HaiBunda

PARENTING

Persiapan Sekolah Anak SD Kelas 1: Cek Checklist Perlengkapan Si Kecil

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Senin, 15 Jun 2026 14:50 WIB
Persiapan anak kelas 1 SD/ Foto: Getty Images/Worawee Meepian

Dari taman kanak-kanak (TK) naik ke  jenjang kelas satu SD adalah lompatan besar bagi Si Kecil. Ada rutinitas, harapan, dan jadwal kelas yang baru bagi Si Kecil.

Meskipun sudah mulai belajar rutinitas sejak TK, ada banyak aturan dan harapan baru bagi siswa kelas satu yang dapat terasa sangat berbeda dari sebelumnya.

Siswa kelas satu SD mungkin terkejut mengetahui bagaimana kelas dan guru baru mereka bekerja secara berbeda dari taman kanak-kanak. Jika siswa mengikuti program setengah hari (atau tidak mengikuti program taman kanak-kanak sama sekali), perubahan tersebut dapat terasa seperti perubahan yang lebih besar lagi.


Namun, sering kali orang tua terlalu fokus pada perlengkapan sekolah, tapi lupa dengan persiapan penting lainnya. Untuk itu, perlu persiapan yang matang, jauh sebelum Si Kecil masuk ke sekolah untuk memulai kelasnya di SD. 

Termasuk mengajarkan anak cara berteman yang baik, atau cara menerapkan sopan santun. Hal ini perlu diperkenalkan pada anak sejak dini, karena menjadi dasar penting dalam pembentukan karakter positif. Hal ini juga berlaku saat anak mulai masuk sekolah.

7 Persiapan penting untuk anak masuk SD

Ada tujuh persiapan penting untuk anak masuk kelas satu SD, yang dapat orang tua ajarkan. Apa saja persiapan-persiapannya? Simak persiapannya berikut ini!

1. Bersosialisasi

Ketika masuk SD, anak mulai belajar berinteraksi dan berteman dengan teman sebayanya. Mereka akan belajar bersosialisasi dengan orang-orang di lingkungan sekolah.

Bagaimana bisa menumbuhkan kemampuan bersosialisasi yakni dengan cara melatih mereka untuk memulai percakapan dengan baik. Bisa juga mengajukan pertanyaan, menunjukkan minat, dan menjaga kontak mata. Ajarkan juga batasan dalam bersosialisasi.

2. Kebersihan diri

Kebersihan diri adalah bekal penting bagi anak ketika masuk SD. Di usia ini, sepatutnya mereka sudah paham bagaimana cara menjaga kebersihan diri di sekolah, apalagi ketika orang tuanya tidak berada di sana.

Anak SD setidaknya mampu mengungkapkan keinginan pergi ke kamar mandi, mengancingkan bajunya sendiri, memasang resleting celana atau rok, dan mencuci tangan. Rutin berlatih di rumah atau di tempat umum supaya anak akan terbiasa.

3. Mengucapkan 'tolong'

Tidak lupa juga untuk selalu mengajarkan anak mengucapkan 'tolong' saat meminta sesuatu kepada temannya. Bunda bisa berikan contoh di rumah. Anak akan meniru apa yang mereka lihat di rumah.

4. Meminta izin jika ingin melakukan sesuatu

Meminta izin termasuk etika dan sopan santun untuk menghormati guru, bahkan privasi seseorang. Dikutip dari Begin Learning, mengajari anak cara meminta izin dan menetapkan batasan membantu mereka membangun rasa hormat antara diri mereka sendiri dan orang lain. Hal yang sama berlaku untuk membantu mereka menetapkan batasan bagi diri mereka sendiri.

Bunda perlu mengenalkan aturan mengenai situasi-situasi tertentu yang memerlukan izin. Contohnya seperti jika anak ada perlu untuk ke luar kelas.

5. Mengucapkan 'terima kasih'

Terima kasih merupakan dasar etika sosial yang membantu anak membangun hubungan positif dengan temannya. Ucapan ini bisa digunakan saat anak menerima sesuatu, baik itu benda, bantuan, atau pujian.

Mengajari anak-anak untuk mengucapkan "terima kasih" akan lebih efektif jika Bunda memberi contoh dan menjadikannya sebuah kebiasaan. Alih-alih menegur mereka agar mengucapkannya, tunjukkan perilaku tersebut secara alami, latih melalui permainan peran yang menyenangkan, dan puji momen-momen sopan mereka.

6. Sabar menunggu giliran untuk bicara

Salah satu kebiasaan yang dilakukan anak-anak adalah menyela pembicaraan. Kebisaan ini tidak boleh dibiarkan. Ajarkan anak untuk sabar menunggu giliran bicara. Tanamkan kebiasaan baik ini sebelum masuk SD.

Meski demikian, anak juga harus paham bahwa dalam keadaan darurat, seperti situasi mendesak atau memang benar-benar perlu, menyela pembicaraan bisa saja dilakukan.

7. Mengucapkan 'permisi'

Mengutip laman Sparkles Early Learning Academy, 'permisi' adalah ungkapan sopan dan kekuatan sosial. Apa pun yang perlu dilakukan anak, entah itu menyela, menarik perhatian seseorang, atau dengan sopan menghindari tempat ramai, ungkapan ini akan mempermudah interaksi.

Dengan mengucap 'permisi', anak belajar untuk menghargai ruang dan keberadaan orang lain. Hal ini menunjukkan bahwa mereka peduli terhadap lingkungan di sekitarnya, Bunda.

Daftar checklist Perlengkapan Sekolah Anak SD Kelas 1

Untuk mempersiapkan Si Kecil masuk sekolah, simak daftar checklist perlengkapan sekolah anak SD berikut ini!

1.  Seragam sekolah

Setiap sekolah sudah memiliki aturan masing-masing terkait seragam, termasuk soal hari penggunaan dan ukuran. Penting untuk melakukan fitting supaya pemilihan ukuran seragam benar-benar sesuai dengan tubuh anak.

2. Tas sekolah

Beberapa sekolah memiliki loker, namun untuk membawa perlengkapan, anak tetap perlu tas sekolah. Umumnya anak sekolah menyukai tas dengan model ransel. Selain dari model, pastikan untuk memilih tas dengan ukuran yang sesuai dengan postur tubuh anak. Kesampingkan model tas, pilih tas yang ergonomis supaya lebih nyaman digunakan, serta mencegah nyeri di bagian pundak dan punggung.

3. Sepatu sekolah dan kaus kaki

Tiap sekolah memiliki aturan dalam menggunakan sepatu. Sesuaikan pemilihan sepatu dengan kegiatan anak di sekolah. Misalnya jika anak lebih banyak aktivitas motorik seperti olahraga, melompat, berlari, dan lain-lain, maka siapkan sepatu yang nyaman.

Pastikan juga ukuran sepatu yang dipilih sesuai dengan kaki anak, supaya tidak menghambat pergerakannya dan pertumbuhan kakinya. Untuk anak usia TK atau SD awal, Bunda bisa memilihkan sepatu dengan model perekat agar lebih mudah dipakai sendiri. 

Lalu, pilih kaus kaki yang dapat menyerap keringat dan anti bau. Beberapa sekolah memiliki kaus kaki seragam sendiri, sehingga Bunda juga sebaiknya menanyakan terlebih dahulu sejak awal.

4. Tempat pensil

Seluruh alat tulis dan perlengkapan sekolah lainnya yang berukuran kecil memerlukan tempat pensil agar tidak mudah hilang. Di dalamnya anak bisa menyimpan pensil, pulpen, penghapus, penggaris kecil, dan rautan kecil.

5. Buku tulis

Buku tulis merupakan perlengkapan sekolah utama yang diperlukan, baik pada jenjang awal sekolah maupun saat di jenjang lanjutan. Di kelas satu SD, buku digunakan oleh anak untuk latihan menulis, misalnya menulis angka, huruf, dan lain-lain. Pada jenjang lanjutan, buku tulis digunakan untuk menulis catatan materi dari guru di sekolah.

6. Alat tulis

Dalam proses belajar menulis mau pun mencatat, pensil dan penghapus menjadi alat tulis yang paling dibutuhkan oleh siswa. Jangan lupa juga untuk sedia pensil warna atau krayon jika ada pelajaran yang membutuhkan.

Selain pensil dan penghapus, jangan lupa juga untuk menyediakan anak lem, gunting, penggaris, dan rautan. Keempat benda tersebut biasanya diperlukan saat mengerjakan tugas kesenian dan kreativitas.

7. Kotak makan dan tempat minum

Perihal pemilihan kotak makan, Bunda baiknya Bunda memilih kotak makan yang tidak terlalu besar, tapi memiliki banyak sekat. Dengan begitu, anak bisa lebih ringkas dalam membawa berbagai variasi menu bekal tanpa beban yang terlalu berat. Supaya lebih aman, Bunda sebaiknya memilih kotak makan yang terbuat dari bahan plastik tebal dan bebas BPA.

Pastikan juga untuk memilih kotak makan yang anti-tumpah, sehingga tidak berisiko mengotori buku dan alat tulis lainnya. Begitu juga dengan botol minum, Bunda. Pilih botol minum yang ukurannya sesuai dengan kebutuhan anak agar tidak terlalu berat.

8. Jas hujan

Jas hujan penting untuk disiapkan mengingat cuaca yang tak menentu sering kali membuat perjalanan berangkat atau pulang sekolah Si Kecil jadi terhambat. Hal ini terutama menjadi perlu jika anak berangkat dan pulang sekolah menggunakan motor. Pilih jas hujan dengan model one-set supaya seragamnya lebih terlindungi dari cipratan kotor.

Mengajarkan Si Kecil memulai rutinitas sebelum masuk SD menjadi cara agar mereka terlatih pada aturan, sehingga nantinya lebih mudah beradaptasi dengan sekolah. Selain itu, persiapkan juga beberapa kebutuhannya sejak sekarang, untuk membuat anak lebih bersemangat menjalani kelas satu SD.

Semoga informasinya bermanfaat ya!

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Cara Menghitung Dana Pendidikan Anak dari TK hingga SMA, Bunda Wajib Tahu!

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Niat Puasa 1-10 Muharram dan Qadha Ramadhan Lengkap Arab, Latin & Artinya

Mom's Life Azhar Hanifah

Potret Gracia Indri Bareng Keluarga di Belanda, Sang Anak Dipuji Mirip Ayah Bule Semua

Mom's Life Annisa Karnesyia

9 Kebiasaan Bikin Seseorang Terlihat Insecure Tanpa Sadar Menurut Psikolog

Mom's Life Annisa Karnesyia

Doa Akhir dan Awal Tahun Islam Beserta Tata Cara & Waktu Membacanya

Mom's Life Azhar Hanifah

Kenapa Warga yang Tinggal di Negara Miskin jadi Bekerja Lebih Lama? Ini Faktanya

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Mengenal Apa Itu Aturan Parenting 5:1 untuk Anak, Bangun Kedekatan Emosional

Kenapa Warga yang Tinggal di Negara Miskin jadi Bekerja Lebih Lama? Ini Faktanya

Berapa IU Vitamin E yang Dibutuhkan untuk Ibu Hamil?

9 Kebiasaan Bikin Seseorang Terlihat Insecure Tanpa Sadar Menurut Psikolog

Niat Puasa 1-10 Muharram dan Qadha Ramadhan Lengkap Arab, Latin & Artinya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK