HaiBunda

PARENTING

9 Kebiasaan Anak Laki-laki yang Terbentuk dari Sikap Ayah, Dampaknya Terasa saat Dewasa

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Selasa, 31 Mar 2026 09:30 WIB
Ilustrasi Kebiasaan Anak Laki-laki yang Terbentuk dari Sikap Ayah, Dampaknya Terasa saat Dewasa/Foto: Getty Images/Tran Van Quyet
Jakarta -

Tumbuh bersama Ayah tentu membentuk banyak hal dalam diri anak laki-laki. Mereka lebih banyak belajar dari apa yang Ayah lakukan daripada dari kata-kata yang diucapkan.

Tak jarang, perilaku Ayah yang tampak biasa justru meninggalkan jejak bagi anak laki-laki. Hal itu bisa terlihat saat mereka berinteraksi dengan orang lain atau sedang membuat keputusan.

Bicara soal ini, ada beberapa kebiasaan anak laki-laki yang terbentuk dari sikap Ayah dan dampaknya baru terasa saat mereka dewasa. Yuk, simak selengkapnya berikut ini.


9 kebiasaan anak laki-laki yang terbentuk dari sikap Ayah

Mengutip dari laman Your Tango, ada beberapa kebiasaan anak laki-laki yang terbentuk dari sikap Ayah. Berikut ulasan lengkapnya:

1. Belajar menjadi pendengar

Terkadang, Ayah bisa saja terlihat menarik diri atau sibuk sendiri hingga kurang memperhatikan anak laki-lakinya. Padahal, kehadiran dan perhatian dari Ayah sangat berpengaruh bagi perkembangan emosinya.

Melakukan kontak fisik seperti memeluk atau menepuk punggungnya, bisa membuat anak merasa aman dan dicintai. Bahkan, saat memberi susu atau bernyanyi, momen itu bisa membuat mereka merasa diperhatikan sepenuhnya.

Sebuah studi terbaru menemukan Ayah yang hadir secara emosional membantu anak belajar mengelola perasaannya dengan lebih baik. Anak pun jadi lebih siap menghadapi masalah dan emosi mereka saat dewasa.

2. Meniru keseharian Ayah

Anak laki-laki sering kali meniru apa yang mereka lihat dari Ayahnya. Jika Ayah sering asyik dengan gadget, anak pun cenderung melakukan hal yang sama.

Saat sedang bersama, cobalah hadir sepenuhnya tanpa terganggu gadget, ya. Tanyakan tentang harinya dan ceritakan juga kegiatan yang dijalani supaya ia merasa diperhatikan.

3. Terlalu fokus pada pekerjaan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, anak kerap meniru apa yang mereka lihat dari Ayahnya. Jika ayah selalu sibuk dengan pekerjaan, anak bisa belajar bahwa pekerjaan lebih penting daripada keluarga.

Waktu bersama anak itu terbatas dan berharga, jadi saat bersama cobalah fokus sepenuhnya. Kebiasaan Ayah yang terlalu fokus pada pekerjaan bisa membuat anak merasa diabaikan.

4. Sering pamer kehebatan

Tak jarang, anak laki-laki belajar melihat dunia dari cara Ayahnya bersikap. Jika Ayah sering menonjolkan diri atau ingin terlihat paling hebat, anak bisa menganggap itu hal yang normal dilakukan.

Lebih baik, tunjukkan sikap rendah hati dan akui kesalahan, ya. Anak akan memahami bahwa kekuatan sejatinya bukan tentang selalu terlihat hebat. Saat Ayah bersikap terbuka dan baik hati, anak pun belajar bahwa menjadi pria yang kuat bisa berarti peduli, penuh kasih, dan mau membantu orang lain.

5. Mudah marah

Anak laki-laki juga bisa meniru cara Ayahnya mengekspresikan kemarahan. Jika Ayah sering meledak, anak pun melihat bahwa marah adalah cara menghadapi masalah.

Lebih baik, tunjukkan bagaimana menghadapi emosi dengan tenang. Anak akan melihat bahwa tetap sabar dan bicara baik-baik itu penting. Ketika Ayah bisa menenangkan diri atau berbicara dengan cara yang baik, anak juga belajar meniru hal yang sama.

6. Memprioritaskan uang di atas segalanya

Selanjutnya, anak laki-laki bisa belajar bahwa uang adalah yang paling penting jika Ayah selalu memprioritaskannya. Hal ini membuat mereka menilai bahwa kesuksesan itu hanya berasal dari materi.

Sebaiknya, ajarkan pada anak bahwa nilai-nilai seperti kerja keras, keberanian, dan pengorbanan juga penting. Anak akan melihat bahwa kesuksesan bukan hanya soal uang.

7. Terlalu sibuk pada diri sendiri

Sering kali, kita terlalu sibuk hingga lupa menunjukkan pada anak pentingnya menolong orang lain. Padahal, anak laki-laki memperhatikan setiap gerak kita dan menilai apa yang benar.

Lebih baik, tunjukkan bahwa meluangkan waktu untuk orang lain itu penting, sekecil apapun itu. Anak akan mulai mengerti bahwa kebaikan dan kepedulian itu bagian dari hidup.

8. Kurang berani mencoba hal baru

Anak laki-laki bisa cenderung berhati-hati karena meniru sikap Ayah yang jarang mencoba hal baru. Mereka meniru apa yang sering mereka lihat, jadi kalau Ayah jarang mencoba hal baru, anak pun ikut merasa ragu.

Mengajak anak untuk melakukan kegiatan di luar rutinitas bisa membuka semangatnya untuk berpetualang. Misalnya, membaca buku atau mempelajari sesuatuĀ bersama-sama.

Tidak perlu hal yang besar atau mahal, yang penting anak merasakan pengalaman baru dan belajar bersikap berani. Kebiasaan ini nantinya bisa membentuk rasa ingin tahu dan keberanian pada anak.

9. Menyimpan emosi dalam diri

Banyak pria yang menyimpan perasaan mereka sendiri, Bunda. Hal ini tak jarang membuat mereka sulit mengekspresikan apa yang mereka rasakan.

Saat anak melihat Ayahnya selalu menahan emosi, mereka juga akan melakukan hal yang sama. Anak bisa menjadi lebih tertutup dan kesulitan berbagi perasaannya dengan orang lain.

Tidak ada salahnya menunjukkan emosi dengan sehat, ya. Saat sedih, boleh saja menangis, dan saat bahagia, tunjukkan kegembiraan itu bersama anak.

Buatlah rutinitas yang melibatkan anak dalam interaksi emosional. Misalnya, berbagi cerita tentang hari mereka atau tentang pengalaman Bunda dan Ayah.

Itulah penjelasan mengenai beberapa kebiasaan pada anak laki-laki yang terbentuk dari sikap Ayah, yang dampaknya bisa terlihat saat mereka dewasa.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Anak Merasa YouTube Sebagai Teman Dekatnya? Ini Penjelasan Psikolog

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

10 Barang Elektronik di Rumah yang Paling Boros Listrik, Cek Penggunaannya!

Mom's Life Arina Yulistara

Momen Joanna Alexandra Ajak Calon Suami Kunjungi Makam Raditya Oloan: Kamu Tak Tergantikan

Mom's Life Annisa Karnesyia

100 Nama Bayi 4 Huruf yang Singkat tapi Tetap Elegan

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Risiko Kehamilan di Atas 40 Th seperti Annisa Pohan dan Cara Mempersiapkan Persalinannya

Kehamilan Annisa Karnesyia

Pulau Terpadat di Dunia Ini Jadi Rebutan, Ada Tempat Hiburan di Tengah Laut

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

140 Nama-nama Sayuran dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

10 Barang Elektronik di Rumah yang Paling Boros Listrik, Cek Penggunaannya!

Viral Isu Harga BBM Naik per 1 April, Ini Tanggapan Pertamina

Momen Joanna Alexandra Ajak Calon Suami Kunjungi Makam Raditya Oloan: Kamu Tak Tergantikan

100 Nama Bayi 4 Huruf yang Singkat tapi Tetap Elegan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK