PARENTING
Viral Balita Nangis Diterapi "Totok Sirih", Ini Cara Pijat Bayi yang Aman Menurut IDAI
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Rabu, 29 Apr 2026 18:50 WIBBelakangan ini ramai seorang balita menangis saat menjalani terapi "totok sirih" yang terjadi di Palembang, Sumatera Selatan. Momen ini pun langsung menyita perhatian netizen karena terlihat cukup mengkhawatirkan.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak seorang balita sedang menjalani terapi dengan ekspresi yang tidak nyaman. Saat bagian kepala disentuh oleh terapis, anak tersebut tampak menangis keras dan terlihat kesakitan.
Menanggapi hal ini, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan penjelasan sekaligus melakukan peninjauan langsung terkait kejadian tersebut. Melalui unggahan di akun Instagram @idai_ig, dijelaskan bahwa kondisi bayi yang menangis bisa menjadi tanda ia sedang merasa tidak nyaman dengan perlakuan yang diterimanya.
"Menanggapi video viral "totok sirih" pada bayi di kota Palembang, Sumatera Selatan. Mari, kita pastikan setiap sentuhan pada anak menghadirkan rasa aman, bukan luka," tulisnya dalam unggahan tersebut.
"Kita semua tentu ingin anak sehat. Tapi, saat bayi menangis keras, itu tanda ia sedang tidak nyaman," lanjutnya.
Selain itu, IDAI juga mengingatkan Bunda untuk selalu berhati-hati sebelum melakukan pijat atau terapi pada Si Kecil.
Hal yang perlu diperhatikan sebelum memijat bayi
Sebelum memijat Si Kecil, ada beberapa hal penting yang perlu Bunda perhatikan terlebih dahulu. Tujuannya supaya pijatan terasa nyaman dan aman untuk bayi.
Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Bayi merasa tenang.
- Tidak demam atau sakit.
- Tidak baru menyusu atau makan.
- Tidak lapar atau mengantuk.
IDAI menegaskan bahwa pemijatan sebaiknya dilakukan saat bayi benar-benar dalam kondisi yang siap dan tenang. Jika bayi belum berada dalam kondisi yang nyaman, maka sebaiknya pijatan ditunda terlebih dahulu.
Dalam hal ini, Bunda bisa menunggu sampai Si Kecil benar-benar merasa rileks sebelum memulainya.
Cara pijat bayi yang benar dan aman menurut IDAI
Selain beberapa hal yang perlu diperhatikan, IDAI turut memberikan cara pijat bayi yang benar dan aman. Simak penjelasan lengkapnya:
1. Persiapan pijat bayi
Sebelum mulai, pastikan ruangan dalam kondisi yang hangat dan tenang, ya. Bukan tanpa alasan, hal ini untuk membantu bayi lebih rileks selama proses pijat.
Saat ingin melakukan pijatan, tangan Bunda harus bersih dan kuku dipotong pendek sebelum menyentuh Si Kecil. Lalu, gunakan minyak khusus bayi dan pilihlah produk yang aman serta tidak menimbulkan iritasi.
Selain itu, pastikan bayi dalam kondisi yang tenang dan sadar sebelum mulai pijat. Dengan begitu, proses pijat bisa berjalan dengan lebih nyaman.
2. Kaki (Mulai dari bawah)
Selanjutnya, mulailah dengan mengusap paha menuju kaki secara lembut, Bunda. Gerakan ini sebaiknya dilakukan perlahan supaya bayi merasa nyaman.
Bunda bisa menggunakan gerakan seperti "memerah susu" secara halus. Jangan memberikan tekanan terlalu kuat ya karena cukup berisiko bagi Si Kecil.
3. Perut (Hati-hati dan ringan)
Gerakan pijat dilakukan dengan memutar searah jarum jam secara perlahan. Teknik ini membuat area perut bayi terasa lebih nyaman dan tidak tegang.
Gunakan tekanan yang sangat ringan saat memijat bagian ini ya, Bunda. Tips ini penting karena perut bayi masih sangat sensitif dan mudah tidak nyaman jika ditekan terlalu kuat.
4. Dada dan tangan
Lalu, Bunda bisa mengusap dari tengah ke arah samping dengan lembut. Untuk bagian tangan, lakukan pijatan dari bahu hingga pergelangan secara perlahan.
5. Punggung
Saat memijat punggung, tengkurapkan bayi dengan tetap dalam pengawasan Bunda. Kemudian, usap punggung dari leher menuju bokong secara perlahan dan lembut.
Lebih lanjut, Bunda juga perlu memperhatikan beberapa catatan saat memijat bayi agar tetap aman dan nyaman.
- Ikuti respons bayi dengan baik selama pijatan dilakukan. Jika bayi terlihat tenang, maka pijatan bisa dilanjutkan.
- Jika bayi mulai menangis atau tampak tidak nyaman, sebaiknya segera hentikan pijatan.
- Durasi pijat bayi juga sebaiknya tidak terlalu lama, cukup sekitar 10-15 menit saja. Waktu yang singkat ini sudah cukup untuk membuat bayi merasa rileks.
- Tidak perlu menggunakan tekanan kuat atau teknik seperti "totok". Pijatan yang aman justru dilakukan dengan sentuhan yang lembut.
Manfaat pijat bayi
IDAI kembali menegaskan bahwa pijat bayi bukan bertujuan untuk mengobati penyakit ya, Bunda. Namun untuk menstimulasi tumbuh kembang Si Kecil melalui sentuhan yang lembut.
Stimulasi ini bisa diberikan lewat sentuhan, gerakan, suara, dan juga komunikasi saat memijat. Jika dilakukan dengan benar, pijat bisa memberikan dampak positif bagi bayi. Berikut ini manfaat pijat untuk bayi:
- Tidur lebih nyenyak
- Lebih rileks
- Membantu kenaikan berat badan
- Mendukung sistem pencernaan dan melancarkan sirkulasi darah
Selain itu, IDAI menyampaikan bahwa yang dibutuhkan Si Kecil bukanlah kekuatan, melainkan kepekaan dan kasih sayang dari Bunda.
"Karena yang mereka butuhkan bukan kekuatan, tapi kepekaan dan kasih sayang," tulis dalam unggahan tersebut.
Itulah penjelasan mengenai viralnya balita yang menangis saat menjalani terapi "totok sirih", serta penjelasan cara pijat bayi yang benar dan aman menurut IDAI.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Balita Hipotermia saat Mendaki, Ini Usia Aman Anak Diajak Naik Gunung
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Manfaat Pijat Bayi, Bisa Atasi Batuk Pilek hingga Tingkatkan Berat Badan Si Kecil
Bolehkah Bayi Diurut Secara Tradisional? Begini Kata Ahli
Benarkah Bayi Bisa Kelelahan dan Perlu Dipijat? Ini Kata Dokter
Pijat Bayi Bisa Bantu Optimalkan Tumbuh Kembang Anak Lho, Bun
TERPOPULER
Cara Mengenali Ibu Mertua dengan EQ Tinggi dari Sikapnya
Deepika Padukone Bagikan Realita Hamil Anak Kedua Sambil Mengasuh Anak Pertama
Cara Mengenali Bentuk Tubuh dan Risiko Penyakit yang Mengintai
6 Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Menyukai Musim Panas
Cerita Bunda Rahasiakan Kehamilan dari 6 Putrinya, Pulang dari RS Bawa Bayi Baru
REKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Hospital Bag untuk Melahirkan, Aman dan Muat Banyak
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Plump Lip Oil yang Sedang Tren, Bikin Bibir Tampak Lebih Penuh dan Berkilau
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Selain Nasi, 7 Resep Bekal Anak SD yang Praktis Dibuat & Enak
Cara Mengenali Ibu Mertua dengan EQ Tinggi dari Sikapnya
Deepika Padukone Bagikan Realita Hamil Anak Kedua Sambil Mengasuh Anak Pertama
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Cara Mengenali Bentuk Tubuh dan Risiko Penyakit yang Mengintai
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Bosan Sama Surface Pro? Ini Alternatif Laptop Detachable yang Layak Dilirik
-
Beautynesia
4 Cara Instan yang Membuat Terlihat Seperti Orang Berkelas Menurut Ilmu Psikologi
-
Female Daily
Sunscreen Spray vs Krim: Mana yang Lebih Efektif Buat Lindungi Kulit?
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
8 Inspirasi Gaya Hijab Lari Nikita Willy yang Sporty, Fungsional dan Elegan
-
Mommies Daily
10 Tren Model Rambut Remaja Laki-Laki yang Hits di 2026, Lengkap dengan Harga dan Tempat Potong Rambut