PARENTING
5 Hal yang Dipelajari Orang Tua Milenial dari Gen Alpha, Makin Melek Teknologi
Asri Ediyati | HaiBunda
Senin, 29 Jun 2026 15:20 WIBSaat ini, sebagian besar Generasi Milenial memiliki anak yang merupakan Generasi Alpha. Terdapat fakta menarik bahwa setelah menjadi orang tua, Gen Millennial ini justru lebih merencanakan dan tidak jarang melakukan 'trial and error' pada saat membesarkan anak-anaknya.
Dikutip dari laman Research World, sebuah penelitian menemukan bahwa orang tua Milenial secara profesional mengasuh anak tidak seperti generasi sebelumnya.
Dalam penelitian tersebut, sebanyak 69 persen Milenial menunggu hingga mereka menikah atau tinggal bersama pasangan sebelum memiliki anak. Selanjutnya, 34 persen orang tua Milenial secara aktif merencanakan dan meneliti kapan waktu terbaik untuk memiliki anak, dibandingkan dengan orang tua Generasi X.
Ternyata Generasi Milenial juga belajar banyak dari Gen Alpha. Sikap keterbukaan gen millennial ini yang membuat mereka mau belajar dari anaknya. Ya, Generasi Alpha memiliki pengaruh signifikan dalam pengambilan keputusan keluarga dan memengaruhi etos keluarga, Bunda.
Lantas, apa saja hal yang dipelajari orang tua Gen Milenial dari anak Gen Alpha? Simak penjelasannya dalam artikel kali ini.
1. Gen Alpha tidak malu mengungkapkan perasaan dan emosi
Dikutip dari Parents, Generasi Alpha jauh lebih berani mengungkapkan perasaan mereka daripada Generasi Millennial. Jika kita bertanya kepada mereka bagaimana kabar mereka, mereka akan mengungkapkan betapa spesifik dan detailnya mereka menjelaskan keadaan mereka.
Generasi Alpha adalah anak-anak yang tumbuh di zaman ketika kesehatan mental dianggap jauh lebih serius daripada di masa lalu. Mereka memiliki istilah dan frasa untuk menggambarkan apa yang mereka alami di dalam diri mereka.
Pelajaran bagi orang tua Milenial yakni ambil momen ini sebagai kesempatan untuk lebih memahami dan memperdalam hubungan dengan Si Kecil. Komunikasi adalah kunci ketika keadaan sulit. Semakin tinggi literasi emosional anak-anak kita, semakin kita dapat merespons dengan empati dan berada di sana untuk mereka.
2. Kesehatan mental bukan hal tabu yang dibicarakan
Generasi Milenial memainkan peran besar dalam akhirnya menghilangkan stigma terhadap masalah kesehatan mental. Generasi Milenial adalah yang pertama kali mengungkapkan beberapa hal yang sangat tenang tentang kesehatan mental, seperti bahwa bekerja hingga kelelahan bukanlah hal yang sehat atau bahwa depresi bukan berarti karakter seseorang cacat.
Gen Milenial meneruskan hal ini kepada Gen Alpha dan mereka ternyata melangkah lebih jauh ke arah yang benar. Mereka tidak takut untuk meminta bantuan atau bahkan menemui terapis secara teratur untuk mengatasi tantangan. Mereka melihat terapi sebagai bentuk perawatan diri yang teratur dan bukan tanda kelemahan serta akan dengan jujur memberi tahu apa yang sedang mereka kerjakan.
Generasi milenial dapat belajar pelajaran yang mendalam untuk tidak memikul beban berat dalam diam ketika kita melihat anak-anak kita sendiri mencontohkan perilaku mencari bantuan ini. Mereka bahkan mengingatkan untuk memberi diri kita sendiri kasih sayang dan empati yang sama seperti yang kita berikan kepada mereka dalam hidup kita sebagai orang tua yang sibuk, terutama ketika kita kewalahan.
3. Semakin melek dengan teknologi
Dikutip dari laman American College of Education, mereka dapat berkolaborasi dengan generasi lain untuk mendapatkan kiat teknologi di kelas. Generasi Alpha berada di posisi yang baik sebagai pembelajar yang paling mahir secara teknologi di masyarakat kita.
4. Peduli terhadap lingkungan
Kalau Generasi Millennial menanam pohon, Generasi Alpha menyiraminya lebih banyak daripada generasi sebelumnya. Mereka bahkan telah mengetahui tentang perubahan iklim di berita dan media sosial dan mungkin bahkan mempelajari sains di baliknya di kelas
Mereka tumbuh dengan menggunakan kembali dan mendaur ulang dan memiliki kata-kata seperti berkelanjutan (sustainable) dalam kosakata mereka. Mereka tahu apa itu "jejak karbon" dan hal-hal yang berhubungan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Tanggung jawab mereka terhadap bumi tempat kita tinggal telah tertanam dalam diri mereka sejak lahir.
5. Tidak menormalisasikan perilaku toksik
Seringkali terjadi bahwa ketika satu generasi berganti dengan generasi berikutnya, apa yang disebut normal tidak lagi dipandang seperti itu. Generasi Alpha memiliki kemampuan untuk mengenali perilaku toksik yang seharusnya tidak dinormalisasi. Misalnya, "Anak laki-laki tidak boleh menangis" atau sikap "sok tangguh", atau kebiasaan menyenangkan orang lain yang pernah kita miliki sebelum menyadari bahwa itu merugikan kita.
Generasi Alpha cenderung lebih tegas dan kompeten. Mereka mempertimbangkan konteks, mengajukan pertanyaan jika sesuatu tidak sesuai dengan apa yang secara naluriah "benar" bagi mereka.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Anak Bosan Saat Libur? Coba 7 Mainan Tanpa Gadget Ini!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Rekomendasi Pola Asuh Terbaik untuk Besarkan Gen Alpha dari Psikolog
Psikolog Rekomendasikan Pola Asuh Ini untuk Membesarkan Gen Alpha yang Serba Kritis
Rising Gen Alpha 2024: Event Pertama Untuk Orang Tua & Anak Gen Alfa dari Mommies Daily
Viral di Medsos, 7 Bahasa Gaul Gen Alpha yang Perlu Dipahami Bunda
TERPOPULER
Kamu Suka Mengabaikan Panggilan dari Nomor Tak Dikenal? Bisa Jadi Punya Ciri Kepribadian Ini
Cara Mengenali Rumah yang Disukai Cicak, Cek 4 Cirinya
Olahraga Anak Sesuai Usia, Ini Pilihan Aktivitas Fisik yang Tepat untuk Tumbuh Kembang
Ayana Moon Jadi Muslimah Korea Pertama yang Kuliah di Oxford, Intip Potretnya Kini Berteman dengan Azka COC
Potret Maternity Shoot Kehamilan Kedua Julie Estelle, Stunning Bun
REKOMENDASI PRODUK
7 Smart Door Lock Terbaik untuk Rumah Lebih Aman Anti Maling
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Mesin Cuci Termahal, Fitur Canggih dan Harganya Bikin Melongo
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Sarapan dari Bapak hingga Waktu Spesial untuk Ibu, Frisian Flag Rayakan #TanggalMerahUntukIbu Bersama #BapakBapakFrisianFlag di Bandung
Cara Mengenali Rumah yang Disukai Cicak, Cek 4 Cirinya
Kamu Suka Mengabaikan Panggilan dari Nomor Tak Dikenal? Bisa Jadi Punya Ciri Kepribadian Ini
Olahraga Anak Sesuai Usia, Ini Pilihan Aktivitas Fisik yang Tepat untuk Tumbuh Kembang
Potret Maternity Shoot Kehamilan Kedua Julie Estelle, Stunning Bun
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Sering Camping? Ini Cara Merawat Kursi Lipat Biar Nggak Cepat Rusak
-
Beautynesia
Siap Comeback, Ini 3 Proyek Akting Terbaru Aktris Kim So Hyun yang Wajib Dinanti
-
Female Daily
Berat Badan Naik Turun Bikin Stretch Mark? Ini Cara Merawatnya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Syahrini Kembali Manggung Usai 7 Tahun, Tampil Dramatis Berbusana Kuning
-
Mommies Daily
Provider Man Bukan Cuma Soal Uang, Ini Bentuk Tanggung Jawab yang Sering Terlupakan