HaiBunda

PARENTING

Ketahui Perbedaan Anak Pemalu & Alami Kecemasan, Kapan Tanda Perlu Bantuan Ahli?

Kinan   |   HaiBunda

Jumat, 24 Jul 2026 13:35 WIB
Ilustrasi anak pemalu/Foto: Getty Images/Sasiistock

Anak yang pemalu dan sedang mengalami kecemasan memang punya tanda-tanda serupa. Nah, bagaimana cara mengetahui perbedaan anak pemalu dan cemas?

Nyatanya, tidak semua anak yang terlihat pendiam atau enggan berinteraksi memiliki masalah perkembangan lho, Bunda. 

Sebagian anak memang memiliki sifat pemalu atau sekadar membutuhkan waktu lebih lama untuk merasa nyaman di lingkungan baru saja.


Namun memang dalam beberapa kondisi, perilaku tersebut bisa menjadi tanda adanya kecemasan dan perlu perhatian lebih.

Oleh sebab itu, penting bagi orang tua memahami perbedaan antara sifat pemalu yang masih wajar dengan gangguan kecemasan. Dengan begitu, konsultasi di waktu yang tepat bisa dilakukan.

Apa perbedaan anak pemalu dan cemas?

Dikutip dari Today's Parent, orang tua sering kali melabeli anak sebagai 'pemalu' ketika mereka menunjukkan sikap waspada yang sebenarnya masih sangat wajar terhadap orang asing maupun situasi dan tempat yang belum dikenal.

Namun menurut psikolog klinis Jean Otto, orang tua perlu membedakan antara sifat pemalu yang merupakan bagian dari tahap perkembangan anak dengan gangguan kecemasan.

Sebab jika tidak ditangani dengan tepat sejak awal, masalah kecemasan bisa saja terus terbawa hingga dewasa.

"Anak yang pemalu biasanya merasa tidak nyaman dalam situasi sosial dan merasa rentan. Namun, anak-anak seperti ini umumnya hanya membutuhkan waktu lebih lama untuk merasa nyaman. Seiring meningkatnya rasa aman, mereka akan mulai lebih terlibat," ungkap Otto.

Biasanya mereka hanya merasa pemalu ketika berada di situasi baru atau bertemu dengan orang yang belum dikenal.

Berbeda dengan sifat pemalu, kecemasan merupakan suatu kondisi yang sering disertai gejala fisik dan biasanya menimbulkan rasa tidak nyaman. Tak jarang ini juga memicu tekanan emosional bagi anak yang mengalaminya.

Pentingnya tidak terburu-buru melabeli anak

Perlu diingat bahwa memberi label 'pemalu' atau hal lainnya kepada anak sebagai alasan untuk memaklumi perilaku yang dianggap memalukan atau kurang sopan, seperti menolak menyapa orang dewasa, justru dapat membawa dampak negatif.

Psikoterapis dan penulis The Self-Aware Parent, Fran Walfish, mengatakan bahwa jika orang tua terus menyebut anak sebagai pemalu, mereka akan menganggap dirinya memiliki kekurangan.

"Anak juga lama-kelamaan akan menganggap ada sesuatu yang salah pada dirinya," ungkap Walfish.

Lalu apa dampak kecemasan pada anak?

Seperti disebutkan sebelumnya, kecemasan merupakan suatu kondisi yang sering disertai gejala fisik dan memicu tekanan emosional.

Menurut Social Anxiety Institute, sifat pemalu merupakan karakter kepribadian, sedangkan kecemasan sosial umumnya disertai emosi negatif yang sangat kuat.

"Orang dengan kecemasan sosial cenderung mengalami rasa takut, cemas, tertekan, malu, dan merasa dipermalukan hampir setiap hari," imbuh Otto.

Tingkat kecemasan yang anak rasakan bahkan bisa cukup besar, hingga menimbulkan dampak emosional yang mendalam. 

Akibatnya, mereka cenderung menghindari berbagai situasi daripada menghadapinya dan merasakan ketakutan maupun kecemasan tersebut.

"Perhatikan keluhan fisik seperti sakit kepala atau sakit perut, terutama ketika anak akan menghadapi situasi yang membuatnya takut atau khawatir. Hal ini bisa menjadi tanda masalah kecemasan," sambungnya.

Tips mendampingi anak pemalu

Supaya anak yang pemalu bisa lebih berani mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya, Walfish menyarankan orang tua memberi dukungan secara optimal.

Salah satunya dengan menciptakan kesempatan bagi anak untuk melatih keterampilan sosial dalam suasana yang aman dan tidak menekan.

Bunda bisa mengatur waktu bermain (playdate) hanya dengan satu orang teman dulu. Menurutnya, kelompok yang terdiri dari tiga anak atau lebih sering kali membuat anak yang kurang berani malah merasa tersisihkan.

Walfish juga menyarankan orang tua lebih selektif dalam memilih teman bermain anak.

"Coba undang anak yang ramah dan berkepribadian lembut untuk bermain bersama. Jika anak merasa lebih aman ketika orang tua berada di dekatnya, duduklah tidak jauh darinya, tetapi tetap beri jarak," pesan Walfish. 

Tujuannya adalah memberikan dukungan pada anak, tapi tetap tidak membuatnya semakin bergantung kepada Bunda.

Kapan sifat pemalu perlu dikonsultasikan lebih lanjut?

Perilaku pemalu pada anak dapat menjadi masalah apabila membuat mereka mengalami tekanan emosional yang cukup besar atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Orang tua maupun anak menjadi kesulitan pergi ke berbagai tempat karena ia terlalu pemalu.
  • Anak menunjukkan tanda-tanda kecemasan dalam situasi sosial, seperti saat menghadiri pesta atau berada di sekolah.
  • Anak mengatakan dirinya merasa kesepian, tetapi tidak tahu bagaimana cara bergabung bermain dengan teman-teman lain.
  • Anak merasa tidak mampu menjawab maupun mengajukan pertanyaan di kelas.

Sebagian anak yang pemalu dapat berkembang menjadi mengalami gangguan kecemasan. Oleh karena itu, apabila perilaku pemalu anak tergolong berat dan sulit berubah, Bunda sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga profesional. Termasuk di antaranya seperti dokter spesialis anak atau psikolog.

Beberapa contoh penyebab masalah sosial pada anak

Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawpixel

Dikutip dari Raising Children, selain pemalu atau kecemasan, ada beberapa alasan lain yang memicu masalah sosial pada anak, seperti:

1. Keterlambatan bahasa

Anak yang mengalami keterlambatan bicara sebenarnya mungkin ingin berkomunikasi dengan orang lain, misalnya dengan melakukan kontak mata atau berusaha menjalin interaksi sosial. 

Namun, terbatasnya bahasa membuat anak stres karena ia merasa tidak bisa dipahami oleh orang lain.

2. Gangguan pendengaran

Anak dengan gangguan pendengaran mungkin tidak mendengar atau tidak merespons pembicaraan orang lain, serta mengalami kesulitan mengikuti instruksi. 

Kondisi ini juga bisa membuat mereka tampak pendiam atau enggan berinteraksi, sehingga disalahartikan sebagai pemalu.

3. Autisme

Anak dengan autisme dapat mengalami kesulitan memahami isyarat sosial, memiliki cara bermain yang berbeda dengan teman sebayanya, atau tampak kurang tertarik melakukan interaksi sosial.

4. Selective mutism

Anak dengan selective mutism tidak mampu berbicara pada situasi tertentu, dengan orang tertentu, atau dalam aktivitas sosial tertentu akibat kecemasan yang mereka alami. Bukan karena mereka tidak mau berbicara, melainkan karena rasa cemas yang sangat kuat.

5. Kecemasan sosial

Anak dengan kecemasan sosial juga perlu mendapatkan perhatian. Mereka cenderung merasa sangat khawatir terhadap situasi yang mengharuskannya berinteraksi dengan orang lain.

Termasuk saat harus berdiskusi di kelas, bermain bersama teman, atau menghadiri pesta ulang tahun. 

Itulah penjelasan tentang perbedaan anak pemalu dan sedang mengalami kecemasan, serta kapan tanda-tanda anak perlu bantuan ahli. Pastikan Bunda selalu mendampingi anak saat belajar untuk mengenali situasi sekitarnya, ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Cara Mengatasi Anak Tantrum di Tempat Umum

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Zubayr Putra Lindswell Kwok Jadi Atlet Wushu, Berhasil Raih Medali

Parenting Annisa Karnesyia

Anne Hathaway Akui Hidupnya 'Surreal' saat Hamil Anak Ketiga, Ternyata....

Kehamilan Amrikh Palupi

7 Potret Transformasi Bernadya dari Masa Kecil hingga Penyanyi Sukses, Inspirasi Anak Indonesia

Mom's Life Azhar Hanifah

Ketahui Perbedaan Anak Pemalu & Alami Kecemasan, Kapan Tanda Perlu Bantuan Ahli?

Parenting Kinan

Aktris China Tang Wei dan Suami Sutradara Asal Korea Sambut Kelahiran Anak Kedua

Kehamilan Amrikh Palupi

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Permintaan Keluarga Sule Ditolak! Teddy Jadi Ahli Waris Almarhumah Lina Jubaedah

Potret Zubayr Putra Lindswell Kwok Jadi Atlet Wushu, Berhasil Raih Medali

Anne Hathaway Akui Hidupnya 'Surreal' saat Hamil Anak Ketiga, Ternyata....

Ketahui Perbedaan Anak Pemalu & Alami Kecemasan, Kapan Tanda Perlu Bantuan Ahli?

Dude Harlino & Alyssa Soebandono Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor dari PT DSI ke Polisi

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK