PARENTING
Perkembangan Anak Usia 6 Tahun dari Bahasa hingga Sosial Emosional
Kinan | HaiBunda
Jumat, 17 Jul 2026 18:20 WIBMemasuki usia 6 tahun, anak sudah mulai banyak belajar bersosialisasi terutama dari sekolah. Seperti apa perkembangan anak usia 6 tahun lainnya yang tak kalah penting?
Di usia ini, anak mulai berusaha memahami lebih banyak tentang kehidupan orang dewasa. Bagi sebagian anak, proses ini terkadang membuat mereka merasa percaya diri sekaligus kewalahan.
Imajinasi anak di usia 6 tahun juga sedang berkembang sangat pesat. Tokoh-tokoh di buku atau film animasi seperti ksatria, boneka beruang, hingga berbagai makhluk dan situasi fantasi sangat menarik bagi mereka.
Tonggak perkembangan anak usia 6 tahun
Anak pada rentang waktu ini masih senang bermain dengan mainan dan menghabiskan waktu bersama orang tua, serta masih membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Namun di sisi lain, mereka juga mulai tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri. Anak sedang beradaptasi dengan kehidupan sekolah dan mulai senang berteman.
Selain itu, mereka mempelajari berbagai keterampilan baru dengan sangat cepat, sekaligus mengalami perkembangan fisik maupun emosional yang pesat. Berikut beberapa lingkup perkembangan anak usia 6 tahun:
Perkembangan bahasa dan kognitif
Jangan heran jika anak usia 6 tahun semakin cerewet dan selalu memiliki sesuatu untuk diceritakan.
"Mereka semakin mampu menjelaskan dan mengungkapkan pikiran, perasaan, serta pengalaman yang mereka alami," ujar dokter spesialis anak di Amerika Serikat, Tiffany Kimbrough, MD, seperti dikutip dari Parents.
Pada usia ini, anak juga umumnya sudah mampu menceritakan kembali kisah favoritnya atau alur acara televisi yang mereka sukai.
Sebagian besar anak sudah dapat berbicara dengan tata bahasa yang cukup baik, sehingga mudah dipahami oleh orang lain.
Selain itu, menurut dokter spesialis anak lainnya, Jessica Madden, MD, di usia 6 tahun anak mulai mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher-order thinking).
"Mereka mulai memahami perbedaan antara masa lalu dan masa kini, mengetahui bahwa benda-benda yang memiliki kesamaan dapat dikelompokkan bersama, serta mulai memahami konsep matematika sederhana seperti 'lebih banyak' dan 'lebih sedikit'," jelas Madden.
Perkembangan motorik, tangan, dan jari
Anak usia 6 tahun merupakan sosok yang aktif. Mereka senang bergerak, berlari, dan mencoba berbagai kemampuan fisik baru.
Di usia ini, anak mampu melakukan lebih banyak aktivitas menggunakan tubuhnya dibanding sebelumnya. Koordinasi dan kontrol gerak mereka pun semakin baik.
Anak usia 6 tahun juga terus mengembangkan keterampilan yang telah mereka kuasai, sambil mencoba berbagai kemampuan baru dengan rasa percaya diri yang semakin besar.
Sebagian besar sudah mampu bermain di berbagai fasilitas taman bermain dengan lancar, menangkap dan melempar bola, bahkan jika diberi kesempatan, mereka dapat mulai belajar mengendarai sepeda roda dua.
Kemampuan motorik halus mereka pun semakin matang sehingga sudah mampu menulis nama sendiri, menggambar manusia dengan bagian tubuh yang lengkap, dan mengancingkan baju.
Perkembangan sosial dan emosional
Saat awal masuk sekolah, wajar bila anak usia 6 tahun masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri.
Mereka sedang belajar berpisah dengan orang tua. Meski demikian, sebagian anak masih dapat mengalami kecemasan saat harus berpisah (separation anxiety).
Walaupun terkadang masih terlihat sangat bergantung pada orang tua, usia ini juga ditandai dengan meningkatnya keinginan anak untuk menunjukkan kemandirian dan menemukan jati dirinya.
Menurut Kimbrough, pada masa ini anak juga mulai membangun pertemanan yang lebih dekat dan bermakna. Melalui hubungan tersebut, mereka belajar mengembangkan empati dan berusaha memahami perasaan orang lain.
"Perhatian mereka perlahan bergeser dari diri sendiri ke orang-orang di sekitarnya. Mereka mulai lebih peduli dan lebih peka terhadap kebutuhan maupun perasaan orang lain," jelas Kimbrough.
Perkembangan fisik
Dikutip dari Web MD, gigi susu umumnya mulai tanggal sekitar usia 6 tahun dan digantikan oleh gigi permanen.
Anak pada kelompok usia ini biasanya bertambah tinggi sekitar 6 cm per tahun dan berat badan bertambah sekitar 2–3 kg per tahun. Kesadaran terhadap bentuk tubuh mulai berkembang sejak usia sekitar 6 tahun.
Pada usia ini, anak juga masih belajar memahami konsep suara, jarak, dan kecepatan. Oleh karena itu, mereka sebaiknya tidak bermain terlalu dekat dengan jalan raya karena belum sepenuhnya memahami bahaya kendaraan yang melintas.
Kemampuan membaca
Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam laman resminya, pada tahun pertama sekolah dasar, jumlah kata yang mampu dibaca anak meningkat pesat.
Mereka mulai dapat mengenali banyak kata secara langsung tanpa harus mengeja satu per satu, serta memahami arti sebagian besar kata dan kalimat yang dibacanya.
Memasuki pertengahan kelas satu SD, banyak anak sudah mampu membaca buku-buku sederhana secara mandiri. Karena itu, orang tua bisa memberikan berbagai jenis bacaan yang menarik, baik berupa buku cerita maupun majalah anak.
Hal yang tak kalah penting, kemampuan memegang pensil juga sudah semakin baik. Menjelang akhir usia 6 tahun, sebagian besar anak sudah dapat menulis dengan lebih lancar dan tulisannya semakin mudah dibaca.
Tips mengoptimalkan perkembangan anak usia 6 tahun
Seiring berkembangnya kemampuan berpikir, emosi, dan sosial anak, ada banyak cara yang dapat dilakukan orang tua untuk mendukung proses tersebut.
Salah satunya untuk mengenali kata-kata umum (sight words) dan meningkatkan keterampilan membaca, yang menjadi fokus utama di sekolah pada usia ini.
Di rumah, Bunda dapat memperkuat kemampuan tersebut dengan membiasakan membacakan buku sebelum tidur.
Bunda juga bisa membuat sudut baca yang nyaman di rumah, misalnya dengan menyediakan bantal, selimut, dan rak berisi buku-buku menarik.
Luangkan waktu untuk berbicara tentang pertemanan mereka. Pahami bahwa konflik kecil merupakan bagian alami dari proses memahami batasan dalam berhubungan dengan orang lain.
Kapan perkembangan anak usia 6 tahun perlu diwaspadai?
Setiap anak tumbuh dan berkembang dengan kecepatan yang berbeda. Jadi, apabila anak belum mencapai seluruh tonggak perkembangan yang diharapkan pada usia 6 tahun, hal tersebut belum tentu menjadi masalah.
Terutama jika dalam lingkup-lingkup lainnya, anak menunjukkan kemajuan secara bertahap.
Namun demikian, ada beberapa tanda yang dapat menjadi sinyal bahwa anak mungkin membutuhkan evaluasi atau dukungan tambahan.
Perlu dipahami oleh orang tua bahwa sistem sensorik anak memengaruhi kemampuan mereka menjalani aktivitas sehari-hari. Termasuk untuk makan, tidur, bermain, dan belajar.
Itulah penjelasan tentang perkembangan anak usia 6 Tahun, dari bahasa hingga sosial emosional. Jika Bunda memiliki kekhawatiran lain mengenai pertumbuhan atau perkembangan anak, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter atau tenaga profesional lainnya, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Anak Bosan Saat Libur? Coba 7 Mainan Tanpa Gadget Ini!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Cara Bantu Si Kecil Belajar Beralih Minum dari Botol Susu ke Gelas
7 Cara Stimulasi Anak agar Cepat Berjalan
5 Tahap Perkembangan Anak Sesuai Usia, Kenali Strategi Pengasuhannya
Beda Pertumbuhan Anak Perempuan x Anak Lelaki
TERPOPULER
Tren Foto AI 80an, Intip Artis yang Ikutan
Beras Fortifikasi Abal-abal: Daftar Merek Diduga Bermasalah & Dampaknya bagi Konsumen
Amanda Seyfried dan Thomas Sadoski Cerai setelah 9 Tahun Menikah
12 Manfaat Senam Kegel untuk Wanita dan Pria, Pasutri Perlu Tahu
Kabar Bahagia! Jessica Mila Umumkan Hamil Anak Kedua
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lip Product dalam Kemasan Squeeze Tube yang Praktis Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Air Purifier dengan HEPA Filter, Jaga Kualitas Udara dalam Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Mini Vacuum Cleaner, Ukuran Kecil tapi Daya Isap Kuat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
10 Koleksi Gambar Buah-buahan untuk Lomba Mewarnai Anak
Tren Foto AI 80an, Intip Artis yang Ikutan
Amanda Seyfried dan Thomas Sadoski Cerai setelah 9 Tahun Menikah
12 Manfaat Senam Kegel untuk Wanita dan Pria, Pasutri Perlu Tahu
5 Cara Mengenalkan Anak tentang Pertemanan Toxic di Sekolah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cara Pakai Satu Face Palette Multifungsi Buat Eyeshadow sampai Contour
-
Beautynesia
Sering Dipakai Idol Korea, Apa Itu Ear Seeds dan Manfaatnya?
-
Female Daily
Punya Rambut Curly tapi Susah Dirawat? Ini Tips agar Tetap Sehat dan Nggak Frizzy!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Edgy Putri Marino di Toronto Film Festival 2026, Pakai Terusan Asimetris
-
Mommies Daily
Jangan Anggap Flu Biasa, Kenali Gejala Influenza A yang Perlu Diwaspadai