HaiBunda

PARENTING

Hubungan Kondisi Gigi Anak saat Kecil dengan Kesehatan Jantungnya

Indah Ramadhani   |   HaiBunda

Senin, 18 May 2026 15:00 WIB
Hubungan kesehatan gigi anak dan jantung/ Foto: Getty Images/NanoStockk

Selama ini, mungkin Bunda mengira bahwa masalah pada gigi anak hanya sebatas gigi berlubang atau kebiasaan sikat gigi yang buruk. Namun, siapa sangka, masalah gigi dan mulut dapat memengaruhi kesehatan jantung, bahkan sejak anak masih kecil, lho.

Para ahli menyebut, kesehatan mulut yang kurang terjaga dapat memicu berbagai masalah kesehatan yang lebih serius. Hal ini terjadi karena mulut merupakan tempat tinggal berbagai macam bakteri yang rentan berkembang dan menimbulkan infeksi.

“Setiap orang memiliki bakteri yang hidup di mulut mereka. Hal tersebut memang normal, tetapi akan menjadi masalah bila bakteri yang berkembang sudah di luar kendali,” kata ashli kardiolog anak, Nicholas Dreger, MD, dikutip dari laman Loma Linda University.


Berdasarkan sejumlah penelitian, bakteri yang menginfeksi mulut diketahui dapat masuk ke dalam aliran darah dan menyerang jantung, Bunda. Temuan ini tentunya menjadi pengingat bagi para orang tua untuk lebih waspada terhadap kondisi gigi dan mulut anak.

Untuk memahaminya lebih lanjut, simak bagaimana hubungan kondisi gigi anak saat kecil dengan kesehatan jantungnya berikut ini, Bunda.

Bagaimana kesehatan gigi anak dapat memengaruhi jantung?

Masuknya bakteri yang menginfeksi mulut ke dalam aliran darah dapat terjadi pada saat anak mengalami gigi berlubang, radang gusi, atau bahkan menyikat gigi saat kondisi mulut sedang tidak sehat. Kondisi ini umumnya akan diperparah bila kekebalan tubuh anak sedang menurun, Bunda.

Pada anak dengan kondisi tubuh yang sehat, biasanya sistem imun dapat mengatasi bakteri tersebut. Namun, pada beberapa anak dengan kondisi kesehatan khusus, bakteri ini dapat menempel pada bagian jantung yang rentan dan menyebabkan infeksi serius.

Salah satu infeksi serius yang dapat terjadi adalah endokarditis atau infeksi pada lapisan dalam jantung, Bunda. Jika anak terkena infeksi ini, penanganan yang diberikan cukup intensif, seperti pemberian antibiotik dalam jangka panjang hingga tindakan medis lanjutan.

“Infeksi endokarditis dapat memerlukan antibiotik intravena selama berminggu-minggu, rawat inap yang lama, dan terkadang bahkan operasi jantung berulang. Meski jarang terjadi, kondisi ini dapat berdampak serius bagi penderitanya,” jelas Dreger.

Tidak hanya itu, sebaliknya, kebiasaan menjaga kesehatan gigi sejak dini juga membawa pengaruh pada kesehatan jangka panjang, Bunda. Beberapa penelitian lain menunjukkan, kesehatan mulut yang buruk dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular di masa dewasa.

Misalnya, penyakit gusi dapat memicu peradangan dalam tubuh yang berhubungan dengan penyumbatan pembuluh darah. Bahkan, infeksi mulut yang tidak ditangani dengan baik sejak kecil dapat memperbesar risiko penyakit jantung di kemudian hari.

Kondisi anak seperti apa yang berisiko lebih tinggi?

Meskipun infeksi dan masuknya bakteri ke dalam aliran darah dapat terjadi pada siapa saja, beberapa anak dengan kondisi khusus dapat memperkuat risiko-risiko tersebut. Berikut penjelasannya, dikutip dari laman Care Quest:

  • Memiliki penyakit jantung bawaan: Anak yang memiliki cacat jantung bawaan jauh lebih rentan untuk mengalami risiko tersebut.
  • Menderita penyakit gusi: Sebanyak 28 persen orang yang menderita penyakit gusi lebih berisiko mengalami serangan jantung dibandingkan orang yang tidak memiliki masalah kesehatan gigi.
  • Infeksi virus HPV: Orang dengan infeksi human papillomavirus (HPV) memiliki kesehatan mulut yang lebih buruk. Maka dari itu, mereka sangat rentan terkena serangan jantung.
  • Pernah menjalani operasi jantung: Meskipun tidak semua anak dengan riwayat operasi jantung menghadapi risiko tinggi, sering kali mereka memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah dan membuatnya sangat rentan.

Cara menjaga kesehatan jantung yang dimulai dari kesehatan gigi

Dreger menyarankan beberapa langkah yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan gigi anak sejak kecil. Berikut tipsnya:

  • Bunda dapat membiasakan anak untuk menyikat gigi secara rutin, minimal dua kali sehari
  • Bunda dapat mengajarkan anak untuk menggunakan benang gigi dengan benar jika diperlukan
  • Bunda dapat membatasi anak untuk mengonsumsi makanan dan minuman manis
  • Rutin mengajak anak memeriksakan gigi ke dokter

Demikian penjelasan mengenai kondisi gigi anak saat kecil dengan kesehatan jantung, serta berbagai risikonya apabila tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan baik. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Kebiasaan Penyebab Gigi Si Kecil Berlubang, Termasuk Sering Gigit Kuku Bun!

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian Berdasarkan Model Rambut, Orang Tulus Biasanya Punya Gaya ini

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Potret Baby Thomas, Putra Pertama Aurelie Moeremans dan Tyler Bigenho

Parenting Angella Delvie & M Prima Fadhilah

11 Ciri Perempuan dengan IQ Tinggi Menurut Penelitian

Mom's Life Amira Salsabila

Jennifer Coppen Bocorkan Rencana Pernikahan dengan Justin Hubner

Mom's Life Amira Salsabila

Hubungan Kondisi Gigi Anak saat Kecil dengan Kesehatan Jantungnya

Parenting Indah Ramadhani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Dokter Sebut 13 Ciri Mengkhawatirkan Bayi Beberapa Jam Setelah Dilahirkan

Ciri Kepribadian Berdasarkan Model Rambut, Orang Tulus Biasanya Punya Gaya ini

Kumpulan Doa untuk Ibu Hamil Menjelang Persalinan agar Lancar dan Bayi Sehat

Hubungan Kondisi Gigi Anak saat Kecil dengan Kesehatan Jantungnya

Jennifer Coppen Bocorkan Rencana Pernikahan dengan Justin Hubner

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK