parenting
Kenalkan Konsep Merah Putih, Cara Benar Menyikat Gigi Anak Menurut Dokter
HaiBunda
Selasa, 21 Apr 2026 20:50 WIB
Daftar Isi
Masalah pada gigi anak seringkali disebabkan oleh cara merawat gigi yang kurang optimal, Bunda. Kebiasaan menyikat gigi menjadi salah satu hal yang kerap dianggap sepele, padahal dapat mencegah dan mengurangi risiko gigi berlubang pada anak.
Menyikat gigi merupakan langkah pencegahan yang sangat sederhana. Namun, menyikat gigi juga perlu dilakukan dengan cara yang benar agar gigi benar-benar bersih sehingga kesehatan mulut dan gigi terjaga.
Seperti yang kita tahu, salah satu penyebab gigi berlubang adalah penumpukan sisa makanan di gigi. Sisa makanan yang tidak dibersihkan dengan baik akan memicu penumpukan plak dan bakteri, yang mengubah sisa makanan menjadi zat asam.
Nah, dengan menyikat gigi, sisa makanan dan plak dapat dibersihkan secara optimal sehingga risiko gigi berlubang pada anak dapat diminimalisir, Bunda.
Membangun kebiasaan menyikat gigi pada anak
Menurut drg. Aulia N. Ainayah, Sp.KGA, MARS, membangun kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut dapat diawali dengan membangun kemauan anak untuk menyikat gigi terlebih dahulu, Bunda. Jika anak sudah terbiasa dan mau menyikat gigi, orang tua akan lebih mudah mengedukasi cara menyikat gigi yang baik dan benar ke depannya.
“Jadi, memang untuk teknik sikat gigi itu ada macam-macam ya. Kalau untuk anak-anak sih, yang penting dia mau sikat gigi dulu, walaupun memang tetap perlu diajarkan cara sikat gigi yang benar,” katanya kepada HaiBunda melalui wawancara pada Rabu (15/4).
Cara menyikat gigi yang benar
drg. Aulia menjelaskan bahwa cara menyikat gigi yang benar pada anak adalah dengan teknik satu arah, yaitu dari gusi ke gigi. Untuk memudahkan anak-anak mengingat, ia memperkenalkannya sebagai konsep “merah putih”, yaitu merah untuk gusi dan putih untuk gigi.
“Jadi, cara menyikat giginya itu satu arah, dari merah ke putih. Biasanya saya ngajarin anak-anak dengan mengingat warna bendera Indonesia, merah putih. Artinya, dari gusi ke gigi, disikat satu arah seperti itu,” jelasnya.
Selain itu, drg. Aulia juga menjelaskan bahwa sebaiknya hindari menyikat gigi secara mendatar atau dari kanan ke kiri dengan bolak-balik. Cara tersebut justru dapat menimbulkan berbagai masalah pada gusi dan gigi anak, Bunda.
“Kalau sikat giginya memang gini (mendatar dan bolak-balik) terus, lama-kelamaan memang gusinya nanti bisa buruk (turun/aus) gitu, yang bisa menyebabkan gigi makin sensitif. Jadi memang gerakannya yang benar adalah satu arah dari gusi ke gigi," imbuhnya.
Hal yang perlu diperhatikan saat menyikat gigi pada anak
Selain tekniknya, Bunda juga perlu memperhatikan beberapa hal yang tidak kalah penting, seperti pemilihan pasta gigi, sikat gigi, dan lainnya. Berikut tips yang disampaikan drg. Aulia :
- Penggunaan sikat gigi: Karena gusi anak masih terbilang sensitif dan harus menjangkau area gigi yang sulit, drg. Aulia menyarankan agar anak menggunakan sikat gigi yang bahannya lebih lembut. Pemilihan sikat gigi ini juga dapat disesuaikan dengan usianya, Bunda.
- Penggunaan pasta gigi: Aulia menyarankan agar anak menggunakan pasta gigi mengandung fluoride. Penting untuk diketahui bahwa fluoride tidaklah berbahaya dan justru dapat mencegah gigi berlubang. Penggunaanya dapat diatur sesuai dosis, untuk anak yang belum bisa berkumur, cukup sebiji beras, dan untuk anak yang sudah bisa berkumur, dosisnya dinaikkan hingga sebesar biji jagung atau kacang polong.
- Jadwal menyikat gigi: Lakukan sikat gigi 2 kali sehari secara rutin. Satu kali di pagi hari setelah sarapan dan satu kali di malam hari sebelum tidur. Aulia meminta agar orang tua tetap mendampingi anak selama proses menyikat gigi tersebut.
- Jangkau keseluruhan gigi: Saat mendampingi anak, Bunda dapat mengingatkan teknik menyikat dari gusi ke gigi serta gerakan memutar pada gigi bagian belakang. Perhatikan, agar semua area gigi terjangkau dengan baik.
- Penggunaan benang gigi: Sebagai tambahan, Bunda juga bisa membiasakan anak menggunakan benang gigi. Menurut Aulia, penggunaan benang gigi sangat baik karena dapat mencegah sisa makanan yang tersangkut dan mampu membersihkan sela-sela gigi dengan optimal.
Demikian penjelasan cara menyikat gigi anak yang baik dan benar menurut ahlinya. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Bayi Tumbuh Gigi: Kenali Tanda & Penyebab Cepat Tumbuh, hingga Ciri yang Tidak Normal
Parenting
7 Kebiasaan Penyebab Gigi Anak Tonggos, Sepele tapi Sering Dilakukan
Parenting
6 Cara Atasi Bruxism atau Kebiasaan Anak Menggertakkan Gigi saat Tidur
Parenting
Gigi Susu Bisa Identifikasi Adanya Gangguan Mental pada Anak lho Bun
Parenting
Jangan Langsung Buang Gigi Anak yang Copot Utuh Ya, Bun
9 Foto
Parenting
Begini Jadinya Kalau Gusi Anak Gatal karena Tumbuh Gigi
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
7 Cara Menghilangkan Sakit Gigi Berlubang agar Tidak Kambuh Lagi pada Anak
Tips Merawat Gigi Anak agar Tak Alami Karies
6 Kebiasaan Penyebab Gigi Tonggos Anak dan Perawatan untuk Memperbaiki Strukturnya