HaiBunda

PARENTING

Ciri Orang Tua Tidak Peka pada Perasaan Anak, Terlihat dari Ucapannya

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 19 Aug 2026 09:20 WIB
Ilustrasi Ciri Orang Tua Tidak Peka pada Perasaan Anak, Terlihat dari Ucapannya/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Stock photo and footage
Jakarta -

Tidak semua orang tua menyadari bahwa ucapan sederhana dapat memengaruhi perasaan anak. Terkadang, kalimat yang dianggap sebagai candaan atau bentuk perhatian justru membuat anak merasa tidak dipahami, Bunda.

Kepekaan orang tua terhadap emosi anak bisa terlihat dari cara mereka merespons ketika anak sedang sedih, kecewa, takut, atau membutuhkan dukungan. Dalam banyak kasus, ciri orang tua tidak peka dapat terlihat dari ucapan yang dilontarkan ke anak.

"Kata-kata memiliki kekuatan dan dapat meninggalkan kesan yang mendalam pada jiwa seorang anak. Orang tua harus memperhatikan apa yang mereka katakan kepada anak-anak mereka untuk menciptakan lingkungan yang positif dan mendukung," ungkap psikolog klinis Dr. Shefali Tsabary, dikutip dari Your Tango.


Lantas, seperti apa ucapan yang bisa menjadi tanda bahwa orang tua kurang peka terhadap perasaan anak?

Ciri orang tua tidak peka pada perasaan anak

Berikut ciri-ciri orang tua yang tidak peka terhadap perasaan anaknya dan terlihat dari ucapan:

1. "Mengapa kamu tidak bisa menjadi lebih seperti saudaramu?"

Melontarkan kalimat ini tak hanya menunjukkan orang tua tidak peka, tapi juga dapat dianggap jahat bagi anak. Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti dari Pennsylvania State University tahun 2003 mengatakan bahwa, meski saudara kandung dibesarkan bersama, pasti akan ada perbedaan dalam kepribadian atau cara mereka belajar.

Ketika orang tua tidak dapat memahami hal tersebut, mereka akan menjadi pribadi yang tidak sensitif. Pada akhirnya, anak-anak merasa tidak diperlakukan sebagai individu, tapi hanya salinan persis dari saudaranya.

"Perbandingan dapat menyebabkan perasaan tidak mampu dan persaingan antar saudara. Sebaliknya, fokuslah pada kekuatan unik setiap anak," kata Tsabary.

2. "Karena Bunda/Ayah bilang begitu"

Pernahkah Bunda mempertanyakan sesuatu kepada seseorang dan mereka langsung menjawab dengan kalimat 'Karena aku bilang begitu?'. Ungkapan tersebut mungkin tidak masalah dikatakan kepada teman atau kerabat, tapi tidak kepada anak.

Anak-anak juga berhak mendapatkan penjelasan atas keputusan orang tuanya, meskipun singkat dan lugas. Namun lebih dari itu, ungkapan ini benar-benar dapat menghancurkan hati Si Kecil.

"Ungkapan ini menghentikan komunikasi dan dapat menciptakan rasa dendam. Sebaliknya, jelaskan alasan kita kepada anak-anak untuk lebih menumbuhkan pemahaman dan rasa hormat," kata Tsabary.

3. "Berhenti menangis"

Melontarkan kalimat "berhenti menangis", bisa menunjukkan Bunda tidak peka terhadap perasaan anak. Menyuruh Si Kecil berhenti menangis tidak akan membantunya belajar mengatur emosi.

Tsabary menjelaskan bahwa hal itu justru memberikan efek sebaliknya. Anak merasa diabaikan oleh orang tuanya karena tidak dipahami perasaannya.

"Mengabaikan emosi anak dapat membuat mereka merasa tidak dihargai. Sebaliknya, akui perasaan mereka dan bantu mereka memproses emosi tersebut," ujar Tsabary.

"Ketika anak datang kepada orang tua untuk mencari kenyamanan, maka berikanlah. Lakukan kontak mata, anggukkan kepala, dan tunjukkan bahwa kita mendengarkan dan ada untuk mereka," sambungnya.

Itulah ciri-ciri orang tua yang tidak peka pada perasaan anak, terlihat dari ucapannya. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Hal yang Diingat Anak Seumur Hidup dari Orang Tua

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Atalia Praratya Tulis Ucapan Manis untuk Sang Putri Tercinta di Hari Ultah, Intip Momennya

Mom's Life Annisa Karnesyia

Ciri Orang Tua Tidak Peka pada Perasaan Anak, Terlihat dari Ucapannya

Parenting Annisa Karnesyia

Kisah Ibu Hamil Terkena Sindrom HELLP hingga Jari Tangan Diamputasi Usai Melahirkan

Kehamilan Annisa Karnesyia

Mengenal Blastula, Tahap Krusial Awal Perkembangan Janin

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Pakar Ungkap Pola Makan Ibu Hamil yang Salah Bisa Hambat Pertumbuhan Bayi

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Mengenal Blastula, Tahap Krusial Awal Perkembangan Janin

5 Rekomendasi Glossy Balm, Bikin Bibir Plumpy dan Tampak Sehat

Atalia Praratya Tulis Ucapan Manis untuk Sang Putri Tercinta di Hari Ultah, Intip Momennya

Ciri Orang Tua Tidak Peka pada Perasaan Anak, Terlihat dari Ucapannya

Kisah Ibu Hamil Terkena Sindrom HELLP hingga Jari Tangan Diamputasi Usai Melahirkan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK