HaiBunda

PARENTING

Naomi Osaka Curhat Tekanan Jadi Ibu, Ternyata Ini yang Paling Berat

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Kamis, 23 Jul 2026 18:20 WIB
Naomi Osaka/Foto: Instagram @naomiosaka
Jakarta -

Petenis Naomi Osaka memiliki seorang putri bernama Shai yang lahir pada Juli 2023. Di tengah kesibukannya berkompetisi di dunia tenis, Osaka tetap menjalankan perannya sebagai seorang bunda dengan penuh dedikasi.

Osaka mungkin mampu tampil baik di bawah tekanan saat bermain tenis. Namun, Osaka mengakui bahwa ia masih 'sangat sulit' untuk menjalani perannya sebagai seorang Bunda.

"Saya merasa selalu ada sesuatu yang membuat saya merasa bahwa para ibu selalu ingin melakukan segalanya, dan saya akan mengatakan bahwa itu adalah tuntutan yang sangat berat yang kita bebankan pada diri kita sendiri," kata, dilansir People.


Osaka menjelaskan dirinya tidak memiliki tujuan khusus untuk mencapai keseimbangan sempurna antara semua peran yang dijalaninya. Sebaliknya, ia merasa nyaman karena mengetahui bahwa semuanya memiliki tempat masing-masing dalam hidupnya.

"Bukannya saya sengaja mengatur waktu untuk menyeimbangkan semuanya, itu terjadi begitu saja," ungkap perempuan 28 tahun ini.

"Saya merasa semuanya memiliki tempatnya masing-masing dalam hidup saya, dan jujur saja, saya memiliki sistem pendukung yang luar biasa, jadi ya, saya akan mengatakan mereka membantu saya menyeimbangkannya dengan sangat baik," sambungnya.

Kembali bermain tenis setelah setahun melahirkan

Osaka memutuskan untuk rehat dari dunia tenis setelah melahirkan anak perempuannya Shai. Mantan petenis nomor 1 dunia itu kembali berkompetisi di Tur WTA pada bulan Januari 2024.

Menurut Osaka, keputusannya untuk kembali ke lapangan tidak mudah. Ia mengalami tekanan yang sangat besar saat kembali ke dunia tenis.

Namun, Osaka menemukan jalan keluar dengan cepat. Ia bisa kembali ke lapangan karena belajar tentang pentingnya meminta bantuan kepada orang lain.

"Jujur, saya memang merasakan banyak tekanan di tahun pertama saya kembali bermain tenis, hanya karena saya ingin berprestasi dan menjadi luar biasa dalam segala hal. Tapi kemudian saya menyadari bahwa meminta bantuan itu tidak apa-apa," ujarnya.

"Saya tipe orang yang sangat menjaga harga diri, dan saya tidak suka merepotkan orang lain, jadi saya cenderung menunda sampai detik terakhir, tetapi saya menyadari bahwa kebanyakan orang ingin membantu. Dan ketika kamu meminta bantuan, itu bukanlah suatu kerepotan. Tapi, butuh waktu lama bagi saya untuk menyadari hal itu dalam hidup saya," lanjutnya.

Saat ini, prioritas utama Osaka sudah tak lagi soal dunia tenis. Di atas segalanya, Osaka mengatakan bahwa putri kecilnya kini menjadi prioritas utama.

"Dia (Shai) selalu memastikan dirinya menjadi prioritas. Itulah tipe kepribadiannya. Dia adalah sumber kebahagiaan bagi banyak orang, saat dia berinteraksi dengan mereka," kata perempuan keturunan Jepang ini.

"Mungkin saya bisa mengatakan ini karena saya ibunya dan menjadi sangat bias, tetapi saya tidak tahu, saya hanya merasa dia adalah sumber kebahagiaan yang luar biasa dan memprioritaskannya bukanlah hal yang sulit sama sekali," sambungnya.

Osaka begitu bahagia menjalani perannya sebagai orang tua. Dalam peran barunya ini, Osaka mengingat pesan penting sang ayah yang pernah dikatakannya saat sang petenis masih kecil.

"Saya pikir yang paling menggembirakan bagi saya adalah tumbuh bersama. Menjalani hidup bersama," ungkapnya.

"Saya hanya ingat dia (ayah) mengatakan kalau kesabaran itu sangat penting. Itu selalu terngiang di benak saya," tuturnya.

Naomi Osaka pernah bangkit dari depresi pasca persalinan

Tidak banyak yang tahu, Naomi Osaka ternyata pernah mengalami depresi pasca persalinan usai melahirkan anak pertamanya. Perempuan kelahiran Jepang ini tidak tahu bagaimana cara mengatasinya, Bunda.

"Dalam situasi apa pun, saya tidak akan pernah ingin putri saya berpikir bahwa kelahirannya bukanlah hadiah terbesar yang pernah saya terima. Tetapi selama bulan-bulan awal itu, saya merasa seperti hanya tinggal cangkang diri saya sendiri sepanjang waktu. Saya tidak lagi tahu siapa saya. Rasanya seperti semua orang telah melanjutkan hidup mereka dan mereka hidup dalam warna-warni. Sementara itu, dunia saya terjebak dalam warna abu-abu," katanya.

Osaka juga sempat berpikir dirinya tidak akan bisa lagi bermain tenis usai melahirkan. Namun, setelah sang putri lahir, Osaka bertekad untuk kembali ke lapangan.

"Saya juga ingin putri saya bisa melihat saya bermain tenis. Itu adalah bagian besar dari hidup saya dan saya merasa dia tidak mengetahuinya, tetapi dia jelas menginspirasi saya untuk terus bermain," kata Osaka.

Itulah kisah Naomi Osaka yang curhat tentang tekanannya menjadi seorang ibu di tengah kesibukan latihan dan ikut kompetisi tenis.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Hal yang Diingat Anak Seumur Hidup dari Orang Tua

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian Orang Santai dan Menyenangkan untuk Diajak Berteman Menurut Piskologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Kini Berusia 13 Th, Ini Potret Pangeran George Calon Raja Inggris di Masa Depan

Parenting Annisa Karnesyia

Naomi Osaka Curhat Tekanan Jadi Ibu, Ternyata Ini yang Paling Berat

Parenting Annisa Karnesyia

3 Cara Membuat Ayam Crispy agar Tidak Lembek dan Renyah Tahan Lama

Mom's Life Amira Salsabila

Ilmuwan Ciptakan 'Plasenta dalam Chip', Terobosan Baru untuk Meneliti Janin dI Kandungan

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian Orang Santai dan Menyenangkan untuk Diajak Berteman Menurut Piskologi

3 Cara Membuat Ayam Crispy agar Tidak Lembek dan Renyah Tahan Lama

Naomi Osaka Curhat Tekanan Jadi Ibu, Ternyata Ini yang Paling Berat

Ilmuwan Ciptakan 'Plasenta dalam Chip', Terobosan Baru untuk Meneliti Janin dI Kandungan

Kini Berusia 13 Th, Ini Potret Pangeran George Calon Raja Inggris di Masa Depan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK