PARENTING
Manfaat Gigi Susu Anak, Salah Satunya Bantu Cepat Lafalkan Huruf T dan D
Indah Ramadhani | HaiBunda
Jumat, 10 Apr 2026 09:30 WIBTumbuhnya gigi susu sering kali menjadi momen yang campur aduk bagi sebagian orang tua. Ada kalanya anak rewel, demam, susah tidur, tetapi di sisi lain, munculnya titik putih di gusi mungilnya menjadi pemandangan yang menggemaskan dan membahagiakan.
Akan tetapi, gigi susu yang tumbuh bukan hanya untuk mempermanis senyuman Si Kecil, Bunda. Lebih dari itu, gigi susu menyimpan manfaat yang luar biasa untuk perkembangannya.
Berbagai penelitian dilakukan untuk menggali potensi yang dimiliki gigi susu. Hasilnya, studi terbaru menunjukkan bahwa gigi susu bahkan dapat memberikan gambaran tentang kondisi kesehatan anak di masa depan, Bunda.
Nah, agar Bunda memahaminya lebih lanjut, simak penjelasan terkait pertumbuhan gigi susu anak beserta manfaatnya berikut ini.
Bagaimana gigi susu anak berkembang?
Tahukah Bunda, tunas gigi bayi sebenarnya mulai terbentuk sejak Si Kecil berada dalam kandungan, tepatnya ketika kehamilan menginjak minggu keenam. Kemudian, di bulan ketiga hingga keempat, jaringan epitel dalam mulut mulai berkembang menjadi struktur gigi.
Beberapa kasus memungkinkan bayi lahir dengan sesuatu yang tampak seperti gigi tumbuh di dalam mulutnya. Para ahli menyebutnya dengan gigi natal, bukan gigi asli. Nantinya, gigi natal akan digantikan dengan gigi susu, paling lambat setelah sebulan kehidupannya.
Umumnya, gigi susu akan tumbuh menembus gusi pada usia enam hingga sembilan bulan. Gigi pertama yang muncul biasanya adalah dua gigi depan bawah atau atas, lalu diikuti dengan gigi lainnya. Setidaknya, pada usia dua tahun, 20 gigi susu anak sudah lengkap, Bunda.
Meski demikian, Bunda tidak perlu khawatir jika pertumbuhan gigi anak melambat di usia 15 bulan. Kondisi tersebut cukup normal, dan dokter biasanya baru akan mempertimbangkan hal ini sebagai masalah ketika keterlambatannya mulai mendekati usia dua tahun.
Oleh karena itu, kita perlu memahami bahwa cepat lambatnya pertumbuhan gigi anak dapat bervariasi, Bunda. Proses ini tidak selalu mengikuti pola yang sama, terkadang terjadi perbedaan yang disebabkan oleh berbagai faktor.
Apa saja manfaat pertumbuhan gigi susu anak?
Berdasarkan sejumlah penelitian gigi susu ternyata memiliki fungsi dan manfaat yang penting bagi tumbuh kembang anak. Salah satu fungsi utamanya adalah menjaga ruang bagi gigi permanen yang akan tumbuh dan membantu tulang rahang tumbuh dan berkembang dengan baik.
Terdapat beberapa manfaat gigi susu anak yang diungkap oleh seorang dokter anak dari UNC Health, Dr. Priyanka Rao, dalam laman Popular Science. Berikut penjelasannya, Bunda.
1. Membantu proses makan anak
Gigi susu biasanya mulai tumbuh saat bayi baru beralih dari ASI ke makanan padat. Pada fase ini, gigi akan membantu anak untuk mengunyah makan dengan baik. Oleh karena itu, tak heran gigi susu juga dijuluki dengan gigi penyapihan.
2. Mendukung perkembangan bicara
Selain untuk makan, gigi susu juga berperan penting dalam perkembangan kemampuan bicara anak. Posisi gigi membantu lidah bergerak dengan tepat, terutama gigi depan atas yang membantu anak menghasilkan berbagai bunyi dengan lebih jelas, seperti pelafalan huruf “t” atau ‘d”.
3. Memberikan informasi kesehatan sejak kehamilan
Karena terbentuk sejak bayi berada di kandungan, gigi susu dapat menyimpan jejak dari kondisi kesehatan ibu selama hamil. Salah satunya garis neonatal yang ditemukan pada gigi bayi dapat mendeteksi gangguan mental sang ibu, seperti stres, kecemasan akut, atau depresi.
4. Mendeteksi hormon pemicu stres pada ibu
Meskipun garis neonatal tersebut tidak berbahaya, para ahli menduga bahwa hormon stres seperti kortisol dapat mempengaruhi pembentukan enamel gigi. Maka dari itu, gigi susu dapat digunakan untuk mendeteksi risiko masalah kesehatan tertentu sejak dini.
Bagaimana cara merawat gigi susu agar tumbuh sehat?
Menurut para ahli, gigi susu sebaiknya mulai dirawat sejak dini, Bunda. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan orang tua agar gigi susu anak tumbuh dengan sehat.
1. Membiasakan sikat gigi sejak dini
Begitu gigi susu tumbuh pertama kalinya, Bunda bisa membersihkan giginya dengan sikat berbulu lembut dan pasta gigi berfluoride. Biasanya dokter anak atau dokter gigi akan memberikan fluoride setiap tiga sampai enam bulan sekali, sambil menjadwalkan kunjungan.
2. Jaga kesehatan gigi
Kerusakan gigi seperti gigi berlubang yang terlalu dini dapat memungkinkan gigi dicabut. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat membuat gigi permanen tumbuh tidak rapi. Oleh karenanya, Bunda perlu membatasi konsumsi makanan dan minuman manis, serta kebiasaan nge-dot semalaman.
3. Dampingi anak saat menyikat gigi
Anak tentunya perlu mengetahui cara menyikat gigi dengan benar agar kesehatan mulut dan gigi tetap terjaga. Oleh karena itu, Bunda dapat mendampingi anak menyikat gigi. Jika anak ingin melakukannya sendiri, berikan satu sikat untuknya dan satu sikat lain untuk Bunda bantu bersihkan giginya secara optimal.
Kapan gigi susu anak diganti dengan gigi permanen?
Mengutip dari laman Babycenter, biasanya anak yang sudah memasuki usia sekolah akan mengalami fase pergantian gigi. Pada fase ini senyuman anak juga terlihat lebih unik karena terdapat campuran antara gigi susu dengan gigi permanen, Bunda.
Umumnya, gigi susu akan tanggal (copot) dengan urutan yang hampir sama seperti saat pertama kali tumbuh. Jika pertumbuhan gigi anak cenderung lebih lambat, maka proses tanggalnya pun biasanya ikut melambat.
Gigi depan bagian tengah sering kali tanggal paling pertama, yaitu sekitar usia 6 sampai 7 tahun. Kemudian, gigi di sampingnya akan menyusul pada usia 7 hingga 8 tahun. Sementara itu, gigi geraham dan gigi taring akan tanggal secara bertahap pada usia 9 hingga 12 tahun.
Nah, sebagian besar anak sudah memiliki gigi permanen pada usia sekitar 13 tahun, dengan total 28 gigi. Adapun gigi bungsu yang biasanya baru tumbuh ketika anak beranjak remaja atau dewasa muda, sekitar usia 17 hingga 21 tahun.
Demikian penjelasan mengenai proses pertumbuhan gigi susu anak, serta manfaat yang menyertainya. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Kebiasaan Penyebab Gigi Si Kecil Berlubang, Termasuk Sering Gigit Kuku Bun!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Apakah Boleh Memaksa Anak Sikat Gigi? Usia Berapa Sebaiknya Mulai Diajarkan
3 Penyebab Gigi Susu Si Kecil Belum Tanggal, Bunda Perlu Tahu
Waspada, Bahan Kimia dalam Minuman Ternyata Bisa Merusak Gigi Anak
Alasan Gigi Susu Tak Dianjurkan Dicabut, Tapi Hanya Ditambal
TERPOPULER
Ciri Kepribadian Orang dari Masakan Telur Kesukaan, Beda Banget antara Direbus & Orak-arik
Daftar Negara dengan Batas Usia Pensiun Karyawan Tertinggi di Dunia, Indonesia Berapa?
Kemewahan Ulang Tahun Moana, Ria Ricis 'Boyong' Istana Frozen
Jin Areum Istri Aktor Korea Namkoong Min Melahirkan, Dikaruniai Anak Laki-laki
Kebiasaan Unik Albert Einstein, Pria Terjenius yang Namanya Harum hingga Sekarang
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Outfit Hijab untuk Ibu Hamil, Nyaman Dipakai dan Tetap Stylish
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Dispenser Air Dingin Hemat Listrik, Praktis untuk Cuaca Panas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Perlengkapan Jahit Lengkap yang Wajib Dimiliki Pemula
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Baju Tidur Bayi Baru Lahir yang Nyaman Dipakai
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Notebook untuk Journaling yang Simple, Aesthetic, hingga Vintage
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian Orang dari Masakan Telur Kesukaan, Beda Banget antara Direbus & Orak-arik
Jin Areum Istri Aktor Korea Namkoong Min Melahirkan, Dikaruniai Anak Laki-laki
Kemewahan Ulang Tahun Moana, Ria Ricis 'Boyong' Istana Frozen
Daftar Negara dengan Batas Usia Pensiun Karyawan Tertinggi di Dunia, Indonesia Berapa?
Kebiasaan Unik Albert Einstein, Pria Terjenius yang Namanya Harum hingga Sekarang
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Mulai Makan Salad Rutin? Ini Cara Pilih Salad Set Siap Makan yang Cocok
-
Beautynesia
Kenali 3 Kalimat yang Sering Diucapkan Anak Tidak Bahagia Menurut Para Ahli
-
Female Daily
Kostum Lama hingga Pesan yang Bikin Menangis, Ini Cerita di Balik Reuni 10 Tahun ‘Goblin’!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Foto: Gaya Zendaya di Premier Spider-Man, Terinspirasi Metamorfosis Laba-laba
-
Mommies Daily
Anak Sering Bilang “Terserah”? Ini 7 Penyebab Anak Sulit Mengambil Keputusan