PARENTING
Bukan Cuma Menabung, Psikolog Ungkap Cara Membentuk Anak Bijak soal Uang Sejak Kecil
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Selasa, 19 May 2026 13:10 WIBBiaya hidup yang makin meningkat membuat banyak orang tua lebih hati-hati dalam mengatur keuangan. Di sisi lain, kondisi ini juga bikin banyak keluarga mulai mengajak anak mengenal soal uang sejak kecil.
Tak sedikit pula orang tua yang kini mencoba lebih terbuka saat berbicara tentang pengeluaran di rumah. Obrolan soal uang rupanya bisa membantu anak mengerti banyak hal sejak dini, Bunda.
Seorang psikolog keuangan sekaligus profesor ekonomi di Universitas Creighton di Amerika Serikat, Brad Klontz, menyampaikan percakapan jujur dengan anak dapat memberi dampak baik untuk masa depan mereka.
Termasuk juga saat orang tua perlu mengatakan "tidak" ketika anak meminta sesuatu dan menjelaskan alasannya dengan baik. Menurutnya, anak yang mulai dikenalkan tentang uang lebih mudah belajar menghargai kebutuhan dan keinginannya.
Bicara soal ini, Klontz membagikan cara yang dapat membantu membentuk anak agar lebih bijak dalam memahami uang sejak kecil.
Anak bisa belajar soal uang sejak usia dini
Tantangan ekonomi yang dirasakan banyak keluarga ternyata ikut mengubah cara orang tua berbicara dengan anak tentang uang, Bunda. Hal ini terlihat dari survei terhadap 2.000 orang tua di Amerika Serikat.
Menilik dari laman CNBC Make It, sebanyak 64 persen orang tua mengaku kondisi keuangan belakangan ini bikin mereka lebih terbuka kepada anak soal cara mengatur uang di rumah.
Enggak cuma itu, sekitar 66 persen lainnya juga mengatakan mereka kini lebih sering menolak permintaan belanja anak sambil menjelaskan alasannya dengan cara yang pelan-pelan. Lebih lanjut, penelitian menunjukkan bahwa anak sudah bisa mulai mempelajari soal keuangan sejak usia 5 tahun.
Penelitian di Brigham Young University juga menemukan, anak yang belajar keuangan sejak kecil memiliki hubungan yang lebih sehat dengan uang saat dewasa nanti. Hal tersebut yang juga dijelaskan oleh psikolog keuangan Klontz.
"Anak-anak tersebut pada akhirnya memiliki kondisi keuangan yang jauh lebih baik di kemudian hari, dibandingkan harus mempelajarinya dengan cara yang sulit," ujarnya.
Psikolog ungkap pentingnya membiasakan bicara soal uang kepada anak
Masih banyak orang tua yang merasa pembicaraan soal uang dengan anak adalah hal yang sensitif. Bahkan, tak sedikit pula yang memilih menghindari topik ini di rumah.
Menurut Klontz, sebagian orang tua merasa kurang percaya diri dengan pemahaman finansial mereka sendiri. Padahal, menghindari obrolan tentang uang justru bisa menjadi kesalahan yang besar.
"Menghindari pembicaraan tentang uang dengan anak-anak adalah kesalahan besar," kata Klontz.
Menurutnya, saat anak meminta sesuatu yang belum bisa dibeli, orang tua sebenarnya punya kesempatan untuk memberikan penjelasan kepada mereka dengan cara yang baik.
"Jangan pernah menolak pertanyaan anak tentang topik tersebut, bahkan jika mereka meminta pembelian yang di luar kemampuan keuangan keluarga saat ini. Mengatakan "tidak" pada permintaan anak adalah kesempatan baik untuk memberikan penjelasan yang bijaksana dan informatif atas keputusan tersebut," tuturnya.
Cara membentuk anak agar bijak soal uang sejak kecil menurut psikolog
Mengajarkan anak soal uang ternyata bisa dimulai dari kegiatan sehari-hari. Perlu diketahui, anak tidak selalu harus diberi penjelasan yang rumit untuk mulai mengenal cara mengatur uang.
Mengutip dari CNBC Make It, dalam sebuah survei perusahaan keuangan, lebih dari separuh orang tua mengaku sering mengajak anak berbelanja kebutuhan rumah tangga. Dari kegiatan itu, anak bisa melihat bagaimana keluarga memilih barang dan mengatur pengeluarannya secara rutin.
Selain itu, sekitar 38 persen orang tua juga mulai membahas pengeluaran rumah tangga seperti sewa rumah, cicilan, atau tagihan listrik dengan anak-anak mereka. Menurut para ahli keuangan pribadi, hal ini dapat membantu anak lebih bijak saat memilih barang dan belajar menabung.
Psikolog Klontz mengingatkan agar obrolan soal uang tetap disesuaikan dengan usia anak. Anak usia Sekolah Dasar (SD) biasanya cukup mengenal konsep seperti nilai uang dan alasan memilih suatu barang.
Sementara itu, untuk anak remaja bisa mulai diajak membahas tabungan atau anggaran dalam jangka panjang, Bunda.
Lebih lanjut, Klontz mengingatkan supaya orang tua tidak membuat anak takut atau stres saat membicarakan kondisi keuangan keluarga. Menurutnya, anak bisa merasakan ketika orang tua tidak jujur tentang situasi yang sedang terjadi.
Karena itulah, orang tua disarankan tetap terbuka kepada anak cara yang tenang dan sesuai dengan usia mereka.
"Orang tua mungkin menularkan sebagian dari rasa takut dan kecemasan ini, dan itu akan berdampak buruk di kemudian hari," jelas Klontz.
"Jika orang tua berbohong kepada anak, hal itu justru bisa menimbulkan masalah lain. Anak-anak memiliki kemampuan mendeteksi kebohongan yang sangat baik. Saya rasa tidak apa-apa untuk mengatakan, 'Lihat, ini menegangkan, dan kami tidak yakin apa yang sebenarnya terjadi. Tapi, percayalah, kami bisa mengatasinya,'" lanjutnya.
Psikolog Klontz menyarankan agar anak mulai dibiasakan melihat bagaimana keluarga mengatur uang setiap harinya. Misalnya, dengan menjelaskan tujuan menabung atau rencana membeli sesuatu yang penting di masa depan.
"Duduklah bersama dan katakan, 'Hei, kita ingin TV baru atau kita punya tujuan keuangan lain, jadi...kita akan menyisihkan sejumlah uang setiap kali menerima gaji,'" ungkapnya.
Itulah penjelasan tentang psikolog mengungkap cara membentuk anak bijak soal uang sejak kecil dalam keseharian. Sudahkah Bunda terapkan cara ini di rumah?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Bunda Wajib Tahu, 7 Tanda Anak Alami Main Character Syndrome
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
6 Hal yang Bisa Bunda Lakukan untuk Mendorong Si Kecil Berperilaku Jujur
Anak Tak Mau Ditinggalkan dan Cemas Berpisah, Harus Bagaimana?
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
Studi: Anak yang Pantang Menyerah Kelak Pandai Mengatur Uang
TERPOPULER
11 Ciri Perempuan dengan EQ Tinggi Menurut Pakar
5 Potret Farah Labita Putri Ferdy Hasan, Jadi Lulusan S2 Terbaik di Universitas Cambridge
11 Resep Bakwan Sayur hingga Jagung yang Renyah dan Gurih
Cerita Haru Al Ghazali Dampingi Alyssa Daguise Melahirkan, Beri Pesan Ini Buat Para Suami
Bayi Terpapar Polusi sejak di Kandungan Lebih Berisiko Alami Speech Delay
REKOMENDASI PRODUK
10 Panci Presto Terbaik untuk Memasak Beragam Makanan Cepat & Mudah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vacuum Cleaner Wet and Dry, Sedot Debu Sekaligus Mengepel Lantai
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Wajan Penggorengan Stainless Steel Bahan Tebal & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Highlighter & Contour Stick Terbaik, Mudah Dipakai Cocok untuk Pemula
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Buku untuk Ibu Hamil yang Berikan Banyak Tips Bermanfaat
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
11 Ciri Perempuan dengan EQ Tinggi Menurut Pakar
Bayi Terpapar Polusi sejak di Kandungan Lebih Berisiko Alami Speech Delay
Bukan Cuma Menabung, Psikolog Ungkap Cara Membentuk Anak Bijak soal Uang Sejak Kecil
11 Resep Bakwan Sayur hingga Jagung yang Renyah dan Gurih
Kisah Pria di Tangerang Nyaris Lumpuh Akibat Saraf Kejepit
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Daftar Negara huruf D Lengkap dengan Fakta Uniknya, Banyak yang Baru Tahu
-
Beautynesia
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Mata Uang Rupiah?
-
Female Daily
Koleksi Musim Panas PEDRO Tampilkan Inspirasi Gaya Rileks yang Elevated
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Cantiknya Lim Ji Yeon Pamer Foto di Bali, Disangka Liburan Bareng Lee Do Hyun
-
Mommies Daily
17 Cafe dengan Meeting Room di Jabodetabek, Bisa WFC dan Meeting Kantor