kecil, serta cara pemberian sesuai dengan usianya.
Itulah penjelasan mengenai berbagai hal yang perlu dipersiapkan saat anak memulai MPASI.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
11 Perlengkapan MPASI Bayi yang Perlu Dimiliki di Rumah, Salah Satunya High Chair
Parenting
Bolehkah Anak Mulai MPASI Sebelum Usia 6 Bulan? Ini Kata Dokter
Parenting
10 Rekomendasi Akun Instagram yang Suka Share Resep hingga Edukasi MPASI
Parenting
MPASI Bayi 6 Bulan, Ketahui Tekstur hingga Strategi Pemberian yang Tepat
Parenting
7 Aturan Membuat MPASI yang Tepat, Bunda Perlu Tahu
7 Foto
Parenting
7 Potret Anak Bungsu Aliya Rajasa Makan MPASI Pertama, Lahap Disuapi Ayah Ibas
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ilustrasi anak mulai MPASI/Foto: Getty Images/eggeeggjiew
Berapa Kali Bayi 6 Bulan Makan? Ketahui Cara Mengatur Jadwalnya, Porsi Makanan & Resep Menu
Kapan Bayi Prematur Bisa Mulai MPASI? Simak Penjelasannya
9 Resep Misoa untuk Anak yang Enak dari Goreng-Kuah, Variasi Menu Buat Si Kecil